Simulator F-16A ini akhirnya tiba di Tanah Air pada November 1997, kira-kira dua tahun sejak kontrak pembuatan, kemudian pengintegrasian dan pengujiannya dilakukan. Di Lanud Iswahjudi sendiri, proses instalasi simulator ini selesai pada Februari 1998. Dan sebulan kemudian, 17 Maret 1998 Simulator F-16A Block 15 OCU (Operational Capabilities Upgrade) milik TNI AU itu resmi digunakan.

Simulasi bertempur

Jika kita membandingkan Simulator F-16 A TNI AU yang bernaung dibawah Wing 3 Lanud Iswahjudi ini, mengingatkan kita kepada bentuk rupa Planetarium di Jakarta. Bedanya fasilitas ini berukuran mini. Dome Assembly, atau ‘rumah’ dari simulator berbentuk kubah seperti bola dunia. Dinding bagian dalamnya yang licin sekaligus berfungsi sebagai layar besar untuk menampilkan berbagai gambar panorama yang dipancarkan proyektor. Bentuk bulat dome disadari mampu memberikan daerah sapuan (scanning area) lebih luas, sehingga memberikan pengalaman terbang yang jauh lebih real dibandingkan dengan ketika menggunakan layar datar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here