ScreenShot121
Ilustrasi pencegatan.

HobbyMiliter.com – Pada tanggal 19 Oktober 2015 diberitakan bahwa sebuah pesawat Russia yang mengangkut pejabat penting parlemen Russia di cegat oleh pesawat tempur Perancis. Pesawat Russia tersebut sedang terbang dari Moskow ke Geneva, Swiss untuk sebuah konfrensi Internasional ketika dicegat oleh pesawat Perancis tersebut. Bandara Geneva di Swiss memang berbatasan dengan wilayah Perancis.

Dalam aksi pencegatan tersebut dilaporkan bahwa pesawat tempur tersebut terbang terlalu dekat dengan pesawat Russia sehingga dapat membahayakan keselamatan penerbangan. Russia pun berang dan memanggil Duta Besar Perancis untuk meminta penjelasan.

Namun, Perancis menyanggah insiden tersebut. Tak lama kemudian, Pemerintah Swiss mengakui bahwa pesawat tempur yang terlibat dalam insiden tersebut merupakan pesawat tempur milik Angkatan Udara negara itu.

BACA JUGA :  Video Spetsnaz menari 'robot dance'!

Hal itu akhirnya menimbulkan pertanyaan mendasar. Apakah pilot Russia tidak memiliki kemampuan membedakan type pesawat?

Swiss menggunakan pesawat buatan Amerika, F/A-18 Hornet dan F-5 Tiger sebagai pesawat tempurnya, sedangkan Angkatan Udara Perancis menggunakan produksi dalam negeri, Mirage-2000 dan Rafale sebagai pesawat tempurnya. Secara fisik, penampakan 4 jenis pesawat tempur ini sangatlah berbeda. Bagaimana mungkin pilot salah mengidentifikasi, sedangkan menurut klaim Russia, pesawat tempur tersebut bahkan terbang terlalu dekat, tentunya justru malah lebih gampang diidentifikasi.

Sebagai tambahan, setiap negara memiliki penanda khusus yang berbeda di pesawat militernya. Sehingga, walaupun mungkin dari type yang sama, pesawat tempur satu negara dan negara lainnya tentu dapat diidentifikasi kepemilikannya. Tanda tersebut dinamakan roundel.

BACA JUGA :  Pemandangan kokpit dari team aerobatik Rusia
Roundel Mirage 2000 Perancis (kiri) dan F/A-18 Swiss (kanan)
Roundel Mirage 2000 Perancis (kiri) dan F/A-18 Swiss (kanan)

Roundel Perancis sangat jauh berbeda dengan roundel Swiss. Bahkan ketika dicat dalam versi low-vis pun, dalam jarak dekat roundel kedua negara dapat dibedakan.

Roundel Perancis, yang ada disetiap pesawat militernya berupa lingkaran merah putih dan biru dengan warna merah merupakan lingkaran terluar, warna putih lingkaran di antara, dan warna biru merupakan lingkaran terdalam.

Sedangkan roundel Angkatan Udara Swiss berupa lingkaran merah dengan salib putih ditengah. Sungguh mudah untuk dibedakan.

Kesalahan identifikasi pesawat ini menghasilkan suatu insiden diplomatik yang memalukan, mengingat setelah Duta Besar Perancis untuk Russia dipanggil dan dimintai penjelasan, ternyata Pemerintah Swiss mengklarifikasi sehingga Pemerintah Russia harus meminta maaf kepada Pemerintah Perancis mengenai insiden tersebut.

BACA JUGA :  Hubungan Russia-Turki Memanas, Russia Mulai Membatasi Impor Barang Dan Pekerja Dari Turki

Nah, agar kita tidak salah identifikasi pesawat negara lain, ada baiknya kita klik link berikut, yang merupakan kumpulan semua roundel pesawat militer dari seluruh negara di dunia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here