Thursday, September 17, 2020
Home Blog Militer Radar Hanud Mobile Ukraina Menarik Perhatian TNI AU

Radar Hanud Mobile Ukraina Menarik Perhatian TNI AU

HobbyMiliter.com – Radar Hanud Mobile Ukraina Menarik Perhatian TNI AU. Tak hanya TNI AL, ternyata TNI AU juga tertarik dengan alutsista buatan Ukraina. Sayangnya TNI AL membatalkan pesanan panser amfibi BTR-4 dari ukraina karena konflik saat itu. Tapi karena saat ini sudah mulai berangsur-angsur kondusif, TNI AU mulai tertarik dengan alutsista pabrikan Ukraina.

Beberapa saat lalu, delegasi Staf Umum TNI berkunjung ke Ukroboronprom untuk melihat produk-produk di sektor aviasi, roket hingga artileri. Menurut Janes.com (28/12/2014), mereka tengah membicarakan mengenai peluang perdagangan di bidang pertahanan beserta pembangunan fasilitas produksi bersama di Indonesia. Ukroboronprom menyatakan bahwa mereka sangat antusias dalam tender pengadaan logistik alutsista untuk TNI AU.

BACA JUGA :  Pesawat Antonov An-74T-200, Jet Angkut Multiguna

Yang menjadi perhatian utama TNI-AU salah satunya adalah air-to-air missile serta sistem ESM. TNI nampaknya juga tertarik dengan Kolchuga, sistem radar mobile untuk mendeteksi serangan udara, yang diinstal pada truk.

Kolchuga merupakan sensor radar pasif hasil pengembangan sistem ESM (Electronic Support Measures) buatan Rusia yang diadaptasi oleh Ukraina. Meskipun sebutannya Kolchuga Radar, tapi sebenarnya menggunakan sistem ESM yang memiliki tiga sampai empat receiver ini dipasang puluhan kilometer secara terpisah agar mampu mendeteksi pesawat menggunakan triangulasi dan multi lateration emisi frekuensi radio. Dalam moda deteksi line of sight plus dukungan power transmisi, jangkauan mampu mencapai 800 km.

BACA JUGA :  Video Detik Detik Jatuhnya Pesawat Tempur KAI T-50i di Yogyakarta

Radar ini menawarkan sistem identifikasi, peringatan dini serta lokasi dari semua pancaran frekuensi radio yang berada di darat, laut hingga udara, dan keunggulan lain dari Kolchuga adalah mampu mendeteksi pesawat tempur siluman (stealth). Radar ini mampu memperkuat jajaran radar taktis tempur milik Kohanudnas. Saat ini TNI AU masih mengoperasikan radar mobile Smart Hunter untuk mengoperasikan rudal SAM MANPADS QW-3. Sedangkan Arhanud TNI AD memiliki radar mobile Giraffe untuk mengoperasikan rudal RBS-70. Ada juga radar SR74 untuk mengoperasikan rudal QW-3 berplatform truk.

1 COMMENT

  1. aduuuhhh kok enggak ambil plajaran dari kasus BTR-4 siiihhh…..ukropi tuh dah bangkrut produksi alutsistanya juga enggk bisa dijamin kwalitasnya, mending ambil produksi rusky skalian atau belorussia dah minimal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Ngeteng, Cara Angkatan Udara Singapura Memperbanyak F-16 RSAF

Beli Ngeteng, Cara Singapura Memperbanyak F-16 RSAF - HobbyMiliter.com. Dalam diskusi diskusi di forum forum militer online maupun di grup grup militer di Facebook,...

Begini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia

Begini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia - HobbyMiliter.com - Meski telah jutaan tahun membalut Bumi, belum seluruh bagian atmosfer bisa...

Foto – Foto Dokumentasi Pendudukan Tentara Soviet di Perang Afghanistan Era 80-an

Foto - Foto Dokumentasi Pendudukan Tentara Soviet di Perang Afghanistan Era 80-an - HobbyMiliter.com. Perang Soviet di Afghanistan berlangsung selama lebih dari sembilan tahun....

Foto Foto Langka KRI Irian, Kapal Perang Indonesia Asal Soviet

Foto Foto Langka KRI Irian, Kapal Perang Indonesia Asal Soviet - HobbyMiliter.com. Pada saat persiapan operasi Trikora dalam rangka perebutan Irian Barat (sekarang Provinsi...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua