STK Ultimax 100.
STK Ultimax 100.

Senapan Mesin ULTIMAX Produksi STK (Singapore Technology Kinetics) – HobbyMiliter.com. Singapura adalah salah satu negara yang sangat concern terhadap pertahanan negaranya, salah satu hasilnya adalah produksi senapan mesin ringan ULTIMAX. Dirancang oleh STK seringan mungkin, bobot Ultimax hanya 6,8 kilogram ketika dimuati 100 butir peluru, sangat cocok untuk ukuran tubuh orang asia.

Ultimax menganut prinsip constant recoil, dan memiliki akurasi yang jempolan serta mudah dikontrol untuk ukuran senjata di kelasnya. Ultimax menggunakan peluru kaliber 5.56x45mm dengan mekanisme gas operated, rotating bolt dan rate of fire sekitar 400-600 rpm.

BACA JUGA :  Bocoran Rumor Tank Mutakhir Buatan Tiongkok Muncul Ke Publik

Namun jangan dikira Ultimax langsung lahir dengan sempurna. Varian Ultimax Mk. 1 hanya dilengkapi dengan laras yang tidak bisa diganti dan mode penembakan hanya semi-full auto. Sistem feed peluru pun masih menganut model sabuk.

Kelemahan ini baru diperbaiki pada varian Mk.3 yang dapat diganti larasnya plus mode penembakan yang sudah safe-semi-full auto. Mulai varian Mk.3 ini pula diperkenalkan Ultimax Para dengan panjang laras hanya 330mm plus magasen drum yang sekilas mengingatkan kita pada senjata senjata buatan Blok Timur.

BACA JUGA :  Artileri Pertahanan Udara PGZ-95, Senjata Anti Pesawat China

Ultimax sendiri sempat mencuri perhatian ketika USMC mengadakan tender mencari kandidat senapan mesin regu. STK segera merilis Ultimax Mk.4 yang dilengkapi dengan adaptor sehingga bisa dipasangi magasen M16 atau Beta C-Mag tanpa modifikasi tambahan.

Ultimax mampu ditembakkan di tengah tengah rendaman lumpur, akurasi pada penembakan semi otomatik juga mampu membuat grouping yang sama dengan senapan serbu.

Di TNI Ultimax beberapa kali terlihat dibawa oleh Korps Marinir  ketika konflik Aceh.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here