Pada 25 November 1995, 6 tahun setelah F-16A pertama mendarat di Indonesia, ditandatanganilah kontrak pembuatan Simulator F-16A kursi tunggal antara TNI AU dengan Thomson Training & Simulation Ltd (TTSL) Inggris, yang sesungguhnya adalah divisi simulator Thomson-CSF Perancis. LMTAS menyokong pembuatan perangkat keras maupun perangkat lunak bagi elemen-elemen pendukung kokpit (cockpit assembly) F-16A yang kalau didata berjumlah ribuan komponen besar dan kecil. Sementara elemen visual seperti image generator, proyektor, sistem head-tracked dibuat oleh Evans St Suherland (E&S), AS, untuk kemudian diintegrasikan di fasilitas Thomson di West Sussex, Inggris.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here