Thursday, August 11, 2022
HomeBlog MiliterSejarahSejarah Peristiwa Perang Ambarawa

Sejarah Peristiwa Perang Ambarawa

Kolonel Sudirman pun kemudian segera memberi perintah menjalankan taktik Supit Urang, yaitu taktik melakukan pengepungan ganda di kedua sisi yang akan mengepung total musuh guna memutus komunikasi serta pasokan dari pusat musuh. Pertahanan terakhir dan terkuat sekutu di Benteng Willem yang terletak di tengah kota Ambarawa beserta kota Ambarawa itu sendiri dikepung pasukan TKR selama empat hari empat malam. Merasa kedudukannya kian terdesak disertai menipisnya persediaan logistik dan amunisi, pasukan sekutu mencoba mundur dari medan pertempuran sampai akhirnya pada tanggal 15 Desember 1945 mereka meninggalkan kota Ambarawa dan mundur ke Semarang.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

Nilai-nilai Pancasila dalam penyelenggaraan pemerintahan mesti ada di tiap perumusan kebijakan serta implementasiny

Nilai-nilai Pancasila Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan

0
Nilai-nilai Pancasila Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan - HobbyMiliter.com - Pembaca sudah tahu belum nilai-nilai Pancasila dalam penyelenggaraan pemerintahan? Nilai-nilai tersebut pasti pernah pembaca pelajari saat sekolah...

Recent Comments