Tuesday, November 24, 2020
Home Militer Alutsista Railway Guns SUPER BESAR

Railway Guns SUPER BESAR

FRANCE - CIRCA 1918: Artillery unit poses on Railway train artillery train with hug gun in World War I France (Photo by Buyenlarge/Getty Images)
FRANCE – CIRCA 1918: Artillery unit poses on Railway train artillery train with hug gun in World War I France (Photo by Buyenlarge/Getty Images)

Pemasangan artileri berat pada gerbong kereta pertama kali diusulkan oleh Warga Rusia, Gustav Kori pada tahun 1847, dan pertama kali digunakan dalam pertempuran Perang Saudara Amerika.

Ketika Perang Dunia I dimulai, Perancis dan Jerman memasang meriam angkatan laut dan meriam kluster mereka secara khusus untuk dikerahkan ke garis depan melalui rel

Setelah tepat diposisi, meriam tersebut (railways gun) dipasang pada track setengah lingkaran yang dibangun secara khusus untuk memungkinkan menunjuk ke arah target.

Dalam Perang Dunia II, Jerman membuat meriam Schwerer Gustav dengan ukurannya yang benar-benar besar, sehingga bisa menembakkan peluru 31-inci, tujuh ton shells dan dapat mencapai target hingga 30 mil.

BACA JUGA :  Foto Foto Alutsista Buatan Rusia Yang Masih Jadi Andalan Negara NATO

Persenjataan ini sangat mahal dan sangat rentan terhadap serangan udara, setelah Perang Dunia II mereka dihapuskan dan digantikan oleh pesawat pembom dan surface-to-surface missile launchers.

Foto-foto berikut menceritakan sejarah beberapa meriam-meriam besar (Railways Guns) yang pernah dibuat dan dipakai dalam pertempuran, dari pertama digunakan oleh pasukan Konfederasi dalam Perang Saudara Amerika, mulai perang dunia ke 1 hingga perang dunia ke 2

Petersburg, Va. Railroad gun and crew. Photo shows Robert E. Lee's railroad battery. (Source: David H. Schneider, Lee's Armored Car, Civil War Times, Feb. 2011.) Photograph from the main eastern theater of war, the siege of Petersburg, June 1864-April 1865.
Petersburg, Va. Railroad gun and crew. Photo shows Robert E. Lee’s railroad battery. (Source: David H. Schneider, Lee’s Armored Car, Civil War Times, Feb. 2011.) Photograph from the main eastern theater of war, the siege of Petersburg, June 1864-April 1865.

Krupp 42 cannon, on a flat wagon. (Photo by Albert Harlingue/Roger Viollet/Getty Images)
Krupp 42 cannon, on a flat wagon. (Photo by Albert Harlingue/Roger Viollet/Getty Images)

Kanaya Maranatha
Kanaya Maranatha
Kanaya Maranatha meyukai berbagai perkembangan teknologi. Tidak hanya teknologi di dunia militer, tapi juga perkembangan teknologi di dunia IT.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis- Hobbymiliter.com. SMX-31 adalah suatu konsep kapal selam masa depan dari negeri Baguette. Konsep ini adalah unik karena memperkenalkan...

STRIL, Sistem koordinasi & datalink AU Swedia

Sejarah STRIL, Sistem Koordinasi & datalink AU Swedia- Hobbymiliter.com.  Bahwa Swedia terkenal sebagai salah satu negara di semenanjung Skandinavia yang bersifat independen atau dalam...

Bagaimana drone menaklukkan pertahanan udara ?

Bagaimana drone menaklukkan pertahanan udara ?- Hobbymiliter.com. Bidang Pertahanan udara dewasa ini memiliki sebuah pertanyaan,  utamanya setelah perang Suriah, Libya, serangan drone AS di...

Barbel Class, kapal selam diesel terakhir AS

Barbel Class, kapal selam diesel terakhir AS- hobbymiliter.com. Bahwa dewasa ini kita mengenal Angkatan laut AS utamanya dari armada kapal selam nuklirnya. Nama-nama seperti...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua