Thursday, September 24, 2020
Home Militer Alutsista Barret M82A1: Senapan Sniper Anti Material Kepercayaan Kopassus

Barret M82A1: Senapan Sniper Anti Material Kepercayaan Kopassus

Barret M82A1: Senapan Sniper Anti Material Kepercayaan Kopassus – HobbyMiliter.com. Barret M82A1 buatan Barret Firearms Manufacturing, merupakan senapan sniper Anti Material yang tak bisa diremehkan perannya di kalangan Kopassus. Senjata ini telah menjadi senapan anti material standar milik pasukan AS dan sekutunya, pengalaman tempurnya juga cukup panjang, terutama di medan perang saat konflik Timur Tengah dan Afghanistan, Senjata rancangan Ronnie Barret ini telah menunjukkan keganasannya. Indonesia juga tak mau kalah untuk memiliki senjata mengerikan ini. Senjata ini masuk dalam kategori SPR (senapan penembak runduk) untuk sniper.

Barret M82A1: Senapan Sniper Anti Material Kepercayaan Kopassus

Jika dibandingkan dengan teman sejawatnya seperti SPR-2 buatan Pindad, lalu Denel NTW-20, dan Zastava M-93 Black Arrow, maka Barret M82A1 memiliki hal yang unik dari sistem pengoperasiannya. Senapan sniper Barret M82A1 merupakan senapan anti material Heavy class yang memiliki kaliber 12,7 mm yang menggunakan sistem semi otomatis pertama di dunia. Meskipun diproduksi dari proyek kecil, M82A1 menjelma menjadi senjata yang sering diadaptasi oleh banyak negara. Dari konstruksinya, M82A1 masih mengusung model umum, yaitu memiliki dua set receiver berbahan baja pres yang terhubung dengan cross pin yang mudah dibuka. Magasinnya mampu menampung 10 peluru, relatif paling banyak dikalangan senapan anti material yang dimiliki TNI.

BACA JUGA :  Israel Mulai Gunakan Torpedo Jenis Baru Kaved

Untuk mempercepat proses pendinginan, struktur fluted barrel yang terdiri dari cekungan mampu mempercepat penguapan, sehingga larasnya tidak mudah memuai sehingga akurasi bisa tetap stabil. Jika M82A1 tak memiliki teleskop, maka bisa digunakan BUIS (Back Up Iron Sight) yang mempunyai setting elevasi hingga jarak 1.500 meter, didukung dengan windage untuk mengetahui simpangan arah angin. Untuk mendukung akurasi, Senapan sniper Barret M82A1 difasilitasi dengan kaki-kaki (bipod) yang bisa diatur ketinggiannya. Bisa juga dipasang diatas kaki tiga (tripod) M3/M122 dari SMB (Senapan Mesin Berat) M2HB.

BACA JUGA :  Turunkan Intensitas Militer di Suriah, Rusia Pulangkan Kapal Induk Laksamana Kuznetsov

Barret M82A1: Senapan Sniper Anti Material Kepercayaan Kopassus

Senapan sniper Barret M82A1 menggunakan prinsip laras yang terdorong ke belakang untuk mengimbangi gaya tolak dari tembakan. Ketika peluru ditembakkan, laras biasanya bertolak ke belakang sejauh +/- 25 mm, lalu menyentuh tonjolan bolt lalu laras akan langsung kembali ke posisi semula karena adanya sepasang pegas recoil di kiri dan kanan laras. Mekanisme bolt ke belakang ini menyebakan selongsong peluru tertarik keluar, dan peluru baru akan masuk saat bolt bergerak ke depan. Awalnya senapan sniper Barret M82A1 hanya dioperasikan oleh pasukan khusus AS untuk menyelesaikan misi-misi rahasia yang memerlukan senapan runduk dari jarak lebih jauh. Perang Teluk tahun 1991, pasukan reguler akhirnya dilengkapi dengan M82A1. Swedia yang pertama kali membeli 100 pucuk M82A1 di tahun 1989, lalu CIA yang juga membeli 25 pucuk di tahun yang sama untuk dikirimkan pada pejuang Mujahidin di Afghanistan.

BACA JUGA :  Mengenal Keluarga Besar Helikopter Tempur Rusia Mil Mi-24 Hind

Barret M82A1: Senapan Sniper Anti Material Kepercayaan Kopassus

Harga per pucuk senapan sniper lumayan mahal, yaitu sekitar US$6.600 (1992), US$7.000 (2003), bahkan menurut Wikipedia.com harga Barret M82A1 mencapai US$8.900/pucuk, hal ini dikarenakan perbedaan varian yang dibeli. Hingga saat ini Barret Firearms Manufacturing sudah memproduksi senapan sniper Barret M82A1, M82A2, M107, dan XM500. Dari bermacam-macam varian, yang sering digunakan oleh Kopassus adalah varian M82A1. Senapan sniper Barret M82A1 versi awal lebih berwarna hitam karena berlapiskan parkerized finish, sedangkan Barret M82A1 yang saat ini marak beredar kebanyakan memiliki warna metal natural.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Ngeteng, Cara Angkatan Udara Singapura Memperbanyak F-16 RSAF

Beli Ngeteng, Cara Singapura Memperbanyak F-16 RSAF - HobbyMiliter.com. Dalam diskusi diskusi di forum forum militer online maupun di grup grup militer di Facebook,...

Begini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia

Begini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia - HobbyMiliter.com - Meski telah jutaan tahun membalut Bumi, belum seluruh bagian atmosfer bisa...

Foto – Foto Dokumentasi Pendudukan Tentara Soviet di Perang Afghanistan Era 80-an

Foto - Foto Dokumentasi Pendudukan Tentara Soviet di Perang Afghanistan Era 80-an - HobbyMiliter.com. Perang Soviet di Afghanistan berlangsung selama lebih dari sembilan tahun....

Foto Foto Langka KRI Irian, Kapal Perang Indonesia Asal Soviet

Foto Foto Langka KRI Irian, Kapal Perang Indonesia Asal Soviet - HobbyMiliter.com. Pada saat persiapan operasi Trikora dalam rangka perebutan Irian Barat (sekarang Provinsi...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua