Hobbymiliter.com – AS Serang Fasilitas Militer Iran, Gunakan Drone Laut Corsair Untuk Pertama Kalinya Dalam Misi Tempur. Militer Amerika Serikat untuk pertama kalinya menggunakan armada drone permukaan laut milik mereka untuk menyerang fasilitas milik militer Iran pada hari Minggu, 12 Juli 2026. Dalam klip video yang dirilis oleh Komando Sentral militer AS atau US CENTCOM di akun resmi media sosial X (Sebelumnya Twitter) mereka, nampak tiga buah drone permukaan laut atau Unmanned Surface Vessel/USV Corsair milik AS melancarkan serangan pada sebuah fasilitas militer yang diduga digunakan untuk perawatan dan perbaikan armada kapal selam Midget kelas Ghadir milik Angkatan Laut Republik Islam Iran/NEDAJA.

Sumber : Akun Media Sosial X(Sebelumnya Twitter) US CENTCOM.
Fasilitas yang menjadi target serangan USV milik militer Amerika Serikat itu berada di Bandar Abbas, sebuah kota pelabuhan yang terletak di sebelah selatan negara Iran. Dalam klip video berdurasi 25 detik itu, nampak sebuah kapal selam Midget kelas Ghadir milik AL Republik Islam Iran/NEDAJA tengah berada di atas dok yang menjadi target serangan oleh militer AS tersebut. Pada klip video yang dirilis oleh US CENTCOM tersebut, nampak pula tiga ledakan hasil serangan dari armada USV milik militer Amerika Serikat. CENTCOM menyebut bahwa serangan ini menandai penggunaan pertama kalinya unit-unit drone permukaan laut/USV Corsair milik militer Amerika Serikat dalam misi tempur atau combat mission. CENTCOM juga mengklaim bahwa serangan ini berhasil menurunkan kapabilitas Iran dalam melakukan serangan dan ancaman terhadap kapal-kapal sipil yang berlayar di lautan.

Sumber : MEHR News Agency.
Dari keterangan resmi US CENTCOM, aset USV yang digunakan oleh militer AS dalam serangan ke Bandar Abbas ini ialah Corsair USV, sebuah drone permukaan laut yang diproduksi oleh perusahaan Saronic Technologies asal Texas, Amerika Serikat. Berdasarkan spesifikasi yang tertera di situs resmi mereka, Saronic Corsair ASV (Autonomous Surface Vessel) merupakan sebuah drone permukaan laut yang mampu membawa muatan hingga 453 kilogram atau 1.000 pound. Jarak jangkau maksimal drone permukaan laut ini berdasar informasi resmi ialah 1.000 nautikal mil atau 1.852 kilometer. Drone permukaan laut buatan Saronic Technologies ini juga diklaim mampu mencapai kecepatan maksimal hingga 35 knot atau 64 kilometer per jam.

Sumber : Saronic Technologies.
Meski menjadi misi tempur pertamanya, penggunaan Saronic Corsair USV oleh militer Amerika Serikat ini bukan merupakan yang pertama kali. Pada bulan Juni lalu, Saronic Corsair USV juga digunakan oleh militer Amerika Serikat untuk melakukan misi pencarian dan penyelamatan pada dua orang pengawak helikopter serang AH-64 Apache milik Angkatan Darat Amerika Serikat/US Army yang ditembak jatuh di sekitar perairan Selat Hormuz sisi Oman. Disebutkan bahwa Corsair USV ini berhasil menemukan dan mengevakuasi kedua kru helikopter itu ke tempat yang lebih aman.






