Pesawat Latih T50A Capai 100 Sorti Penerbangan
Pesawat Latih T50A Capai 100 Sorti Penerbangan.Sumber : defence-blog.com

Hobbymiliter.com – Pesawat Latih T50A Capai 100 Sorti Penerbangan. Lockheed Martin, perusahaan produsen pesawat tempur asal Amerika Serikat, berhasil membukukan catatan baru dalam rangkaian sejarah perusahaan tersebut. Produk Pesawat Jet Latih besutannya, T50A, berhasil mencapai sorti penerbangan ke-100 nya dua hari yang lalu.

Sorti penerbangan istimewa ini dilaksanakan di atas fasilitas Lockheed Martin di Carolina Selatan tepatnya di wilayah Greenville. Dalam sorti penerbangan kali ini, pilot uji pesawat tersebut kembali mendemonstrasikan kemampuan yang dimiliki oleh pesawat yang merupakan salah satu kandidat dalam kompetisi pengembangan pesawat Advanced Pilot Training yang diadakan oleh Angkatan Udara Amerika Serikat.

Dalam sorti penerbangan ke-100 nya tersebut, T50A melaksanakan misi penerbangan rutin dimana dalam tiap misinya dilakukan skenario latihan pertempuran udara ke udara (air to air) ; pertempuran udara ke darat (air to ground) ; pertempuran udara ke permukaan (air to surface) ; serta latihan penguasaan instrument penerbangan (instrument proficiency training). Sorti penerbangan rutin ini dilaksanakan sebagai bentuk perwujudan Lockheed Martin dalam menampilkan kesiap siagaan elemen pesawat latih yang masih dalam proses experimental tersebut. Lockheed Martin juga menyatakan secara tidak langsung bahwa dalam pelaksanaan misi terbang rutinnya juga sekaligus mengumpulkan data – data hasil uji dan pengetesan instrument atau peralatan yang terpasang pada pesawat tersebut untuk kemudian dikumpulkan kembali ke Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan terkait program T-X yang mereka telah gagas sejak medio 2003 (meskipun kenyataan nya secara resmi mengalami pasang surut hingga akhirnya dimulai kembali pada tahun anggaran 2016).

Baca juga :   Inilah Asal Mula Julukan Fighting Falcon Bagi F-16

Adapun program APT (Advanced Pilot Training) yang sering disebut sebagai program T-X ini merupakan proyek Angkatan Udara Amerika Serikat untuk mencari pesawat pengganti pesawat jet latih T-38 Talon yang akan dipensiunkan dalam waktu dekat.

T50A sendiri dibuat dengan menawarkan konsep kesiapan dan kehandalan serta dibangun dalam kerangka berpikir pesawat jet tempur generasi ke lima. Secara khusus AU Amerika Serikat juga menginginkan satu tipe pesawat jet latih yang dapat melakukan atau memberikan pelatihan bagi calon pilot pesawat tempur generasi ke lima yang dimiliki AS saat ini, yakni F-22A Raptor dan F-35 Lightning. Selain dapat melatih calon pilot F-22A atau F-35, pesawat yang memenangi proses tender T-X juga harus dapat digunakan untuk melatih pilot skuadron tempur yang berada di garis depan dengan pesawat jet tempur generasi ke empat sekelas F-15 Eagle atau F/A-18 F Super Hornet.

Jangan lupa isi form komentar di bawah
ARTIKEL MENARIK LAINNYA UNTUK ANDA