Thursday, July 9, 2020
Home Militer Analisis Militer Rusia Menolak Menjual Senjata Ke Pakistan, Embargo?

Rusia Menolak Menjual Senjata Ke Pakistan, Embargo?

Rusia Menolak Menjual Senjata Ke Pakistan, Embargo? – HobbyMiliter.com – Laporan intelijen terbaru mengatakan bahwa Pakistan sedang berusaha membangun hubungan militer yang lebih erat lagi dengan Rusia, terutama dengan cara melakukan pembelian persenjataan asal Rusia, demikian dilaporkan media India, ThePrint.

Hingga kini, kerjasama Pakistan dan Rusia masih terbatas pada soal soal anti terorisme. Sumber ThePrint mengatakan bahwa Rusia akan tetap menjaga hubungan dengan Pakistan sebatas di penanggulangan teror dan tidak akan menjual peralatan perang apapun kepada negara tetangga India ini.

Hal ini berkaitan dengan adanya usaha dari Pakistan untuk melakukan pembelian sistem anti serangan udara ke Rusia, menyusul insiden ketegangan India Pakistan setelah serangan udara Balakot yang menyebabkan satu MiG-21 Bison India jatuh tertembak.

BACA JUGA :  Menuju Penerbangan Pesawat Tempur Tanpa Awak Pilot

Seorang pejabat tinggi Pertahanan Rusia mengatakan bahwa “Pihak kami sudah menginformasikan kepada India dan meyakinkan pemerintah India bahwa Rusia tidak akan melakukan penjualan senjata apapun kepada Pakistan.” Tambahnya lagi “kerja sama kedua negara ini hanya terbatas pada peningkatan kemampuan anti-terorisme Pakistan.”

Sumber yang tidak bersedia disebut namanya tersebut mengatakan bahwa Rusia menghormati sejarah kerjasama Rusia dengan India. India merupakan salah satu pembeli loyal senjata senjata buatan Rusia dan Uni Soviet. India terkenal memadukan sistem buatan barat dan buatan Rusia dalam tubuh angkatan bersenjatanya.

Sedangkan Pakistan selama ini lebih bergantung pada sistem senjata buatan China untuk memenuhi kebutuhan angkatan bersenjatanya. Walaupun Pakistan juga melakukan pembelian persenjataan ke Amerika Serikat dan Perancis serta beberapa negara lainnya.

BACA JUGA :  Pasukan Pemerintah Suriah Pukul Mundur Kelompok Teroris Dari Aleppo

Sumber intelijen mengatakan bahwa Pakistan akan mengirim delegasi pertahanan ke Moscow untuk menjajaki pembelian sistem penangkis serangan udara canggih Pantsir buatan Rusia. Selain itu juga akan melihat main battle tank T-90 lebih dekat.

Rusia Menolak Menjual Persenjataan Ke Pakistan, Embargo?
Rusia Menolak Menjual Persenjataan Ke Pakistan, Embargo?

Pantsir merupakan sistem penangkal serangan udara jarak dekat dan menengah. Kiprahnya di Suriah dianggap cukup berhasil dalam melakukan penangkisan serangan serangan udara yang dilancarkan Israel dan Amerika beberapa waktu yang lalu.

Sedangkan T-90 merupakan main battle tank Rusia yang cukup canggih. Tank ini saat ini juga sedang dalam proses pengadaan oleh angkatan bersenjata India.

BACA JUGA :  Kisah Alexander Finenko, Mata Mata Soviet Yang Ditangkap Indonesia Karena Pembocoran Rahasia Negara

Pembelian persenjataan Pakistan dari Rusia yang terakhir adalah kontrak pembelian 4 unit helikopter serbu Mil Mi-35P pada tahun 2015. Hal ini menimbulkan protes dari pemerintah India dan ketidaknyamanan pada hubungan diplomatik pada kedua negara tersebut. Rusia pun meyakinkan India bahwa helikopter serbu tersebut dijual atas hanya untuk dipakai dalam rangka penanggulangan terorisme dan tidak akan dipakai untuk mengancam kedaulatan India.

Diyakini, jika ternyata Rusia menolak permintaan penjualan senjata ke Pakistan, maka Pakistan hanya bisa bergantung pada China saja. Mengingat Pakistan saat ini juga mengganggap Amerika Serikat sebagai partner yang tidak realible, terlalu banyak menerapkan aturan main dalam setiap penjualan senjatanya. Embargo senjata Rusia ternyata memang ada.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

6 COMMENTS

  1. Pelajaran pahit buat Pakistan. Berkawan sama AS, sekarang ditinggalkan malah dimusuhi. Berkawan dengan RRC, ehh, dikadalin, pelabuhan Gwadar diambil RRC (90% pemasukan pelabuhan ini masuk kantong RRC!). Mau berkawan sama Rusia… apa mau Rusia ninggalkan langganan tradisionalnya, India, yang punya pangsa pasar yang jelas lebih besar dibanding Pakistan? Yang pintar India, bisa berkawan dengan 2 musuh besar, AS vs Rusia. India pinter mainin kartunya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Kisah Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov

Kisah Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov - HobbyMiliter.com. Admiral Kuznetsov saat ini merupakan kapal induk satu satunya milik Rusia. Itupun sebetulnya dalam klasifikasi kapal Angkatan...

EA-18G Growler, Pesawat Tempur Australia Spesialis Peperangan Elektronik

EA-18G Growler, Pesawat Tempur Australia Spesialis Peperangan Elektronik - HobbyMiliter.com. Sudah sejak lama, peperangan elektronik dilakukan oleh manusia. Mulai dari penerjunan pelat pelat logam...

Mengenal AWACS, Radar Terbang Koreografer Pertempuran Udara

Mengenal AWACS, Radar Terbang Koreografer Pertempuran Udara - HobbyMiliter.com. Perang udara semakin kompleks dengan melibatkan kekuatan teknologi maju dan penguasaan informasi. Konsep early warning...

Eurosam SAMP/T MAMBA, Rudal Anti Pesawat Eropa

Eurosam SAMP/T MAMBA, Rudal Anti Pesawat Eropa - HobbyMiliter.com. Dinamisnya pertempuran udara membuat payung udara yang mumpuni tidak bisa hanya mengandalkan eksistensi pesawat tempur...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua