Monday, October 25, 2021
HomeGencatan Senjata Suriah: Kekerasan Menurun Drastis, Bantuan Kemanusiaan Siap Disebar

Gencatan Senjata Suriah: Kekerasan Menurun Drastis, Bantuan Kemanusiaan Siap Disebar

Hobbymiliter.com – PBB memuji penurunan kekerasan yang terjadi di Suriah pada 24 jam pertama gencatan senjata hasil perundingan Amerika Serikat dan Rusia.

Konvoi bantuan kemanusiaan kini sedang menunggu di perbatasan Turki dengan Suriah. Mereka masih menunggu izin dari pemerintah Damaskus untuk memasuki wilayah Suriah. PBB mengakui, gencatan senjata yang diterapkan sejak Senin maghrib waktu setempat sangat terasa di seluruh wilayah Suriah.

Selasa (13/9), utusan PBB untuk Suriah memuji “penurunan kekerasan secara drastis” dalam waktu 24 juam setelah pendeklarasian perjanjian gencatan senjata yang diatur oleh Amerika Serikat dan Rusia.

BACA JUGA :  Tiongkok Tempatkan Dua Jet Tempur Ke Wilayah Sengketa Laut Cina Selatan

“Hari ini, ketenangan terasa di seputar wilayah Hama, Latakia, kota Aleppo, dan pedesaan Aleppo, serta Idlib. Hanya ada terjadi kekerasan kecil-kecilan ‘yang katanya’ berlangsung di titik-titik terisolir,” ujar Staffan de Mistura saat berbincang dengan sebuah konferensi berita di Jenewa.

“Sumber berharga kami di lapangan, termasuk mereka yang berada di dalam kota Aleppo, mengatakan situasi saat ini telah membaik secara signifikan dimana dilaporkan tidak ada serangan udara sama sekali,” katanya.

Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua