KRI Tombak, Salah Satu Kapal Yang Launcher Rudal C705 nya Dilepas dan Diganti CIWS Type630
KRI Tombak, Salah Satu Kapal Yang Launcher Rudal C705 nya Dilepas dan Diganti CIWS Type630.Sumber : indomiliter

HobbyMiliter.com – Beberapa waktu lalu sempat santer diberitakan bahwa unit utama (Lead Ship) dari jajaran armada kapal perang jenis Kapal Cepat Rudal atau biasa disingkat KCR milik TNI Angkatan Laut telah kehilangan kemampuan serangan jarak jauh yang tadinya dimilikinya dengan digantinya sistem senjata berupa Rudal Anti Kapal C705 buatan China dengan sistem senjata Close In Weapon System atau CIWS Type 630 yang juga sistem senjata buatan China.

Dua KCR Tanpa Laucher Rudal C705
Dua KCR Tanpa Laucher Rudal C705.
Sumber : indomiliter

Kabar hilangnya kemampuan serangan jarak jauh dari armada KCR milik TNI Angkatan Laut sempat juga diberitakan oleh situs media pertahanan dan keamanan internasional IHS Jane’s. Dalam artikel yang berjudul Indonesia’s lead KCR-60M craft loses missile attack capabilities” tersebut disebutkan bahwa ada dua unit kapal yang mendapat penggantian sistem senjata dari Rudal Anti Kapal C705 menjadi CIWS Type 630. Kedua kapal tersebut diantaranya yakni KRI Sampari dengan nomor lambung 628 dan KRI Tombak dengan nomor lambung 629.

Sebagian kalangan sempat menepis adanya kabar ini dengan  menyebutkan bahwa masih ada tempat untuk menaruh rudal anti kapal C705 di bagian buritan tepat dibelakang posisi CIWS yang kini telah diisi oleh perahu RHIB atau Rigid Hull Inflatable Boat. Namun kemudian sanggahan yang disampaikan oleh beberapa kalangan tersebut justru nampaknya semakin tidak terbukti.

Baca juga :   Rudal Brahmos India Siap Diujicoba Pada Jet Tempur Sukhoi Su-30 MKI
Uji Coba Crane Untuk Mengangkat RHIB Pada KCR 60M TNI AL
Uji Coba Crane Untuk Mengangkat RHIB Pada KCR 60M TNI AL.
Sumber : IMF

Baru saja tim HobbyMiliter menerima beberapa foto yang menunjukkan bahwa posisi yang oleh beberapa kalangan tersebut dinyatakan sebagai tempat dudukan rudal anti kapal C705 nyatanya justru ditempati oleh Crane atau derek untuk mengangkat perahu RHIB yang ada diburitan kapal tersebut. Kabarnya, foto – foto tersebut merupakan foto uji coba crane untuk mengangkat perahu RHIB tersebut, dan menaruhnya ke atas permukaan air laut.

Uji Coba Pengangkatan RHIB Oleh Crane Di KCR 60M TNI AL
Uji Coba Pengangkatan RHIB Oleh Crane Di KCR 60M TNI AL.
Sumber : IMF

Hilangnya kemampuan serangan jarak jauh dengan rudal anti kapal praktis membuat kita tidak dapat menyebut KCR sebagai Kapal Cepat Rudal lagi. Kalangan Antusias Militer di Indonesia juga sangat banyak yang menyayangkan penempatan CIWS dibagian buritan ini karena menurut banyak kalangan Antusias Militer di Indonesia, seharusnya meriam Bofors kaliber 40 mm dibagian haluan lah yang harus diganti setidaknya dengan CIWS Type 630 tersebut. Ini karena meriam Bofors tersebut merupakan meriam yang diambil dari eks KRI Teluk Semangka 512 yang telah dipensiunkan TNI AL.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here