Grumman A6 Intruder Sang Penyusup Yang Tak Tergantikan
Grumman A6 Intruder Sang Penyusup Yang Tak Tergantikan. Sebuah Jet Tempur Grumman A6 Intruder Saat Akan Lepas Landas Dari Atas Dek Kapal Induk. Perhatikan Munisi Yang Dibawanya Yakni Rudal Udara ke Permukaan AGM-65 Maverick.

HobbyMiliter.com – Grumman A6 Intruder Sang Penyusup Yang Tak Tergantikan. Dirancang untuk memenangkan kompetisi tender pengadaan pesawat tempur serbu untuk Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) pada medio 1957, Grumman A6 Intruder adalah sebuah pesawat tempur awak ganda berbasis kapal induk yang dapat melaksanakan misi tempur dalam segala cuaca. Mampu melaju dalam kecepatan sub-sonik, pesawat tempur ini merupakan ‘penyusup’ terbaik yang dimiliki oleh Angkatan Laut Amerika Serikat. Meskipun performa sub-soniknya tidak begitu mengagumkan, pesawat ini mampu melaksanakan peran sebagai pesawat tempur serbu atau attack role yang memang khusus diembankan kepadanya dengan sangat memuaskan. Kali ini, HobbyMiliter mencoba menghadirkan kisah legendaris dari sang ‘penyusup’ tempur terbaik milik AL Amerika Serikat ini kepada anda.

Sejarah Singkat Grumman A6 Intruder

Grumman A6 Intruder mulai melaksanakan penerbangan perdananya pada bulan April 1960. Kemudian sebanyak 482 unit produksi massal pesawat tempur serbu A6 ini mulai dikirimkan kepada Angkatan Laut AS atau US Navy sejak awal tahun 1963. Adapun pesawat tempur serbu ini merupakan jenis pesawat yang telah dirancang untuk kebutuhan Angkatan Laut Amerika Serikat atau US Navy sejak tahun 1957.

Grumman A6 Intruder Sang Penyusup Yang Tak Tergantikan
  • Facebook
  • Google+
  • Twitter
  • Tumblr
  • Pinterest
Grumman A6 Intruder Sang Penyusup Yang Tak Tergantikan. Dua Unit A6 Intruder Terbang Bersama.
Sumber : FAS

Grumman A6 Intruder dirancang sebagai sebuah pesawat jet tempur serbu dengan kemampuan melaksanakan misi di segala cuaca dengan kecepatan subsonik. Dinamakan ‘Intruder’ yang berarti ‘Penyusup’; pesawat ini turut mewarnai sejarah konflik internasional di hampir seluruh belahan dunia. Mulai dari ganasnya iklim di Asia Tenggara hingga panasnya udara gurun di Timur Tengah telah dirasakan oleh ‘penyusup’ tempur yang satu ini. Tidak dapat dipungkiri, Grumman A6 Intruder adalah satu dari sekian sedikit –bukan sekian banyak-, pesawat jet tempur yang kemampuannya tidak akan tergantikan di tubuh Angkatan Laut AS.

Dari misi terbang malam hari diatas langit Vietnam hingga misi operasi Dessert Storm yang terkenal diatas langit Irak, Grumman A6 Intruder telah membangun reputasi sebagai sebuah work-horse (istilah untuk menyebut pesawat jet tempur yang paling handal dan paling sering serta paling murah untuk digunakan dalam konflik militer maupun misi patroli namun memiliki efek yang sama mematikannya dengan pesawat tempur jenis lain yang ada dalam inventaris Angkatan Udara suatu negara). Tak tanggung – tanggung, masa pengabdian jet tempur ini di tubuh Angkatan Laut Amerika Serikat mencapai kurang lebih 34 tahun.

Grumman A6 Intruder Sang Penyusup Yang Tak Tergantikan
  • Facebook
  • Google+
  • Twitter
  • Tumblr
  • Pinterest
Grumman A6 Intruder Sang Penyusup Yang Tak Tergantikan. Sebuah A6 Intruder Milik Angkatan Laut Amerika Serikat Menjatuhkan Bom Konvensional Yang Dibawanya. Perhatikan Begitu Banyaknya Bom Yang Dapat Dibawa Oleh Pesawat Tersebut.
Sumber : Reddit

Bertugas Di Misi-Misi Berbahaya

Baca juga :   Sekilas Modernisasi Alutsista Filipina, Pembelian Kendaraan Tempur Amfibi Dengan Harga Fantastis

Alasan penulis menyebut A6 Intruder sebagai “penyusup tempur yang tidak tergantikan” ialah tidak lain karena jet tempur ini telah membuktikan ketangguhannya sebagai jet tempur serbu kelas medium. Dideskripsikan beberapa kalangan sebagai “sebuah pesawat yang tangguh dan serba guna”; Grumman A6 Intruder adalah sebuah pesawat yang sering dipanggil untuk terbang dalam misi – misi yang paling sulit dan dalam segala kondisi cuaca-yang merupakan spesialisasinya. Jet tempur ini telah terlibat dalam konflik manapun yang AS ikuti sejak Perang Vietnam.

Dengan kemampuan membawa lebih banyak muatan, meluncurkan banyak jenis munisi pintar (smart munitions), melaksanakan misi penyerangan di siang atau malam hari terhadap daerah sasaran yang lebih jauh jaraknya dari kapal induk dan tidak dapat dijangkau oleh pesawat tempur berbasis kapal induk lainnya baik yang telah ada saat itu maupun sesudah A6 bertugas, hanya dengan menghandalkan tanki bahan bakar internal. Sederet kemampuan ini masih ditambah dengan kemampuan untuk menyediakan bantuan pengisian bahan bakar di udara (mid air Refuelling) untuk pesawat jet tempur lainnya. Banyaknya kemampuan yang dimiliki oleh jet tempur ini membuatnya menjadi salah satu jet tempur paling serba guna di era jet tempur modern.

Menghantam Libya

Pada tahun 1986, A6E, sebuah jet tempur varian dari A6 yang telah mendapat upgrade signifikan, membuktikan kemampuan nya sebagai pesawat jet serang darat – bomber presisi taktis segala cuaca terbaik di dunia dengan sukses melaksanakan misi ke target sasaran berupa fasilitas – fasilitas milik teroris yang dibangun di Libya. Bersama dengan pesawat pembom sayap ayun (swept-wing) F-111 Aadvark milik Angkatan Udara Amerika Serikat, A6E Intruder melaksanakan misi deep penetration strike atau serangan ke daerah terdalam di wilayah Libya. Kehebatan A6E Intruder ditunjukkan dengan menghindari sistem pertahanan udara milik Angkatan Bersenjata Libya.

Grumman A6 Intruder Sang Penyusup Yang Tak Tergantikan
  • Facebook
  • Google+
  • Twitter
  • Tumblr
  • Pinterest
Grumman A6 Intruder Sang Penyusup Yang Tak Tergantikan. Tampak Dalam Foto Sebuah A6 Intruder Membawa Belasan Unit Bom Konvensional.
Sumber : Global Aircraft

Tidak kurang dari 100 unit rudal anti serangan udara berhasil dilewati. Dalam kegelapan malam, seluruh pesawat yang terlibat dalam misi tersebut terbang dalam ketinggian sangat rendah untuk menghindari deteksi radar sistem senjata anti serangan udara yang dimiliki oleh Angkatan Bersenjata Libya pada masa itu. Hasilnya, satuan tugas tersebut berhasil mengirimkan “muatan” nya, yang salah satunya adalah munisi bom berpandu laser (LGB-Laser Guided Bomb).

Trivia Jet Tempur A6 Intruder

 

Grumman A6 Intruder Sang Penyusup Yang Tak Tergantikan
  • Facebook
  • Google+
  • Twitter
  • Tumblr
  • Pinterest
Grumman A6 Intruder Sang Penyusup Yang Tak Tergantikan. Tidak Hanya Mampu Mejadi Bomber, A6 Intruder Juga Mampu Menembakkan Rudal Udara Ke Udara. Tampak Dalam Foto Sebuah A6 Intruder Menembakkan Rudal Udara ke Udara AIM-9 Sidewinder.
Sumber : Quora.

A6 Intruder didesain dengan tidak memiliki senjata pertahanan diri yang terpasang secara permanen di badan pesawat, tidak seperti jet tempur lain pada umumnya. Selain tidak memiliki senjata pertahanan diri internal, A6 juga tidak dibekali dengan Internal Weapon Bay atau ruang peyimpanan senjata dan munisi internal. Meskipun demikian, A6 sanggup membawa berbagai jenis munisi dengan menempatkannya pada penyimpanan eksternal dibawah sayap. Berbagai jenis munisi yang dapat dibawa olehnya yakni bom konvensional dan bom nuklir, tanki bahan bakar dan sederet jenis roket dan rudal.

Baca juga :   Iran Kirim Kapal Perusak Ke Yaman, Potensi Konflik Dengan AS Meluas

 

Grumman A6 Intruder Sang Penyusup Yang Tak Tergantikan
  • Facebook
  • Google+
  • Twitter
  • Tumblr
  • Pinterest
Grumman A6 Intruder Sang Penyusup Yang Tak Tergantikan. Grafik Konfigurasi Senjata Pada Jet Tempur Grumman A6 Intruder.
Sumber : AirVector

Seperti pesawat jet tempur serang serbaguna lainnya, banyak kombinasi muatan munisi yang dapat dipasangkan pada jet tempur A6 Intruder ini. Sebagai contoh, ia dapat membawa bom nuklir Mk 43 seberat 945 kilogram dan menghantarkan nya ke target yang berada sejauh 1.432 kilometer jauhnya. Untuk misi tersebut A6 membutuhkan 4 unit tanki bahan bakar eksternal yang masing – masing berisi 1.136 liter bahan bakar cadangan. Salah satu kombinasi senjata lainnya yakni bom konvensional seberat 4.676 kilogram dapat dibawa ke target yang berada di jarak maksimal 724 kilometer dengan membawa 2 unit tanki bahan bakar eksternal yang masing – masing berisi 1.136 liter bahan bakar cadangan.

Akhir Karir A6 Intruder

Grumman A6 Intruder Sang Penyusup Yang Tak Tergantikan
  • Facebook
  • Google+
  • Twitter
  • Tumblr
  • Pinterest
Grumman A6 Intruder Sang Penyusup Yang Tak Tergantikan. A6 Intruder Saat Akan Lepas Landas Dari Salah Satu Kapal Induk AL Amerika Serikat. Jet Tempur Ini Melaksanakan Penerbangan Terakhirnya Dari Atas Dek Kapal Induk Pada 19 Desember 1996.
Sumber : FAS

Pada tanggal 19 Desember 1996 sebuah pesawat jet tempur serang darat segala cuaca, A6E Intruder, lepas landas dari atas dek kapal induk USS Enterprise (CVN-65). Penerbangan ini sekaligus menandai penerbangan terakhir pesawat jet tempur serang darat segala cuaca yang dikenal “tangguh dan serba guna” tersebut dari atas dek kapal induk. Hari – hari terakhir A6 Intruder telah terhitung sejak saat itu. Secara keseluruhan AS telah mengoperasikan sebanyak 636 unit pesawat A6 Intruder sejak tahun 1960.

Pada awal tahun 1997 seluruh unit jet tempur serang darat serba guna segala cuaca A6 Intruder dipensiunkan dari layanan dinas di tubuh Angkatan Laut dan Marinir Amerika Serikat. Pesawat ini kemudian digantikan peranannya oleh pesawat jet tempur multi-peran berbasis kapal induk yang lebih modern seperti F-14 Tomcat dan F/A-18 Hornet. Meskipun A6 Intruder tidak bisa menyamai F-14 dan F/A-18 dalam hal kecepatan dan kemampuan bertempur di pertempuran udara melawan jet tempur lainnya, namun kemampuan untuk membawa beragam jenis munisi baik bom maupun rudal dalam bobot yang lebih besar dan jarak jangkau yang lebih jauh tidak dapat digantikan bahkan oleh kedua pesawat tempur multi-peran tersebut (red: F-14 dan F/A-18). Inilah yang membuat penulis menyebut A6 Intruder sebagai “Sang Penyusup Yang Tidak Tergantikan”.

ARTIKEL MENARIK LAINNYA UNTUK ANDA