Thursday, May 19, 2022
HomeBlog MiliterKCR 60M TNI AL Kehilangan Kemampuan Serangan Jarak Jauh

KCR 60M TNI AL Kehilangan Kemampuan Serangan Jarak Jauh

HobbyMiliter.com – Beberapa waktu lalu sempat santer diberitakan bahwa unit utama (Lead Ship) dari jajaran armada kapal perang jenis Kapal Cepat Rudal atau biasa disingkat KCR milik TNI Angkatan Laut telah kehilangan kemampuan serangan jarak jauh yang tadinya dimilikinya dengan digantinya sistem senjata berupa Rudal Anti Kapal C705 buatan China dengan sistem senjata Close In Weapon System atau CIWS Type 630 yang juga sistem senjata buatan China.

Dua KCR Tanpa Laucher Rudal C705
Dua KCR Tanpa Laucher Rudal C705.
Sumber : indomiliter

Kabar hilangnya kemampuan serangan jarak jauh dari armada KCR milik TNI Angkatan Laut sempat juga diberitakan oleh situs media pertahanan dan keamanan internasional IHS Jane’s. Dalam artikel yang berjudul Indonesia’s lead KCR-60M craft loses missile attack capabilities” tersebut disebutkan bahwa ada dua unit kapal yang mendapat penggantian sistem senjata dari Rudal Anti Kapal C705 menjadi CIWS Type 630. Kedua kapal tersebut diantaranya yakni KRI Sampari dengan nomor lambung 628 dan KRI Tombak dengan nomor lambung 629.

BACA JUGA :  KRI Cakalang 852 Akan Perkuat TNI AL

Sebagian kalangan sempat menepis adanya kabar ini dengan  menyebutkan bahwa masih ada tempat untuk menaruh rudal anti kapal C705 di bagian buritan tepat dibelakang posisi CIWS yang kini telah diisi oleh perahu RHIB atau Rigid Hull Inflatable Boat. Namun kemudian sanggahan yang disampaikan oleh beberapa kalangan tersebut justru nampaknya semakin tidak terbukti.

Uji Coba Crane Untuk Mengangkat RHIB Pada KCR 60M TNI AL
Uji Coba Crane Untuk Mengangkat RHIB Pada KCR 60M TNI AL.
Sumber : IMF

Baru saja tim HobbyMiliter menerima beberapa foto yang menunjukkan bahwa posisi yang oleh beberapa kalangan tersebut dinyatakan sebagai tempat dudukan rudal anti kapal C705 nyatanya justru ditempati oleh Crane atau derek untuk mengangkat perahu RHIB yang ada diburitan kapal tersebut. Kabarnya, foto – foto tersebut merupakan foto uji coba crane untuk mengangkat perahu RHIB tersebut, dan menaruhnya ke atas permukaan air laut.

BACA JUGA :  Angkatan Laut Rusia Kembangkan Kapal Selam Militer Tanpa Awak
Uji Coba Pengangkatan RHIB Oleh Crane Di KCR 60M TNI AL
Uji Coba Pengangkatan RHIB Oleh Crane Di KCR 60M TNI AL.
Sumber : IMF

Hilangnya kemampuan serangan jarak jauh dengan rudal anti kapal praktis membuat kita tidak dapat menyebut KCR sebagai Kapal Cepat Rudal lagi. Kalangan Antusias Militer di Indonesia juga sangat banyak yang menyayangkan penempatan CIWS dibagian buritan ini karena menurut banyak kalangan Antusias Militer di Indonesia, seharusnya meriam Bofors kaliber 40 mm dibagian haluan lah yang harus diganti setidaknya dengan CIWS Type 630 tersebut. Ini karena meriam Bofors tersebut merupakan meriam yang diambil dari eks KRI Teluk Semangka 512 yang telah dipensiunkan TNI AL.

Kristian Prasetyo Lobohttps://www.facebook.com/Achtung.sniper
Just an ordinary person who loves diecast and military related-stuffs. Enjoy my writings as you enjoy your daily delicious food. Wanna put some suggestion? Don't hesitate to comment on my posts or you can sending me message on my facebook profile. ^^

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

30-prancis-perbanyak-pengadaan-helikopter-pengangkut-taktis-nh90-tth

Prancis Perbanyak Pengadaan Helikopter Pengangkut Taktis NH90-TTH

0
Hobbymiliter.com - Pihak militer Prancis terus melanjutkan pembangunan armada helikopter pengangkut taktis NH90-TTH mereka, dengan memesan enam unit tambahan lagi. Pemesanan ini ditujukan oleh badan pengadaan...

Recent Comments