Wednesday, December 7, 2022
HomeMiliterTeknologi MiliterBegini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia

Begini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia

Begini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia – HobbyMiliter.com – Meski telah jutaan tahun membalut Bumi, belum seluruh bagian atmosfer bisa dipahami. Diluar perannya sebagai mantel Bumi, ia ternyata bisa dimanfaatkan sebagai medium radar canggih yang diberi nama Over The Horizon Radar. Sebuah keunikan ionosfer.

Inilah yang namanya kebesaran Tuhan. Bahwa, meski berhubungan langsung dengan lingkungan dalam tatasurya yang belum sepenuhnya kita kenal, Bumi masih memiliki perisai yang mampu menahan segala pengaruh eksternal yang destruktif. Hantaman sinar kosmik dan bombardemen meteor yang mampu menimbulkan kerusakan massal, misalnya, bisa ditahan atau minimal terkurangi.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

4 COMMENTS

  1. Dg fakta adanya radar jindalee ini si australi dibikin gemes shg begitu byk memesan f-35. ini menandakan adanya kekuatan lebih di utara australia ini.

  2. Itu klaim mereka. Jangan mudah percaya bang. Radar HF digunakan untuk mengamati pola arus dan permukaan air laut. Kalau dipancarkan ke atmosfer, jadinya Ionosonde. Bagaimanapun radar untuk tracking target menggunakan jalur L S E terus sampai K

    • Apakah tidak ada ya Mahasiswa indonesia yg tertarik meneliti Radar untuk mengendus pesawat siluman ?? Ataukah tidak tertarik mereka ikut andil mengamankan Negaranya dgn menciptakan mata yg jauh melihat (Radar jarak jauh) mengingat luas nya wilayh indonesia ??
      Atau memang mereka sekarang sdh jadi generasi tiktok.

  3. Kita bisa saja mengadopsi teknologi radar yang, katakanlah, sudah uzur umurnya. Karena kita sebetulnya memiliki peninggalan ini yang dibeli dari Uni Sovyet saat akan melakukan aksi perebutan Irian Jaya. Teknologi uzur ini bisa saja dikombinasikan dengan teknologi yang ada. Sekalipun mungkin belum yang tercanggih. Sebab…sebetulnya teknologi yang uzur tadi telah membuktikan kehandalannya ketika dalam konflik Serbia, di mana mereka dapat mendeteksi penyusupan pesawat siluman F-117A Nighthawk yang mereka dapat tembak jatuh. Tidak tanggung- tanggung : 3 biji!! (https://www.warhistoryonline.com/history/that-day-the-serbs-did-the-impossible-shot-down-an-f-117-nighthawk.html) “Sorry we didn’t know is was invisible”.
    Sekalipun…dalam versi Amerika dikatakan agak lain, yaitu karena intelligen Serbia telah mendeteksinya saat mulai terbang dari Italia. (https://theaviationgeekclub.com/an-in-depth-analysis-of-how-serbs-were-able-to-shoot-down-an-f-117-stealth-fighter-during-operation-allied-force/).

    Yang paling menggemaskan adalah brochure- brochure yang beredar setelah itu: “Sorry we didn’t know is was invisible”…. ha ha ha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

81-us-air-force-satelit-gps-terbaru

Lockheed Martin Kembangkan Satelit GPS Generasi Terbaru Untuk Air Force

0
Hobbymiliter.com - Pengembangan terbaru Block III, satelit GPS milik US Air Force, kini sudah memasuki tahap produksi di pabrikan kontraktor militer AS, Lockheed Martin....
railroadguns-Schwerer Gustav

Railway Guns SUPER BESAR

Recent Comments