Thursday, June 30, 2022
HomeMiliterKisah MiliterOperasi Haik, Campur Tangan CIA Dalam Pemberontakan PRRI dan Permesta

Operasi Haik, Campur Tangan CIA Dalam Pemberontakan PRRI dan Permesta

Untuk memuluskan rencana ini maka digunakanlah suatu kesempatan manakala timbul pemberontakan dari kalangan oposisi yang “demokratis” di daerah – daerah diluar pulau Jawa terhadap kebijakan – kebijakan pemerintah pusat Republik Indonesia yang cenderung merugikan daerah dan pro terhadap kubu komunis.

Secara teknis, dilancarkannya operasi Haik memiliki tujuan untuk membantu kelahiran apa yang oleh pihak pemberontak disebut sebagai Angkatan Udara Revolusioner atau disingkat AUREV, yang merupakan sayap militer matra udara yang dimiliki oleh PRRI dan Permesta. Kekuatan fisik AUREV pada masa itu cukup untuk dijadikan lawan tanding bagi kekuatan AURI yang ketika itu masih berusia muda. Secara umum, kekuatan fisik AUREV terdiri dari pesawat pembom B-26 Invader, serta pesawat tempur P-51 Mustang.

Kristian Prasetyo Lobo
Kristian Prasetyo Lobohttps://www.facebook.com/Achtung.sniper
Just an ordinary person who loves diecast and military related-stuffs. Enjoy my writings as you enjoy your daily delicious food. Wanna put some suggestion? Don't hesitate to comment on my posts or you can sending me message on my facebook profile. ^^

2 COMMENTS

  1. Bung Karno main gila dengan komunis. Belum 10 tahun PKI berontak nikam dari belakang di Madiun, ehh, dia mau rangkul lagi. Ngundang begal residivis masuk rumah jadi tamu bahkan anggota keluarga kesayangan lagi. Apa gak geram itu banyak perwira AD (dan juga golongan agama) di daerah utamanya yang dulunya mati matian mereka menumpas PKI di Madiun? Bung Karno dulu dianggap banyak kalangan main api di tengah tumpukan jerigen bensin. AS melihat ini sebagai kesempatan. Menyokong para perwira di daerah tadi, kalo bisa sampai mendongkel Bung Karno yang ngasih angin PKI, musuh besarnya sebagai pentolan kapitalis. Ibarat nasi panas ketemu sambal terasi, klop sudah. Wlau akhirnya “pemebrontakan” ini gagal karena sebagian besar militer “setia” (sampai 1965 tentunya, selewat itu tau sendiri sudah habis sabarnya barangkali liat “cinta kasih” BK kepada PKI) kepada Bung Karno. Dan AS yang ketangkap basah bantuin PRRI/Permesta akhirnya malu sendiri bahkan “diperas” tentara kita sampai “ikhlas” jualan Hercules, AR-15/M16 dan spare part alutsista buatan mereka untuk kita. Kejadian ini boleh lah disebut “blessing in disguise” untuk kita. AS sejak itu gak berani lagi terang terangan “main kayu” sama kita, tapi ganti peran main halus main belakang dengan kekuatan anti komunis di negara ini hingga BK tumbang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

12-robot-militer-rusia-masuk-2025

Robot Tempur Rusia Akan Diimplementasikan Pada 2025

0
Hobbymiliter.com - Generasi terbaru robot militer Rusia sedang melakukan ujicoba dan akan masuk ke dalam daftar alutsista beberapa tahun mendatang. Demikian disampaikan oleh Sergei Popov,...

Recent Comments