Pesawat Tempur F35

Program penggabungan pesawat tempur masa depan yaitu F35 kini sedang dihadapkan dengan permasalahan suku cadang. Jika sebuah pesawat dikarenakan sudah tua atau karena terkena embargo mengalami kelangkaan suku cadang mungkin hal tersebut masih bisa dimaklumi. Jika kita menengok sekilas pesawat tempur sekelas F35 menghadapi masalah tersebut, maka apa kata dunia?

Pesawat Tempur F35
  • Facebook
  • Google+
  • Twitter
  • Tumblr
  • Pinterest

F35 bisa dikatakan mempunyai kesiapan 78% karena selama delapan bulan periode bulan Januari hingga Agustus, pesawat ini mengalami gagal terbang sebanyak 22% yang disebabkan oleh beberapa faktor. Faktor yang paling fatal dikarenakan langkanya suku cadang, meskipun masalah ini sudah disuarakan sudah cukup lama namun dibantah oleh Dephan AS.

(Government Accounting Office) atau Badan Pemeriksa Keuangan AS mengungkapkan bahwa masalah ini merupakan masalah kronis, karena dengan kelangkaan suku cadang maka dapat berdampak pada kesiapanan Departemen Pertahanan.

F35 Pesawat Tempur
  • Facebook
  • Google+
  • Twitter
  • Tumblr
  • Pinterest

Pesawat tempur F35 menggunakan sistem pendukung serta manajemen logistik berbasis perangkat lunak yang disebut ALIS (Autonomous Logistics Information System). Namun sayang sistem perangkat lunak ini juga tidak mendapatkan pendanaan yang cukup baik karena alasan penghematan biaya.

Seharusnya ALIS bukan hanya menghubungkan kebutuhan dari AL, AU dan Korps Marinir AS, namun juga dari negara pengguna serta pembeli pesawat tempur F35 ini. Sehingga ALIS akan menghubungkan stok komponen yang dimilikinya dan dipesan oleh depot di seluruh dunia. Tapa pada kenyataannya (Autonomous Logistics Information System) terhadang oleh masalah sistem keamanannya serta masalah pembiayaannya.

ARTIKEL MENARIK LAINNYA UNTUK ANDA