Wednesday, June 29, 2022
HomeAlutsistaKapal PerangKRI Multatuli 561, Kapal Legendaris TNI AL

KRI Multatuli 561, Kapal Legendaris TNI AL

Seri Kapal Legendaris TNI AL : KRI Multatuli 561 – HobbyMiliter.com – Apa yang pertama kali terlintas di pikiran anda ketika mendengar nama Multatuli? Mungkin sebagian orang akan berpikir tentang nama samaran dari seorang penulis asal Belanda yang dalam karya tulisnya menyindir serta menceritakan perlakuan buruk dari parah penjajah Belanda terhadap orang – orang pribumi di tanah Hindia Belanda. Namun, bagi sebagian kalangan, nama Multatuli terdengar tidak asing dan tentunya memiliki kesan serta kenangan khusus.

Kali ini HobbyMiliter.com mencoba menghadirkan kisah kapal – kapal legendaris dalam jajaran armada TNI Angkatan Laut. Dan dalam edisi pertama kali ini, kami akan menghadirkan kisah singkat dari salah satu kapal paling “misterius” dalam jajaran armada TNI Angkatan Laut, KRI Multatuli 561.

Seri Kapal Legendaris TNI AL : KRI Multatuli 561
Seri Kapal Legendaris TNI AL : KRI Multatuli 561. Konfigurasi Saat KRI Multatuli 561 Belum Dipasangi Hangar Untuk Menyimpan Helikopter.
Sumber : indomiliter

Sejarah Singkat KRI Multatuli 561

Sangat sedikit literatur di dunia maya yang memberikan informasi terkait sejarah KRI Multatuli ini. Dari penelusuran tim HobbyMiliter.com, kapal perang legendaris ini dibangun di galangan kapal Ishikawajima-Harima, yang terletak di kota Tokyo, Jepang. Dibangun pada tahun 1961, KRI Multatuli mulai masuk dalam layanan dinas di jajaran armada TNI Angkatan Laut pada bulan Agustus tahun 1961.

BACA JUGA :  Profil Satuan Brimob, Unit Paramiliter POLRI

Dalam konsep desain awalnya, kapal ini rencananya dipergunakan sebagai kapal tender untuk perbekalan kapal selam, atau biasa disebut dengan istilah Submarine tender. Seiring berjalannya waktu, kapal ini kemudian dikonversi menjadi kapal komando untuk operasi tempur armada, atau biasa disebut dengan istilah Fleet command ship. Pada tahun 1998, kapal ini kembali dirombak dengan adanya penambahan Hangar untuk menampung unit helikopter milik Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut atau Puspenerbal.

Kiprah KRI Multatuli 561

Didatangkan pada medio tahun 60-an, tentu usia kapal perang legendaris ini tidak dapat dibilang muda. Meski usianya tak lagi muda, kapal ini nyaris tidak pernah diekspose media. Kiprah – kiprah kapal ini pun sulit untuk ditelusuri. Dari upaya penelusuran tim HobbyMiliter.com, terkumpul penggalan kisah – kisah tentang kiprah kapal perang jenis Fleet command ship ini.

BACA JUGA :  Kapal Perusak Siluman USS Zumwalt Resmi Ditugaskan

Pada masa awal karirnya, KRI Multatuli 561 ini memberikan perbekalan ulang serta membantu perbaikan ringan armada kapal selam kelas Whiskey buatan Uni Soviet yang kala itu memperkuat Satuan Kapal Selam TNI Angkatan Laut “Hiu Kencana”.

KRI Multatuli 561 Semarakkan Festival Pesona Kebangsaan Di Ende
KRI Multatuli 561 Semarakkan Festival Pesona Kebangsaan Di Ende. Kapal Perang Tersebut Sekaligus Menjalankan Misi Keamanan Laut Dalam Operasi Trisila 2017.
Sumber : koarmatim.tnial.mil.id

Berlanjut kemudian KRI Multatuli 561 ini juga berperan penting dalam upaya penyelamatan warga pengungsi dari wilayah Timor Timur pada kerusuhan besar di bulan September tahun 1999. Kemudian di era tahun 2000-an kapal ini mengemban tugas – tugas patroli di wilayah perairan Indonesia Timur. Meski sudah berumur, kapal ini pada tahun 2016 hingga 2017 lalu berhasil mengagalkan aksi pencurian dan penyelundupan ikan di wilayah perairan Indonesia Barat dan Timur.

BACA JUGA :  Senjata-senjata Canggih Rusia Yang Memulai Debutnya Di Suriah

Pada peristiwa pembajakan dan penculikan Anak Buah Kapal atau ABK kapal tunda atau tugboat TB Charles-001 yang terjadi di tahun 2016 lalu, KRI Multatuli 561 dan KRI Kerapu 812 berhasil menemukan kapal tunda tersebut bersama dengan 6 orang ABK nya. HobbyMiliter sendiri sempat memberitakan kedatangan kapal perang jenis Fleet command ship ini ke Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur dalam rangka menyemarakkan acara Festival Parade Pesona Kebangsaan yang diselenggarakan oleh pemerintah Kabupaten Ende. Kedatangan kapal tersebut juga merupakan bagian dari kiprahnya dalam Operasi Trisila-2017, sebuah operasi militer untuk mengamankan wilayah perairan Indonesia yang berbatasan dengan Filipina, Australia, dan Timor Leste.

Kristian Prasetyo Lobo
Kristian Prasetyo Lobohttps://www.facebook.com/Achtung.sniper
Just an ordinary person who loves diecast and military related-stuffs. Enjoy my writings as you enjoy your daily delicious food. Wanna put some suggestion? Don't hesitate to comment on my posts or you can sending me message on my facebook profile. ^^

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

5-iran-akan-sering-memprovokasi-as

Pengamat Peringatkan Iran Akan Sering Memprovokasi Angkatan Laut AS

0
HobbyMiliter.com - Pejabat Komando Pusat AS mengatakan bahwa tindakan Iran yang menembakkan roket dengan jarak 1 mil dari lokasi kapal pengangkut Angkatan Laut AS,...

Recent Comments