Setelah penerbang mematikan mesin dan turun dari pesawat, saya langsung mendekat untuk menggambil gambar dan sedikit berselfie ria.

Puas bergaya di depan kamera, saya hampiri ground crew Golden Eagle, yang sedang bersantai di bawah sayap istri keduanya ini. Kesempatan yang tunggu-tunggu untuk mengetahui lebih jauh tentang alat perang seharga 25 juta dolar tersebut.

Menurut penuturan beliau T-50i adalah pesawat yang mudah dirawat dibanding pendahulunya Hawk MK-53, yang telah pensiun. Panel-panel kontrol dan penunjuk sensor semuanya telah terdigitalisasi bersamaan dengan sistem Fly by Wire, yang menjadi otak T-50i

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here