USMC Mulai Operasikan Armada Jet Tempur F-35B
USMC Mulai Operasikan Armada Jet Tempur F-35B. Satu unit F-35B sedang melakukan air refueling atau isi ulang bahan bakar di udara saat hendak transit ke Joint Base Elmendorf-Richardsen di Alaska, sebelum melanjutkan perjalanan ke Iwakuni, Jepang.Sumber : Departemen Pertahanan AS

HobbyMiliter.com – USMC Mulai Operasikan Armada Jet Tempur F-35B. Korps Marinir Amerika Serikat (United States Marine Corps) atau yang biasa disingkat USMC, telah memulai proses relokasi pesawat jet tempur siluman F-35B Lightning II Joint Strike Fighter atau JSF. Pesawat – pesawat tersebut dipindah tugaskan dari Amerika ke pangkalan militer Amerika di Jepang. Diumumkan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada 10 Januari 2017, relokasi ini merupakan misi jarak jauh pertama yang diemban oleh pesawat tempur berteknologi siluman tersebut.

Sejumlah unit pesawat jet tempur F-35B milik Marine Fighter Attack Squadron (VMFA) 121 yang merupakan elemen kekuatan dari 3rd Marine Aircraft Wing (MAW) berangkat dari stasiun udara korps Marinir atau Marine Corps Air Station (MCAS) Yuma di Arizona. Tujuan akhir mereka ialah sebuah stasiun udara korps Marinir atau Marine Corps Air Station (MCAS) Iwakuni di Jepang. Pesawat – pesawat tersebut berangkat sehari sebelum pengumuman disampaikan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Ditengah perjalanan, mereka melakukan transit di Joint Base Elmendorf-Richardson di Alaska. Perpindahan unit skuadron VMFA 121 dari MCAS Yuma di Amerika ke MCAS Iwakuni di Jepang merupakan sebuah pencapaian yang signifikan dalam program F-35B untuk Korps Marinir Amerika Serikat atau USMC, semenjak 6 bulan setelah masuknya unit F-35B dalam masa operasional di USMC pada bulan Juli 2015.

Baca juga :   Angkatan Darat Italia Akan Beli Kendaraan Anti-tank Centauro II 8x8

VMFA 121 menjadi skuadron pertama yang mengoperasikan unit – unit pesawat jet tempur F-35B. Unit – unit pesawat jet tempur tersebut masuk menggantikan jet tempur F/A-18 Hornet yang sebelumnya dioperasikan skuadron tersebut. Varian F-35 yang dioperasikan oleh skuadron tersebut yakni varian F-35B dengan kemampuan Short Take-off and Vertical Landing atau STOVL. STOVL merupakan kemampuan dimana pesawat dapat lepas landas dari landasan udara yang pendek dan dapat mendarat secara vertikal. Pada bulan desember 2015, unit F-35B dari skuadron tersebut ikut berpartisipasi dalam latihan ‘Steel Knight’ yang merupakan latihan tempur dengan menggunakan munisi ‘live’ atau munisi asli dengan peledak asli yang dapat menghancurkan sasaran. Latihan tersebut digunakan sebagai persiapan untuk penugasan Divisi Pertama Marinir Amerika Serikat dalam elemen pertempuran sebagai Satuan Tugas Darat dan Udara Marinir atau Marine Air-Ground Task Force (MAGTF). Berdasarkan hasil latihan tersebut, F-35B menunjukkan performa yang “sangat memuaskan” menurut pihak Marinir AS.

Baca juga :   US Navy Pamerkan Interior Kapal Masa Depan Destroyer USS Zumwalt

USMC Mulai Operasikan Armada Jet Tempur F-35B. Dengan VMFA 121 yang sekarang beroperasi menggunakan unit F-35B secara masif jauh diluar wilayah daratan Amerika Serikat, USMC akan memulai tahap operasional pertama dari unit – unit jet tempur siluman tersebut diatas kapal – kapal serbu amfibi miliknya pada tahun 2018. Selain itu, pada bulan Desember tahun lalu, Inggris telah mengkonfirmasi bahwa unit – unit jet tempur F-35B milik USMC akan bergabung bersama unit – unit jet tempur yang sama yang dioperasikan oleh Angkatan Laut Kerajaan Inggris dan Angkatan Udara Kerajaan Inggris pada misi penempatan perdana diatas kapal induk terbaru yang akan melengkapi armada Angkatan Laut Kerajaan Inggris, yakni HMS Queen Elizabeth. Penempatan perdana tersebut diharapkan dapat dilaksanakan pada tahun 2021.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here