TNI AL Kembalikan Kemampuan Serangan Jarak Jauh KCR 60M. Dua Unit Kapal Perang Jenis KCR 60M Milik TNI AL, KRI Tombak Dan KRI Halasan, Saat Mengikuti Ajang Eksibisi IMDEX 2019 Di Singapura.Sumber : Jane's

HobbyMiliter.com РTNI AL Kembalikan Kemampuan Serangan Jarak Jauh KCR 60M. Pada ajang eksibisi atau pameran maritim internasional IMDEX 2019 yang dilaksanakan di Singapura, terungkap kabar bahwa Tentara Nasional Indonesia РAngkatan Laut (TNI AL) akan mengembalikan kemampuan serangan jarak jauh dengan menggunakan rudal yang awalnya dihapuskan dari dua unit Kapal Cepat Rudal atau KCR 60M milik TNI AL.

Informasi ini diungkapkan oleh media informasi pertahanan dan keamanan internasional Jane’s pada sebuah artikel yang diunggah di kanal berita di situs resmi media tersebut pada tanggal 17 mei 2019. Sebelumnya, pada tahun 2018 lalu, diberitakan bahwa dua unit kapal perang jenis KCR 60M milik TNI AL, KRI Tombak dengan nomor lambung 629 dan KRI Sampari dengan nomor lambung 628 telah menjalani proses dismantle atau pelepasan komponen peluncur rudal yang sebelumnya terpasang pada bagian belakang kapal (buritan,red).

Baca juga :   AL AS Mulai Gunakan P8A Poseidon Diseluruh Pantai Baratnya

Kedua kapal tersebut kemudian diperlengkapi kembali dengan sistem senjata Close In Weapon System atau CIWS Type 630 buatan China. CIWS Type 630 merupakan sistem senjata berbasis kanon multi-laras kaliber 30 milimeter. Dalam sistem senjata Type 30 ini terdapat enam laras kanon yang semuanya memiliki kaliber yang sama yakni 30 milimeter.

Sistem senjata jenis CIWS ini merupakan sistem senjata yang digunakan untuk menghancurkan musuh yang berusaha mendekati posisi kapal yang diperlengkapi dengan sistem senjata tersebut. Sistem senjata ini didesain untuk menghancurkan berbagai jenis peralatan tempur mulai dari speed boat, drone, hingga helikopter milik lawan yang berusaha untuk mendekat ke posisi kapal perang yang diperlengkapi dengan sistem senjata tersebut.

Baca juga :   Timor Leste Beli Kapal Patroli Austal Guardian Class dari Australia

Salah seorang awak senior di KRI Tombak 629 menyebut bahwa pihak TNI AL sedang dalam persiapan untuk kembali memperlengkapi kapal perang dari jenis Kapal cepat rudal tersebt dengan kemampuan serangan jarak jauh dengan menggunakan peluru kendali. Kedepan, baik KRI Tombak 629 dan KRI Sampari 628 akan kembali dipersenjatai dengan sistem senjata berupa peluru kendali anti kapal yang memungkinkan mereka untuk dapat melakukan serangan jarak jauh terhadap kekuatan kapal perang lawan.

Baca juga :   Rahasia Mengapa Militan ISIS Mampu Hancurkan Tank Leopard 2 Milik Turki di Suriah

Meski tidak menyebut jenis rudal yang akan kembali dipasangkan ke kapal – kapal perang tersebut, sang awak kapal senior itu memastikan bahwa proyek ini akan berjalan sebagai proyek jangka panjang dimana pelaksanaan nya akan terbagi ke beberapa tahap.

7 COMMENTS

  1. Lebih baik bikinan negara Eropa atau Turki atau Korea Selatan jangan dari China….pernah kejadian tahun 2016 rudal buatan China permukaan ke permukaan gagal 2x

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here