Friday, July 3, 2020
Home Blog Militer Referensi Isi Teks Sapta Marga TNI

Isi Teks Sapta Marga TNI

Sapta Marga

  1. Kami Warga Negara Kesatuan Republik Indonesia yang bersendikan Pancasila.
  2. Kami Patriot Indonesia, pendukung serta pembela Ideologi Negara yang bertanggung jawab dan tidak mengenal menyerah.
  3. Kami Kesatria Indonesia, yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta membela kejujuran, kebenaran dan keadilan.
  4. Kami Prajurit Tentara Nasional Indonesia, adalah Bhayangkari Negara dan Bangsa Indonesia.
  5. Kami Prajurit Tentara Nasional Indonesia, memegang teguh disiplin, patuh dan taat kepada pimpinan serta menjunjung tinggi sikap dan kehormatan Prajurit.
  6. Kami Prajurit Tentara Nasional Indonesia, mengutamakan keperwiraan di dalam melaksanakan tugas, serta senantiasa siap sedia berbakti kepada Negara dan Bangsa.
  7. Kami Prajurit Tentara Nasional Indonesia, setia dan menepati janji serta Sumpah Prajurit.
BACA JUGA :  Kisah Boeing 737 Surveillance, Pesawat Intai Maritim TNI AU

Sejarah Sapta Marga

Sapta Marga adalah kode etik nilai nilai luhur pedoman hidup para prajurit Tentara Nasional Indonesia. Panduan hidup militer Indonesia ini lahir pada 5 Oktober 1951 dari hasil pemikiran tim perumus yang diketuai oleh Kolonel Bambang Supeno, dengan sekretaris tim Mayor Guritno dan ditambah dengan anggota anggota sipil dan militer seperti Ki Hajar Dewantara, Husen Djajadiningrat, Supomo dan Mohammad Yamin serta anggota yang lain.

Hasil rumusan tersebut lalu diserahkan kepada TB Simatupang selaku Kepala Staf Angkatan Perang Republik Indonesia dan disempurnakan menjadi apa yang kita kenal sebagai Sapta Marga yang sekarang.

BACA JUGA :  SERUNYA MARINIR INDONESIA - AMERIKA DALAM LOMBA AGUSTUSAN

Latar belakang lahirnya Sapta Marga adalah untuk menghindari perpecahaan dalam tubuh TNI oleh tarikan dari ekstrem kanan dan kiri, demikian ditulis TB Simatupang dalam buku Membuktikan Ketidakbenaran Suatu Mitos. Waktu itu TB Simatupang adalah Kepala Staf Angkatan Perang Republik Indonesia, 1950-1953.

Dalam menjalankan tugasnya sehari hari sebagai prajurit profesional, setiap anggota TNI haruslah menerapkan Sapta Marga sebagai pedoman kehidupannya sehingga segala apa yang dilakukannya sesuai dengan nilai nilai luhur pedoman TNI dan dijalankannya dengan penuh kehormatan.

BACA JUGA :  KRI Rencong 622, Kapal Legendaris TNI AL

 

 

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Sejarah Insiden Bawean: Aksi Koboi F/A-18 US Navy di Atas Laut Jawa

Sejarah Insiden Bawean: Aksi Koboi F/A-18 US Navy di Atas Laut Jawa - HobbyMiliter.com. Aksi koboi udara Amerika Serikat pernah terjadi tanggal 3 Juli 2003...

Modifikasi Heli Serang Bell AH-1J, Langkah Iran Merevitalisasi Kekuatan Militer

Modifikasi Heli Serang Bell AH-1J, Langkah Iran Merevitalisasi Kekuatan Militer - HobbyMiliter.com. Seiring meningkatnya ketegangan, menyusul mundurnya Amerika Serikat dari kesepakatan damai yang ditandatangani era...

Mengenal Kawasaki P1 Pesawat Patroli Maritim Baru dari Jepang

Mengenal Kawasaki P1 Pesawat Patroli Maritim Baru dari Jepang - HobbyMiliter.com. Jepang sadar betul posisi dan kondisi geografisnya sebagai negeri kepulauan. Terlebih dalam hubungan dengan...

Foto Foto Kuburan Pesawat Tempur Rusia di Lebyazhye

Menengok Kuburan Pesawat Tempur Rusia di Lebyazhye - HobbyMiliter.com -  Lebyazhye Air Force Base dulunya adalah pangkalan udara militer milik Angkatan Udara Rusia. Pangkalan...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua