Monday, November 23, 2020
Home Blog Militer Radar Hanud Mobile Ukraina Menarik Perhatian TNI AU

Radar Hanud Mobile Ukraina Menarik Perhatian TNI AU

HobbyMiliter.com – Radar Hanud Mobile Ukraina Menarik Perhatian TNI AU. Tak hanya TNI AL, ternyata TNI AU juga tertarik dengan alutsista buatan Ukraina. Sayangnya TNI AL membatalkan pesanan panser amfibi BTR-4 dari ukraina karena konflik saat itu. Tapi karena saat ini sudah mulai berangsur-angsur kondusif, TNI AU mulai tertarik dengan alutsista pabrikan Ukraina.

Beberapa saat lalu, delegasi Staf Umum TNI berkunjung ke Ukroboronprom untuk melihat produk-produk di sektor aviasi, roket hingga artileri. Menurut Janes.com (28/12/2014), mereka tengah membicarakan mengenai peluang perdagangan di bidang pertahanan beserta pembangunan fasilitas produksi bersama di Indonesia. Ukroboronprom menyatakan bahwa mereka sangat antusias dalam tender pengadaan logistik alutsista untuk TNI AU.

BACA JUGA :  Sejarah Kerajaan Sriwijaya, Kerajaan Maritim Terbesar Di Indonesia

Yang menjadi perhatian utama TNI-AU salah satunya adalah air-to-air missile serta sistem ESM. TNI nampaknya juga tertarik dengan Kolchuga, sistem radar mobile untuk mendeteksi serangan udara, yang diinstal pada truk.

Kolchuga merupakan sensor radar pasif hasil pengembangan sistem ESM (Electronic Support Measures) buatan Rusia yang diadaptasi oleh Ukraina. Meskipun sebutannya Kolchuga Radar, tapi sebenarnya menggunakan sistem ESM yang memiliki tiga sampai empat receiver ini dipasang puluhan kilometer secara terpisah agar mampu mendeteksi pesawat menggunakan triangulasi dan multi lateration emisi frekuensi radio. Dalam moda deteksi line of sight plus dukungan power transmisi, jangkauan mampu mencapai 800 km.

BACA JUGA :  Ukraina Tampilkan Skif ATGM, Rudal Anti Tank Jarak Jauh

Radar ini menawarkan sistem identifikasi, peringatan dini serta lokasi dari semua pancaran frekuensi radio yang berada di darat, laut hingga udara, dan keunggulan lain dari Kolchuga adalah mampu mendeteksi pesawat tempur siluman (stealth). Radar ini mampu memperkuat jajaran radar taktis tempur milik Kohanudnas. Saat ini TNI AU masih mengoperasikan radar mobile Smart Hunter untuk mengoperasikan rudal SAM MANPADS QW-3. Sedangkan Arhanud TNI AD memiliki radar mobile Giraffe untuk mengoperasikan rudal RBS-70. Ada juga radar SR74 untuk mengoperasikan rudal QW-3 berplatform truk.

1 COMMENT

  1. aduuuhhh kok enggak ambil plajaran dari kasus BTR-4 siiihhh…..ukropi tuh dah bangkrut produksi alutsistanya juga enggk bisa dijamin kwalitasnya, mending ambil produksi rusky skalian atau belorussia dah minimal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis- Hobbymiliter.com. SMX-31 adalah suatu konsep kapal selam masa depan dari negeri Baguette. Konsep ini adalah unik karena memperkenalkan...

STRIL, Sistem koordinasi & datalink AU Swedia

Sejarah STRIL, Sistem Koordinasi & datalink AU Swedia- Hobbymiliter.com.  Bahwa Swedia terkenal sebagai salah satu negara di semenanjung Skandinavia yang bersifat independen atau dalam...

Bagaimana drone menaklukkan pertahanan udara ?

Bagaimana drone menaklukkan pertahanan udara ?- Hobbymiliter.com. Bidang Pertahanan udara dewasa ini memiliki sebuah pertanyaan,  utamanya setelah perang Suriah, Libya, serangan drone AS di...

Barbel Class, kapal selam diesel terakhir AS

Barbel Class, kapal selam diesel terakhir AS- hobbymiliter.com. Bahwa dewasa ini kita mengenal Angkatan laut AS utamanya dari armada kapal selam nuklirnya. Nama-nama seperti...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua