Saturday, April 13, 2024
HomeMengenal Missile Technology Control Regime, Lembaga Proliferasi Senjata Pemusnah Masal (Bagian 1)

Mengenal Missile Technology Control Regime, Lembaga Proliferasi Senjata Pemusnah Masal (Bagian 1)

HobbyMiliter.com – Missile Technology Control Regime Bermula dari berakhirnya perang dingin, meluasnya penggunaan hulu ledak nuklir sebagai senjata pemusnah massal, serta pesatnya perkembangan teknologi sistem pandu peluru kendali atau rudal, yang semakin mencapai jarak jangkau yang jauh, menyebabkan terjadinya krisis keamanan skala besar yang dapat membahayakan kestabilan kawasan regional maupun internasional. Teknologi untuk mengubah rudal biasa menjadi rudal jelajah dengan hulu ledak nuklir merupakan salah satu teknologi yang dapat membahayakan kestabilan keamanan di kawasan. Bukan hal sulit bagi segelintir negara berkembang yang memiliki cukup banyak waktu dan dana untuk melakukan riset dan pengembangan untuk dapat menguasai teknologi ini dan menggunakan nya kedalam persenjataan strategis mereka.

BACA JUGA :  AH-1Z Viper, Heli Serang Andalan Marinir AS

Berangkat dari kondisi ini, pada 1987 dilakukan pertemuan oleh negara anggota G7, yakni Kanada, Jerman, Perancis, Jepang, Italia, Britania Raya (Inggris) serta Amerika Serikat yang membahas tentang bagaimana caranya untuk mengendalikan persebaran senjata atau teknologi yang dapat menghantarkan material peledak berbahaya berupa hulu ledak nuklir seberat minimal 500 kilogram dengan jarak jangkau 300 kilometer atau lebih.

Kristian Prasetyo Lobo
Kristian Prasetyo Lobohttps://www.facebook.com/Achtung.sniper
Just an ordinary person who loves diecast and military related-stuffs. Enjoy my writings as you enjoy your daily delicious food. Wanna put some suggestion? Don't hesitate to comment on my posts or you can sending me message on my facebook profile. ^^

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

Radar Weibel, Radar Pendeteksi Andalan Satrad 215 TNI AU

Radar Weibel, Radar Pendeteksi Andalan Satrad 215 TNI AU

0
Radar Weibel, Radar Pendeteksi Andalan Satrad 215 TNI AU - HobbyMiliter.com – Basis militer Australia di Pulau Christmas berjarak 400 – 450 km dari...

Recent Comments