Wednesday, September 23, 2020
Home Blog Militer Helikopter AH-64D Apache Longbow Mengusung Radar AN/APG-78

Helikopter AH-64D Apache Longbow Mengusung Radar AN/APG-78

HobbyMiliter.com – Helikopter AH-64D Apache Longbow Mengusung Radar AN/APG-78. Melalui program FMS (Foreign Military Sales) yang dikeluarkan tahun 2012 lalu, Indonesia akan kedatangan 8 unit AH-64D di tahun 2017 ini. Sebagai alutsista canggih, AH-64D Apache pastinya akan dipesan dengan paket lengkap. Dengan pembelian sekitar US$1,42 miliar, TNI AD juga menerima 19 mesin T-700-GE-701D (16 unit telah  terinstall dan 3 unit masuk cadangan). Setiap AH-64D mengusung dua unit mesin. Dan tak ketinggalan juga 4 unit AN/APG-78 Fire Control Radars (FCR) dengan Radar Electronics Units (Longbow Component).

BACA JUGA :  Meski Diancam Korut, Latihan Perang Gabungan Korsel dan AS Tetap Dimulai

radar APG 2

Dalam hal persenjataan, Puspenerbad juga membeli 32 unit peluncur rudal Hellfire M299A1. Pasokannya pun hingga 140 unit Hellfire AGM-114R3. Tentunya juga mengangkut 30 mm untuk kanon M230 chain gun, logistik, spare part, serta pelatihan, itu semua telah  sepaket dalam FMS. Sebagai helikopter tempur yang terbilang cangggih, famili Apache memang dilengkapi dengan banyak sensor dan persenjataan paling mutakhir. Apache merupakan yang pertama menggunakan IHADSS (Integrated Helmet and Display Sight System). IHADSS merupakan platform sistem sensor dan senjata yang saat ini marak digunakan di berbagai heli tempur. Selain AH-64 Apache, Sistem IHADSS juga didapati dalam heli tempur Eurocopter Tiger, lalu A1289 Mangusta, serta CSH-2 Rooivalk.. AH-64D Apache Longbow Block III, dijuluki juga AH-64E Apache Guardian. Julukan inilah yang lebih populer di kalangan TNI.

BACA JUGA :  Begini Lho Cara Kerja Radar, Mata dan Telinga Angkatan Udara

AN/APG-78 Fire Control Radars

radar APG 3

Munculnya sosok radar yang terletak diatas poros baling-baling utama menjadi penanda tersendiri untuk AH-64D Apache Longbow. Tampilan inilah yang membedakan antara seri lamanya AH-64A Apache. Radar ini merupakan bagian dari sistem Longbow, merupakan hasil kerja sama dari Lockheed Martin dengan Northrop Grumman, yang terhubung dengan sistem radar dan rudal Hellfire.

AN/APG-78 merupakan jenis radar fire control. Radar ini merambat pada frekuensi Ka-band 35 Ghz untuk deteksi, lokasi, klasifikasi serta prioritas pada sasaran taktis. Jarak jangkauannya mencapai radius 8 km. Sistem radar ini memang mampu mendeteksi target dalam cuaca buruk sekalipun dan bisa digunakan pada medan berbukit

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Ngeteng, Cara Angkatan Udara Singapura Memperbanyak F-16 RSAF

Beli Ngeteng, Cara Singapura Memperbanyak F-16 RSAF - HobbyMiliter.com. Dalam diskusi diskusi di forum forum militer online maupun di grup grup militer di Facebook,...

Begini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia

Begini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia - HobbyMiliter.com - Meski telah jutaan tahun membalut Bumi, belum seluruh bagian atmosfer bisa...

Foto – Foto Dokumentasi Pendudukan Tentara Soviet di Perang Afghanistan Era 80-an

Foto - Foto Dokumentasi Pendudukan Tentara Soviet di Perang Afghanistan Era 80-an - HobbyMiliter.com. Perang Soviet di Afghanistan berlangsung selama lebih dari sembilan tahun....

Foto Foto Langka KRI Irian, Kapal Perang Indonesia Asal Soviet

Foto Foto Langka KRI Irian, Kapal Perang Indonesia Asal Soviet - HobbyMiliter.com. Pada saat persiapan operasi Trikora dalam rangka perebutan Irian Barat (sekarang Provinsi...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua