Total, pada pengiriman pertama itu ada 5 baterai SA-2 dan 1 training set yang dibeli oleh RRC bersama 62 pucuk rudal V-750 dan V-750V. Bersamaan dengan pengiriman ini datang pula advisor dan instruktur dari Uni Soviet yang dikepalai oleh Kolonel Victor Slusar untuk merakit dan melatih personel PLAAF mengoperasikan sistem senjata baru ini.

Para advisor dan instruktur Uni Soviet mencatat, bahwa siswa dari China amat sangat semangat belajar dan mampu menyerap segala pengetahuan dengan cepat dan menyeluruh. Sebagai hasilnya, pada pertengahan Juni 1959 tim pertama yang mengoperasikan sistem rudal anti pesawat SA-75 ini sukses melakukan uji tembak pertama di gurun Gobi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here