Thursday, September 17, 2020
Home Alutsista Kapal Perang KRI Multatuli 561, Kapal Legendaris TNI AL

KRI Multatuli 561, Kapal Legendaris TNI AL

Seri Kapal Legendaris TNI AL : KRI Multatuli 561
Seri Kapal Legendaris TNI AL : KRI Multatuli 561. KRI Multatuli Saat Berperan Sebagai Kapal Tanker Dalam Latihan Kesiapsiagaan Operasi Jala Krida 2018.
Sumber : koarmatim.tnial.mil.id

Seri Kapal Legendaris TNI AL : KRI Multatuli 561 – HobbyMiliter.com – Apa yang pertama kali terlintas di pikiran anda ketika mendengar nama Multatuli? Mungkin sebagian orang akan berpikir tentang nama samaran dari seorang penulis asal Belanda yang dalam karya tulisnya menyindir serta menceritakan perlakuan buruk dari parah penjajah Belanda terhadap orang – orang pribumi di tanah Hindia Belanda. Namun, bagi sebagian kalangan, nama Multatuli terdengar tidak asing dan tentunya memiliki kesan serta kenangan khusus.

Kali ini HobbyMiliter.com mencoba menghadirkan kisah kapal – kapal legendaris dalam jajaran armada TNI Angkatan Laut. Dan dalam edisi pertama kali ini, kami akan menghadirkan kisah singkat dari salah satu kapal paling “misterius” dalam jajaran armada TNI Angkatan Laut, KRI Multatuli 561.

Seri Kapal Legendaris TNI AL : KRI Multatuli 561
Seri Kapal Legendaris TNI AL : KRI Multatuli 561. Konfigurasi Saat KRI Multatuli 561 Belum Dipasangi Hangar Untuk Menyimpan Helikopter.
Sumber : indomiliter

Sejarah Singkat KRI Multatuli 561

Sangat sedikit literatur di dunia maya yang memberikan informasi terkait sejarah KRI Multatuli ini. Dari penelusuran tim HobbyMiliter.com, kapal perang legendaris ini dibangun di galangan kapal Ishikawajima-Harima, yang terletak di kota Tokyo, Jepang. Dibangun pada tahun 1961, KRI Multatuli mulai masuk dalam layanan dinas di jajaran armada TNI Angkatan Laut pada bulan Agustus tahun 1961.

Dalam konsep desain awalnya, kapal ini rencananya dipergunakan sebagai kapal tender untuk perbekalan kapal selam, atau biasa disebut dengan istilah Submarine tender. Seiring berjalannya waktu, kapal ini kemudian dikonversi menjadi kapal komando untuk operasi tempur armada, atau biasa disebut dengan istilah Fleet command ship. Pada tahun 1998, kapal ini kembali dirombak dengan adanya penambahan Hangar untuk menampung unit helikopter milik Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut atau Puspenerbal.

Kiprah KRI Multatuli 561

Didatangkan pada medio tahun 60-an, tentu usia kapal perang legendaris ini tidak dapat dibilang muda. Meski usianya tak lagi muda, kapal ini nyaris tidak pernah diekspose media. Kiprah – kiprah kapal ini pun sulit untuk ditelusuri. Dari upaya penelusuran tim HobbyMiliter.com, terkumpul penggalan kisah – kisah tentang kiprah kapal perang jenis Fleet command ship ini.

BACA JUGA :  Kapal Perang FREMM Versi ASW Terakhir Pesanan Italia Siap Beroperasi

Pada masa awal karirnya, KRI Multatuli 561 ini memberikan perbekalan ulang serta membantu perbaikan ringan armada kapal selam kelas Whiskey buatan Uni Soviet yang kala itu memperkuat Satuan Kapal Selam TNI Angkatan Laut “Hiu Kencana”.

KRI Multatuli 561 Semarakkan Festival Pesona Kebangsaan Di Ende
KRI Multatuli 561 Semarakkan Festival Pesona Kebangsaan Di Ende. Kapal Perang Tersebut Sekaligus Menjalankan Misi Keamanan Laut Dalam Operasi Trisila 2017.
Sumber : koarmatim.tnial.mil.id

Berlanjut kemudian KRI Multatuli 561 ini juga berperan penting dalam upaya penyelamatan warga pengungsi dari wilayah Timor Timur pada kerusuhan besar di bulan September tahun 1999. Kemudian di era tahun 2000-an kapal ini mengemban tugas – tugas patroli di wilayah perairan Indonesia Timur. Meski sudah berumur, kapal ini pada tahun 2016 hingga 2017 lalu berhasil mengagalkan aksi pencurian dan penyelundupan ikan di wilayah perairan Indonesia Barat dan Timur.

Pada peristiwa pembajakan dan penculikan Anak Buah Kapal atau ABK kapal tunda atau tugboat TB Charles-001 yang terjadi di tahun 2016 lalu, KRI Multatuli 561 dan KRI Kerapu 812 berhasil menemukan kapal tunda tersebut bersama dengan 6 orang ABK nya. HobbyMiliter sendiri sempat memberitakan kedatangan kapal perang jenis Fleet command ship ini ke Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur dalam rangka menyemarakkan acara Festival Parade Pesona Kebangsaan yang diselenggarakan oleh pemerintah Kabupaten Ende. Kedatangan kapal tersebut juga merupakan bagian dari kiprahnya dalam Operasi Trisila-2017, sebuah operasi militer untuk mengamankan wilayah perairan Indonesia yang berbatasan dengan Filipina, Australia, dan Timor Leste.

Kiprah terbaru dari kapal perang ini ialah memerankan sebagai sebuah kapal tanker yang tengah dibajak kelompok teroris dalam skenario Latihan Kesiapsiagaan Operasional (LKO) Jala Krida-2018 yang dilaksanakan di perairan Manado, pada hari Kamis, 19 juli 2018. Dalam latihan ini disimulasikan pasukan Visit, Board, Secure and Seizure atau VBSS Komando Pasukan Katak atau Kopaska dari Koarmada II harus berhasil merebut kapal ini dari tangan para teroris pembajak kapal.

BACA JUGA :  Kemenlu AS: Latihan Maritim Gabungan Filipina-Rusia Tidak Masalah

Seri Kapal Legendaris TNI AL : KRI Multatuli 561
Seri Kapal Legendaris TNI AL : KRI Multatuli 561. KRI Multatuli 561 Saat Berperan Sebagai Kapal tanker Dalam Latihan Kesiapsiagaan Operasi Jala Krida 2018.
Sumber : koarmatim.tnial.mil.id

Seri Kapal Legendaris TNI AL : KRI Multatuli 561
Seri Kapal Legendaris TNI AL : KRI Multatuli 561. Laksamana Bernard Kent Sondakh, Dulu Pernah Menjabat Kepala Divisi Navigasi Operasi KRI Multatuli 561.
Sumber : iims

Menghasilkan Perwira Legendaris

Selain mencatatkan namanya dalam lika-liku sejarah bangsa dan negara Indonesia, kapal perang legendaris ini juga rupanya telah menghasilkan perwira – perwira yang legendaris pula dalam jajaran kepemimpinan TNI Angkatan Laut. Sebut saja nama Laksamana Bernard Kent Sondakh, mantan Kepala Staf TNI Angkatan Laut periode 2002 hingga 2005. Beliau pernah bertugas di KRI Multatuli 561 pada tahun 1977 sebagai Kepala Divisi Navigasi Operasi atau Kadiv Navops.

Seri Kapal Legendaris TNI AL : KRI Multatuli 561
Seri Kapal Legendaris TNI AL : KRI Multatuli 561. Laksamana Tedjo Edhy Purdijanto, Dulu Pernah Menjabat Komandan KRI Multatuli 561.
Sumber : yayasan Hang Tuah

Kemudian ada juga nama Laksamana Tedjo Edhy Purdijatno yang selain merupakan mantan Kepala Staf TNI Angkatan Laut periode 2008 hingga 2009, juga merupakan Menkopolhukam periode 2014 hingga 2015. Dalam perjalanan karirnya, beliau pernah menjabat sebagai Komandan KRI Multatuli 561.

Seri Kapal Legendaris TNI AL : KRI Multatuli 561
Seri Kapal Legendaris TNI AL : KRI Multatuli 561. KRI Multatuli 561 Saat Sandar Di Lanal Maumere, Ende, Nusa Tenggara Timur.
Sumber : tribun news

Mengagetkan Anggota Komunitas Forum Militer

Kapal perang jenis Submarine tender – Fleet command ship ini merupakan salah satu dari sekian banyak kapal – kapal legendaris dalam tubuh TNI Angkatan Laut. Pasalnya, selain karena usianya yang sudah cukup tua, kiprahnya dalam lika – liku sejarah bangsa dan negara Indonesia, serta mampu menghasilkan perwira – perwira tangguh dan legendaris dalam rantai komando kepemimpinan TNI Angkatan Laut, KRI Multatuli juga tergolong sebagai kapal yang jarang diekspose oleh media.

Ini menyebabkan pergerakan kapal komando ini juga sangat sulit untuk dilacak oleh para jurnais maupun masyarakat awam. Berkali – kali kapal ini mencuri perhatian dengan muncul secara tiba – tiba dalam kegiatan operasi militer maupun operasi latihan tempur.

Bagi sebagian anggota komunitas Forum Militer di Indonesia, kemunculannya yang seringkali mendadak menjadikan kapal ini memiliki magnet tersendiri. Ditambah lagi dengan kenyataan bahwa kapal ini merupakan satu – satunya kapal buatan Jepang yang dioperasikan oleh TNI Angkatan Laut.

Penulis sempat dibuat terkejut saat kapal ini tiba – tiba berlayar melintasi dermaga Komando Armada Dua RI (yang dulunya bernama Koarmatim, Komando Armada RI Kawasan Timur) saat sedang dilangsungkannya acara pameran Alutsista Naval Base Open Day 2016 dalam rangka memperingati Hari Armada RI pada tahun 2016 yang lalu.

BACA JUGA :  Rusia Kirim Empat Unit Sukhoi Su-35 Pesanan Tiongkok

Bagaimana tidak, ditengah kemeriahan acara tersebut tiba – tiba saja kapal perang legendaris ini melintas dengan perlahan seolah tak mau kalah dengan kapal – kapal perang baru yang tengah dipamerkan dalam acara tersebut. Dan sementara penulis terpana akan bentuk yang khas dari kapal ini, beberapa kawan anggota komunitas Forum Militer mengabadikan momen melintas nya kapal perang ini dengan kamera yang tersedia, mulai dari kamera HP, kamera digital, hingga kamera DSLR.

Seri Kapal Legendaris TNI AL : KRI Multatuli 561

Spesifikasi KRI Multatuli 561

KRI Multatuli 561 merupakan kapal perang dari jenis Submarine Tender yang dibuat di galangan kapal Ishikawajima-Harima yang terletak di Tokyo, Jepang. Kapal ini memiliki bobot benaman sebesar 3.220 ton. Dimensi kapal ini yakni panjang total 111,35 meter ; lebar total 16 meter ; serta memiliki Draught sebesar 6,98 meter. Kapal ini ditenagai dengan mesin Diesel Burmeister and Wain yang mampu menghasilkan daya sebesar 5.500 Brake Horsepower. Dengan daya tersebut kapal ini dapat dipacu hingga kecepatan maksimal 18,5 knot. Sedangkan dalam kecepatan jelajah yakni 16 knot, kapal ini sanggup berlayar hingga sejauh 6.000 nautikal mil atau setara dengan 11.000 kilometer.

Seri Kapal Legendaris TNI AL : KRI Multatuli 561

Untuk urusan persenjataan, kapal perang ini diperlengkapi dengan 6 unit meriam kaliber 37 milimeter yang ditempatkan pada dua mounting laras tunggal dan dua mounting laras ganda. Selain itu, ada pula senjata meriam anti pesawat kaliber 14,7 milimeter sebanyak 4 unit yang ditempatkan pada dua mounting laras ganda.

Sejatinya, pada bagian buritan kapal (belakang kapal,red) ditempatkan juga sebuah meriam kaliber 76 milimeter. Namun karena adanya modifikasi berupa penambahan landasan helikopter dan pemasangan hangar pada tahun 1998, maka meriam tersebut terpaksa harus dilepas guna memenuhi kebutuhan operasional helikopter dari atas geladak kapal tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Ngeteng, Cara Angkatan Udara Singapura Memperbanyak F-16 RSAF

Beli Ngeteng, Cara Singapura Memperbanyak F-16 RSAF - HobbyMiliter.com. Dalam diskusi diskusi di forum forum militer online maupun di grup grup militer di Facebook,...

Begini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia

Begini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia - HobbyMiliter.com - Meski telah jutaan tahun membalut Bumi, belum seluruh bagian atmosfer bisa...

Foto – Foto Dokumentasi Pendudukan Tentara Soviet di Perang Afghanistan Era 80-an

Foto - Foto Dokumentasi Pendudukan Tentara Soviet di Perang Afghanistan Era 80-an - HobbyMiliter.com. Perang Soviet di Afghanistan berlangsung selama lebih dari sembilan tahun....

Foto Foto Langka KRI Irian, Kapal Perang Indonesia Asal Soviet

Foto Foto Langka KRI Irian, Kapal Perang Indonesia Asal Soviet - HobbyMiliter.com. Pada saat persiapan operasi Trikora dalam rangka perebutan Irian Barat (sekarang Provinsi...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua