Misteri Tenggelamnya Kursk, Kecelakaan Kapal Selam Terparah Rusia Tewaskan 118 Kru

0
465

Kontroversi lainnya yang diberitakan AFP pada Rabu (21/4/2021), otoritas Rusia menolak bantuan dari kapal Angkatan Laut Inggris dan Norwegia.

Alhasil, 118 pelaut di kapal selam Kursk tewas. Mayoritas meninggal saat kecelakaan, dan ada beberapa yang masih bertahan hidup selama sekian hari.

Para pelaut yang masih sempat bertahan itu menulis catatan harian dengan darah untuk orang-orang yang mereka cintai, kemudian mati lemas.

“Ini adalah musibah terburuk Angkatan Laut Rusia,” tulis AFP.

Teka-teki rudal

Artikel Berliner Zeitung yang dilansir Harian Kompas menyatakan, laporan terinci memperlihatkan kapal jelajah menembakkan peluru kendali yang dilengkapi dengan sistem pemburu baru.

BACA JUGA :  Kurdistan Berhasil Mencegah Serangan ISIS Di Dekat Mosul

Rudal itu menerobos air sekitar 20 km jauhnya waktu ledakan bawah air dicatat di atas kapal perusak, kemudian disusul lagi ledakan lain. “Kedua ledakan itu seharusnya tampak dari anjungan kapal perusak.

Di atas kapal itu, para awak semula mengira ledakan kedua itu bagian dari latihan.” “Namun, komisi peneliti FSB menulis dalam laporan, mereka menduga posisi Kursk dan rudal Granit sangat bertepatan pada kedalaman 400 meter,” tulis surat kabar tersebut.

Tidak diungkapkan alasan yang tepat mengapa peluru kendali itu sampai menimpa Kursk.

BACA JUGA :  MQ-9B STOL, Varian UAV Reaper Untuk Angkatan Laut – Marinir AS

6080be91348db

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here