Kapal Tanpa Awak PROTECTOR USV.
Kapal Tanpa Awak PROTECTOR USV.

HobbyMiliter.com – Unmanned Surface Vehicle (USV) alias Kapal Tanpa Awak PROTECTOR di kembangkan oleh RAFAEL Armament Development Authority sebagai tindak lanjut atas munculnya ancaman terorisme terhadap aset aset angkatan laut, berkaca pada kejadian pengeboman USS Cole.

Istilah USV atau Kapal Tanpa Awak ini berarti, wahana atas air ini beroperasi diatas permukaan laut tanpa ada kru diatasnya.

Teknologi USV sendiri sudah mulai dekmbangkan sejak Perang Dunia II tetapi pada banyak kasus, keberadaannya ditutup-tutupi. Di Indonesia, sekelompok mahasiswa dan dosen UGM juga sedang mengembangkan sejenis USV yang prototypenya telah dipamerkan pada Indodefence 2012 yang lalu.

Mini Typhoon pada PROTECTOR USV.
Mini Typhoon pada PROTECTOR USV.

PROTECTOR sendiri memiliki badan kokoh sepanjang 9 meter, mampu beroperasi secara cepat dan senyap. Struktur bagian atas didisain tertutup dan aerodinamis untuk mendukung pergerakannya. Platformnya sendiri didesain secara modular agar dapat dikonfigurasi ulang sesuai kebutuhan misi yang diemban, seperti perlindungan pasukan, pengawasan pelabuhan, anti terror, pengintaian, ranjau maupun peperangan elektronik. Dengan ditenagai mesin diesel tunggal, USV ini mampu mencapai kecepatan 40 Knot berkat lambung kapal yang berbentuk V dan didesain tetap stabil.

Sebagai senjata, Kapal Tanpa Awak PROTECTOR USV ini mengandalkan Mini-Typhoon stabilized weapon system yang bisa dipasangi senapan mesin .50, 7.62mm maupun peluncur granat otomatis 40mm.

Singapura telah memanfaatkan PROTECTOR sejak 2005 di Teluk Persia dan dalam operasi anti pembajakan di teluk Aden.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here