HobbyMiliter.com – Sejam sudah berlalu sejak “Sea Surveillance”, kode untuk sebuah P-3C Orion AL Jerman, meninggalkan pangkalannya. Ketika itu Fregattenkapitan (Commander) Marc Honer tengah mengarahkan pesawatnya Lockheed P-3C Orion ke sebuah kapal kargo yang sebelumnya terdeteksi di perangkatnya. Altimeter menunjukan bahwa permukaan gelombang Laut Utara hanya 30 m di bawah badan pesawat. “Ini batas aman ketinggian minimum yang diizinkan di atas laut,“ ujar Honer. P-3C Orion tersebut terbang rendah menyusuri permukaan laut.

Baca juga :   Spesifikasi LPD KRI Makassar 590, Landing Platform Dock TNI AL

Setelah melintasi kapal kargo yang menjadi target, ia mendorong pesawat bermesin 4 turboprop untuk berbelok 30 derajat. Nama dan asal negara kapal sekarang terlihat jelas di buritan kapal. Dengan sekali klik, kamera merekam sosok kapal. “Hal yang sama kami lakukan dalam Operation Enduring Freedom dan di Somalia,” kata Honer lagi. Sesaat berlalu, ia membawa Orion terbang ke ketinggian 2.000 kaki (610 m) yang merupakan ketinggian operasi maksimal untuk efektifitas radar surveillance.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here