Friday, July 3, 2020
Home Angkasa Yudha 2016, Penampakan Sistem SHORAD Chiron Dan UAV Aerostar Pertama Dalam...

Angkasa Yudha 2016, Penampakan Sistem SHORAD Chiron Dan UAV Aerostar Pertama Dalam Latihan Tempur

HobbyMiliter.com – Latihan Angkasa Yudha yang merupakan latihan tempur terbesar dalam tubuh TNI AU tahun ini dilaksanakan di Natuna. Di latihan inilah semua unsur kesatuan dalam TNI AU menampilkan kemampuan nya masing – masing. Tidak terkecuali satuan Artileri Pertahanan Udara atau Arhanud, serta Skuadron Pesawat Terbang Tanpa Awak atau PTTA.

Dari sekian banyak kesatuan yang ada di tubuh TNI AU, mengapa penulis hanya menyebut dua kesatuan ini? tentu saja ada kaitannya dengan judul artikel ini. Tidak jarang momen latihan tempur akan menjadi momen bersejarah bagi satuan – satuan atau matra tertentu. Salah satunya, Angkasa Yudha tahun ini, dimana untuk pertama kalinya ditampilkan Sistem Short Range Air Defence atau SHORAD berupa rudal Chiron buatan Korea Selatan serta Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA) Aerostar buatan Israel.

BACA JUGA :  KRI 357, 358 dan 359 dalam 1 Frame

Chiron dan Oerlikon SkyShield di Angkasa Yudha 2016
Penampakan rudal SHORAD Chiron di latihan Angkasa Yudha 2016, tampak sistem Penangkis Serangan Udara (PSU) Oerlikon SkyShield sebagai Background.
Sumber : JMP / Istimewa.

Kabar yang sempat beredar, rudal anti serangan udara Chiron ini akan dipasangkan dengan sistem senjata penangkis serangan udara Oerlikon SkyShield. Namun setelah beberapa waktu lamanya rencana tersebut seolah hilang dimakan waktu. Rudal Chiron adalah salah satu rudal Pertahanan udara yang paling jarang dipamerkan oleh TNI AU dalam latihan tempur. Rudal Chiron merupakan rudal anti serangan udara yang memiliki jarak tembak efektif 3 sampai 5 kilometer dan jarak maksimum jangkauan rudal tersebut yakni 7 kilometer. Beban hulu ledak yang dibawa nya berkisar pada 2,5 kilogram.

BACA JUGA :  Menhan Taiwan : Jet Tempur F-16V Bisa Bersaing Hadapi Jet Tempur J-20

Sedangkan Aerostar merupakan sebuah wahana Unmanned Aerial Vehicle atau UAV. UAV Aerostar merupakan UAV yang dapat beroperasi di udara selama kurang lebih 12 jam. Untuk urusan jarak jangkau, Aerostar dapat menempuh jarak jangkau maksimal 200 km. UAV Aerostar tercatat dibeli dari “Filipina” oleh pemerintah RI. UAV Aerostar merupakan unit UAV yang ‘unik’ karena cara Indonesia mendapatkan UAV tersebut yang membeli dari negara ketiga. Ini disebabkan Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel sebagai negara produsen produk UAV Aerostar ini. Sama seperti rudal Chiron, UAV Aerostar juga merupakan sistem senjata yang sangat jarang dipamerkan pada latihan tempur TNI AU. Dan kini, keduanya memulai debut mereka di Angkasa Yudha 2016.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Sejarah Insiden Bawean: Aksi Koboi F/A-18 US Navy di Atas Laut Jawa

Sejarah Insiden Bawean: Aksi Koboi F/A-18 US Navy di Atas Laut Jawa - HobbyMiliter.com. Aksi koboi udara Amerika Serikat pernah terjadi tanggal 3 Juli 2003...

Modifikasi Heli Serang Bell AH-1J, Langkah Iran Merevitalisasi Kekuatan Militer

Modifikasi Heli Serang Bell AH-1J, Langkah Iran Merevitalisasi Kekuatan Militer - HobbyMiliter.com. Seiring meningkatnya ketegangan, menyusul mundurnya Amerika Serikat dari kesepakatan damai yang ditandatangani era...

Mengenal Kawasaki P1 Pesawat Patroli Maritim Baru dari Jepang

Mengenal Kawasaki P1 Pesawat Patroli Maritim Baru dari Jepang - HobbyMiliter.com. Jepang sadar betul posisi dan kondisi geografisnya sebagai negeri kepulauan. Terlebih dalam hubungan dengan...

Foto Foto Kuburan Pesawat Tempur Rusia di Lebyazhye

Menengok Kuburan Pesawat Tempur Rusia di Lebyazhye - HobbyMiliter.com -  Lebyazhye Air Force Base dulunya adalah pangkalan udara militer milik Angkatan Udara Rusia. Pangkalan...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua