Wednesday, April 14, 2021
Home Blog Militer PT-91M: Tonggak Awal MBT di Asia Tenggara

PT-91M: Tonggak Awal MBT di Asia Tenggara

HobbyMiliter.com – PT-91M: Tonggak Awal MBT di Asia Tenggara. Dalam kancah Main Battle Tank (MBT), kemampuan PT-91M Pendekar seperti kalah pamor dengan Leopard 2A4 yang saat ini dimiliki Singapura dan Indonesia. Walaupun kemampuannya masih kalah dibanding Leopard 2A4, tapi MBT milik Malaysia inilah yang menjadi tonggak awal MBT modern di wilayah Asia Tenggara.

PT-91M 1

Jika Leopard 2A4S milik Singapura tampil di tahun 2008, maka PT-91M Pendekar sudah dipesan sejak tahun 2003 (produksi tahun 2007 – 2009). Saat itu Malaysia tengah mencari MBT yang bisa bertahan pada struktur tanah dan medan di semenanjung Malaya, sehingga dibatasi beratnya tak lebih dari 50 ton. Dilihat dari beratnya, Leopard pasti telah tersingkir karena beratnya mencapai 60 ton.

BACA JUGA :  Tank Harimau, Nama Baru Tank Medium Kerjasama PINDAD dan FNSS

PT-91M Pendekar merupakan tiruan dari MBT buatan Rusia berjenis T-72M yang dimodifikasi sistem elektroniknya hingga berstandar NATO. Tank ini juga diproduksi oleh Zaklady Mechhaniczne Bumar-Labedy SA, produsen persenjataan asal Polandia. Malaysia memilih pabrikan Polandia karena MBT PT-91M ini memiliki kualitas yang tak jauh beda dengan pabrikan Rusia. Malaysia memesan sekitar 48 unit PT-91M senilai US$375 juta, ditambah dengan 6 kendaraan recovery WZT-4, 5 tiruan AVLB (Armored Vehicle Launch Bridge) untuk pengangkut jembatan, dan 3 unit MID-M dengan roller dan bilah dozer untuk menembus halang rintang.

BACA JUGA :  Israel Tolak Bebaskan Wartawan Palestina Yang Mogok Makan

PT-91M 3

Memiliki desain khas Rusia, tapi bagian dalam PT-91M cenderung mengikuti NATO, karena Polandia saat itu sudah menjadi anggota NATO. Desain NATO Nampak diadopsi pada rantai Diehl Type 840I pabrikan Jerman yang menggunakan trackshoes yang tak merusak aspal jalan raya. Sistem komunikasinya menggunakan P4RG dan sistem iterkom OTAS buatan Thales.

Sistem kontrol meriamnya menggunakan FCS (Fire Control System) SAVAN-15 yang dipakai juga oleh MBT Lecrec dan pada Challenger 2. Sistem penembakkan dilengkapi dengan laser rangefinder yang membuat tank bisa menembak sambil bergerak tanpa terganggu bidikannya. Periskopnya mengusung Vigy 15 produksi Sagem.

BACA JUGA :  Foto Foto Darurat Militer Aceh 2003-2004, Operasi Militer Lawan GAM

Walaupun berbau barat, tapi meriamnya masih menggunakan jenis 2A46 kaliber 125 mm. Dilengkapi juga dengan SMB (Senapan Mesin Berat) yang mengusung Browning M2HB kaliber 12,7 mm. Lalu untuk senjata coaxialnya mengadaptasi dari FN MAG kaliber 7,62 mm yang terpasang pada laras.

1 COMMENT

  1. Harusnya Indonesia lebih memilih MBT buatan Rusia daripada Leopard 2 atau PT-91M. Pilihlah T-90S atau T-90SM buatan Rusia yang lebih canggih, lebih cepat, lebih bagus dan lebih kuat serta dapat diandalkan disegala medan, iklim dan cuaca.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Rudal Tomahawk Generasi Kelima, Apa Istimewanya?

HobbyMiliter.com - Pada tanggal 30 November 2020, Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy,red) dikabarkan telah berhasil melaksanakan ujicoba peluncuran rudal jelajah Tomahawk varian terbaru...

Purwarupa MPF Medium Tank AS Masuki Tahap Ujicoba Pasukan

HobbyMiliter.com – Purwarupa kendaraan tempur medium tank MPF atau Mobile Protected Firepower dari dua pabrikan kendaraan tempur yang sedang bersaing untuk memenangkan kontrak pengadaan...

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis- Hobbymiliter.com. SMX-31 adalah suatu konsep kapal selam masa depan dari negeri Baguette. Konsep ini adalah unik karena memperkenalkan...

STRIL, Sistem koordinasi & datalink AU Swedia

Sejarah STRIL, Sistem Koordinasi & datalink AU Swedia- Hobbymiliter.com.  Bahwa Swedia terkenal sebagai salah satu negara di semenanjung Skandinavia yang bersifat independen atau dalam...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua