Friday, October 15, 2021
HomeDi Natuna Kormabar Temukan Alat Pengintai Bawah Laut

Di Natuna Kormabar Temukan Alat Pengintai Bawah Laut

Hobbymiliter.com – Di kepulauan Natuna, Riau telah ditemukanya benda mencurigakan yang setelah di selidiki oleh Kormabar atau disebut Pasukan Komando Armada RI Kawasan Barat itu adalah benda yang dipastikan bagian dari Survey Seismic (partnerplas) peralatan yang biasa digunakan untuk mengidentifikasi ada atau tidaknya ladang minyak, gas atau sumber daya alam bawah laut lainnya, di kepuluan Natuna (5/3/2016)

Benda yang dicurigai itu berbentuk peralatan ini berbentuk perahu kecil dilengkapi sensor aptomar yang menggunakan kombinasi teknologi inframerah dengan sensor rendah. Alat ini ditenagai cahaya matahari (solar cell).

BACA JUGA :  Pelatihan Operator Simulator Multi Ranpur TNI AD

Peralatan Survei yang ditemukan di Natuna. (TNI AL)Letkol Laut Ariris  Miftachurrahman, Kadispen Armabar berkata “Penemuan ini didasarkan informasi dari nelayan yang sejak 1 Maret 2016, melihat ada benda mencurigakan pada kedalaman 7 hingga 8 meter di sekitar 12 mil dari Pantai Midai,” serta berkata juga “Dugaan sementara, peralatan ini merupakan (Tail Buoy) bagian alat survey seismic yang biasa dipakai tim survei Norwegia atau Australia, untuk mengetahui sumber daya gas mineral bawah laut,” di Jakarta ,Minggu (6/3/2015) ,

Dalam kasus ini Armabar telah menyerah terimakan peralatan yg di curigai itu ke Dinas Penelitian dan Pengemangan Angkatan Laut di Jakarta untuk diteliti, Sejauh ini TNI belum berkomentar lebih dalam , mungkin apakah alat itu termasuk dari bentuk pencurian data atau tidak.

BACA JUGA :  Pengertian Negara Hingga Ciri-Ciri Negara Kesatuan

 

 

 

 

 

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua