Pemberontak Houthi Tembakkan Rudal Ke Basis Militer Arab Saudi

0
2519
Pemberontak Houthi Tembakkan Rudal Ke Basis Militer Arab Saudi
Pemberontak Houthi Tembakkan Rudal Ke Basis Militer Arab Saudi. Ilustrasi Rudal Borkan-1 (Burkan-1) yang ditembakkan oleh pemberontak houthi ke wilayah Arab Saudi. Sumber : janes.com

HobbyMiliter.com – Pemberontak Houthi Tembakkan Rudal Ke Basis Militer Arab Saudi. Sebuah peluru kendali (rudal) dilaporkan menghantam sebuah pangkalan militer milik Arab Saudi, Minggu malam waktu setempat. Pemberontak Houthi diduga bertanggung jawab atas serangan tersebut. Rudal tersebut mendarat di pangkalan militer milik Arab Saudi yang terletak 40 kilometer sebelah barat ibukota Arab Saudi, Riyadh. Lebih lanjut, serangan tersebut diduga menarget sebuah basis militer bernama Camp Mazahimiyah milik militer Arab Saudi.

Pihak pemberontak Houthi, yang berbasis di Yaman, meng klaim bahwa rudal tersebut sukses diluncurkan dan telah menghantam target yang berada di Riyadh. Selain itu, pihak pemberontak Houthi juga meng klaim bahwa keberhasilan misi tersebut sebagai suatu “uji coba penembakan yang berhasil untuk persenjataan rudal jelajah jarak jauh”. Namun demikian, pihak pemerintah Arab Saudi menyatakan bahwa sistem senjata pertahanan udara milik mereka telah berhasil mencegat rudal tersebut dan menghancurkan nya tepat sebelum menghantam sasaran. Masih belum diketahui secara pasti berapa jumlah korban jiwa atau korban luka akibat serangan tersebut.

BACA JUGA :  Partai Oposisi Turki Tuduh Pemerintah Erdogan Bantu Teroris

Serangan tersebut dilakukan pada hari Minggu, pukul 8 malam waktu setempat, tanggal 5 Februari 2017. Sempat beredar kabar bahwa pihak pemerintah Arab Saudi mencoba menutupi informasi terkait terjadinya serangan tersebut. Saat terjadi serangan tersebut, pemerintah dan otoritas keamanan Arab Saudi menyatakan melalui jejaring media sosial bahwa suara ledakan tersebut merupakan gempa bumi atau benturan meteor yang jatuh ke bumi.

Pemberontak Houthi Tembakkan Rudal Ke Basis Militer Arab Saudi.  Diduga unit rudal yang digunakan dalam serangan tersebut merupakan varian derivatif dari rudal jelajah taktis buatan Uni Sovyet (Sekarang Rusia, red) jenis Scud. Varian rudal tersebut dinamai Borkan-1. Borkan-1 merupakan varian derivatif rudal Scud yang diproduksi di dalam negeri Yaman. Rudal ini ditenagai dengan sistem propulsi solid propellant alias sistem propulsi dengn bahan bakar solid atau bahan bakar padat. Rudal tersebut diperkirakan dapat menjangkau jarak 800 kilometer dengan kemampuan membawa hulu ledak yang dirancang secara khusus untuk dapat menghasilkan efek destruktif terhadap sasaran berupa basis atau markas militer. Borkan-1 mampu membawa hulu ledak hingga setengah ton alias 500 kilogram.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here