Penembakan SA-2 Guideline/S-75 Dvina
Penembakan SA-2 Guideline/S-75 Dvina

HobbyMiliter.com – Sejak Kuomintang (Kaum Nasionalis) terusir dari daratan China ke Pulau Taiwan (yang kemudian menjadi RoC, Republic of China, hingga saat ini) sebagai hasil kekalahannya dari tentara komunis (yang kemudian menjadi RRC, Republik Rakyat China) di perang saudara China (1946-1948), kemampuan intelijen barat (terutama Amerika) untuk memonitor perkembangan di China daratan berkurang secara sangat drastis.

Hal ini merupakan suatu kemunduran besar, mengingat saat itu China (masih) merupakan salah satu sekutu terdekat Uni Soviet sehingga sangat penting bagi barat untung mengetahui segala sesuatunya yang sedang terjadi di sana.

Baca juga :   Pasukan T Ronggolawe, Pasukan Pejuang Pelajar

Mengintip Sarang Naga

WB-57D dan B-57A milik USAF dalam formasi
  • Facebook
  • Google+
  • Twitter
  • Tumblr
  • Pinterest
WB-57D dan B-57A milik USAF dalam formasi

Menimbang situasi tersebut, pengerahan pesawat pengintai merupakan pilihan utama, dan terkadang malah menjadi pilihan satu satunya untuk menyadap informasi dari China daratan. Dan akhirnya, ruang udara di atas RRC pun sering dikunjungi oleh tamu tak diundang, yang dari sekedar Spitfire milik RAF hingga pesawat bomber yang dimodifikasi sebagai recce, Martin RB-57D, yang diterbangkan AU Taiwan.

RB-57 milik Republic of China Air Force
  • Facebook
  • Google+
  • Twitter
  • Tumblr
  • Pinterest
RB-57 milik Republic of China Air Force

Dalam program “Diamond Lil”-nya CIA, mulai tahun 1958 sejumlah pilot AU Taiwan dilatih Amerika untuk mengoperasikan RB-57, dan selanjutnya “diberikan” 3 buah pesawat RB-57. Hasilnya, sejak 1959 mereka pun mulai melakukan misi pengintaian masuk jauh diatas RRC. Dan karena mereka diperintahkan untuk terbang tinggi, paling tidak 20000 meter atau lebih, fighter fighter RRC pun tidak mampu untuk menjangkau dan mencegat mereka, apalagi artileri anti pesawatnya. Tapi, masa bahagia tidak bertahan selamanya, dan komunis pun mulai mencari cari cara mengatasi penerbangan gelap ini.

Baca juga :   WC-130J, Hercules Pemburu Badai
ARTIKEL MENARIK LAINNYA UNTUK ANDA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here