Foto Tertembaknya Penerbang Wanita A-10 Thunderbolt II oleh Rudal SAM Iraq -HobbyMiliter.com. Perang Irak melibatkan sejumlah unit A-10 Thunderbolt II yang bertugas sebagai Combat Air Support. Pada tanggal 7 April 2003, seorang penerbang wanita Angkatan Udara Amerika Serikat, Kapten Kim “Killer Chick” Campbell sedang berpatroli dengan pesawat A-10 Thunderbolt II-nya dalam misi pengintaian jalan di sekitar kota Bagdad, Irak. Misi ini dilakukan di atas pemukiman penduduk sipil di pinggiran kota Bagdad. Pada saat pesawatnya membelok, tiba tiba terdengar bunyi berdesis disusul ledakan di pesawatnya akibat tembakan rudal SAM (kemungkinan SA-14 atau SA-16).

Hasilnya amatlah parah, salah satu mesin meledak dan ekor horizontalnya hancur serta ditambah malfungsinya sistem hidraulik pesawat yang membuat pesawatnya tidak bisa dikendalikan dan berguling ke kiri serta menukik ke bawah, menghujam ke arah bumi. Kapten Campbell mencoba beberapa prosedur darurat untuk mengembalikan kontrol pesawat, tidak ada yang berhasil, sementara pesawat makin tidak bisa dikendalikan. Akhirnya, Kapten Campbell memutuskan untuk mengaktifkan sistem manual reversion di pesawatnya, yang berarti dia terbang tanpa sistem hidraulik. Seketika, kendali kembali ke tangannya, dan pesawat kembali menanjak.

Kerusakan pada airframe A-10 Thunderbolt II Kapten Kim Campbell.
Kerusakan pada airframe A-10 Thunderbolt II Kapten Kim Campbell.

Dibantu oleh flight leadernya, Kapten Campbell mencoba menerbangkan kembali pesawatnya yang setengah lumpuh ke pangkalan yang terletak sejam penerbangan jauhnya dengan hanya 1 mesin dan tanpa sistem hidraulik. “Kehilangan sistem hidraulik artinya, saya tidak punya air brakes (rem), tidak punya rem (darat) dan tidak punya steering control terhadap pesawat” jelasnya. Kapten Campbell pun berhasil mendaratkan pesawatnya di pangkalan dengan selamat dengan manual landing. Setelah diperiksa, ternyata A-10 Thunderbolt II-nya menderita kerusakan parah pada salah satu mesin, sistem hidraulik, sistem rem, sistem flight control dan ratusan lubang di sekujur airframe pesawatnya. Sungguh beruntung tidak ada satu debris pun yang masuk ke kokpit. Atas aksi heroiknya, Kapten Kim Campbell dianugrahi medali Distinguished Flying Cross. Pesawatnya sendiri kemudian diperbaiki dan bisa diterbangkan kembali.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here