Sunday, August 9, 2020
Home USS Mason Tembakkan Perangkat Anti Rudal Di Laut Merah

USS Mason Tembakkan Perangkat Anti Rudal Di Laut Merah

HobbyMiliter.com – USS Mason (DDG 97) menembakkan perangkat anti rudal di wilayah perairan Laut Merah pada hari Sabtu lalu setelah mendeteksi beberapa objek terbang tak dikenal yang dipercaya sebagai rudal anti kapal perang permukaan.

Pejabat terkait pemerintah Amerika Serikat yang tidak ingin disebutkan namanya menyatakan pada Sabtu malam kemarin bahwa mereka masih belum berani memastikan apa yang sebenarnya terjadi. Bahkan munculnya benda terbang misterius pada radar kapal USS Mason juga belum bisa dipastikan apakah itu rudal anti kapal atau hanya sekedar kesalahan fungsional pada sistem deteksi kapal tersebut.

BACA JUGA :  Emak Emak Berbahaya: Sebagian Besar Industri Pertahanan Utama di Amerika Kini Dipimpin Wanita

“Kami sangat memperhatikan setiap laporan yang masuk dan kami saat ini sedang memantau situasinya. Seluruh unit kapal dan awak kapal yang bertugas disana dilaporkan dalam kondisi aman dan tidak berada dalam bahaya,” ujar pejabat kementerian pertahanan AS seperti dilansir oleh kantor berita CNN.

Pada waktu kejadian, satu kapal perusak kelas Arleigh Burke yang lain, USS Nitze (DDG 94) serta satu unit kapal Afloat Forward Staging Base atau AFSB USS Ponce (AFSB-15) juga sedang berlayar didekat posisi USS Mason.

BACA JUGA :  Mengenal MiG-21 Bison AU India, Korban Konflik India vs Pakistan

Ada beberapa laporan terkait penembakan rudal yang kemungkinan besar dilakukan dari Peluncur Mobile yang ada di daratan pantai Yaman serta perahu intai kecil yang dioperasikan pasukan pemberontak Houthi.

Insiden tersebut terjadi pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari waktu setempat. Sebagai langkah pertahanan diri, USS Mason meluncurkan beberapa unit rudal anti serangan udara serta perangkat jammer anti rudal, yang membuatnya sekali lagi berhasil menghalau serangan dari rudal anti kapal permukaan. serangan ini merupakan serangan ketiga setelah dua serangan yang dilancarkan dalam tempo kurang dari tujuh hari yang lalu.

BACA JUGA :  GKN Simba 4×4, Sosok Kendaraan Tempur Khas Filipina

Sebelumnya kapal perang tersebut telah dua kali menjadi target serangan rudal anti kapal yang diluncurkan dari pantai di wilayah Yaman yang dikuasai pasukan pemberontak Houthi.

Sebelumnya pada hari Kamis waktu setempat, USS Nitze sempat melakukan serangan balasan terhadap pasukan pemberontak Houthi dengan menghancurkan sedikitnya tiga fasilitas radar yang dikuasai pasukan Houthi dengan menggunakan rudal jelajah Tomahawk. Serangan balasan ini terjadi setelah USS Mason mendapat serangan sebanyak dua kali dalam waktu kurang dari 7 hari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Ngeteng, Cara Angkatan Udara Singapura Memperbanyak F-16 RSAF

Beli Ngeteng, Cara Singapura Memperbanyak F-16 RSAF - HobbyMiliter.com. Dalam diskusi diskusi di forum forum militer online maupun di grup grup militer di Facebook,...

Begini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia

Begini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia - HobbyMiliter.com - Meski telah jutaan tahun membalut Bumi, belum seluruh bagian atmosfer bisa...

Foto – Foto Dokumentasi Pendudukan Tentara Soviet di Perang Afghanistan Era 80-an

Foto - Foto Dokumentasi Pendudukan Tentara Soviet di Perang Afghanistan Era 80-an - HobbyMiliter.com. Perang Soviet di Afghanistan berlangsung selama lebih dari sembilan tahun....

Foto Foto Langka KRI Irian, Kapal Perang Indonesia Asal Soviet

Foto Foto Langka KRI Irian, Kapal Perang Indonesia Asal Soviet - HobbyMiliter.com. Pada saat persiapan operasi Trikora dalam rangka perebutan Irian Barat (sekarang Provinsi...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua