Friday, July 3, 2020
Home Berita Militer Dunia Militer China China: Kami Tidak Akan Ikut Negosiasi Perjanjian Pengurangan Senjata Nuklir

China: Kami Tidak Akan Ikut Negosiasi Perjanjian Pengurangan Senjata Nuklir

China: Kami Tidak Akan Ikut Negosiasi Perjanjian Pengurangan Senjata Nuklir – HobbyMiliter. Pemerintah China beberapa waktu yang lalu menolak sebuah ajakan untuk turut serta dalam pembicaraan mengenai perjanjian pembatasan senjata nuklir dengan pihak Amerika dan Rusia. China secara jelas mengatakan tidak akan ikut dalam pembicaraan tiga pihak tersebut.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa dirinya dan Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari Jumat lalu mendiskusikan mengenai kemungkinan adanya perjanjian baru yang berkenaan dengan masalah pembatasan senjata nuklir, dimana diharapkan China, sebagai salah satu pemilik senjata nuklir ketiga terbanyak di dunia bisa ikut serta di dalamnya.

BACA JUGA :  Foto Foto Deployment 3 F-16A Skadron Udara 16 di Lanud Manuhua Biak

China: Kami Tidak Akan Ikut Negosiasi Perjanjian Pengurangan Senjata Nuklir
China: Kami Tidak Akan Ikut Negosiasi Perjanjian Pengurangan Senjata Nuklir

Menteri Luar Negeri China Geng Shuang mengatakan bahwa kekuatan nuklir yang dimiliki China masih dalam kategori ‘level rendah’ dari yang dibutuhkan oleh postur keamanan negaranya. Dan dengan itu, tidak bisa dibandingkan dengan kekuatan nuklir yang dimiliki Rusia dan Amerika Serikat.

“China menolak upaya setiap negara lain  mengatur China dalam hal pembatasan senjata, dan dengan begitu, tidak akan ikut serta dalam segala pembicaraan perjanjian pengurangan dan pembatasan senjata nuklir trilateral apapun,” sebut Geng Shuang dalam wawancaranya untuk menanggapi pernyataan Donald Trump tersebut.

China: Kami Tidak Akan Ikut Negosiasi Perjanjian Pengurangan Senjata Nuklir
China: Kami Tidak Akan Ikut Negosiasi Perjanjian Pengurangan Senjata Nuklir

China sendiri, menurut Geng Shuang, selalu mengupayakan usaha usaha pelarangan senjata nuklir secara menyeluruh dan pemusnahan total senjata nuklir dari muka bumi. Namun, selama pihak lain masih memiliki senjata nuklir, China juga harus melindungi keamanan negaranya.

BACA JUGA :  Su-34 yang megah DOGFIGHTS dengan sepupunya Su-27

China percaya bahwa negara negara dengan stok senjata nuklir terbesar mempunyai tanggung jawab khusus dalam penghapusan senjata nuklir secara menyeluruh. Dan negara negara tersebut, merujuk ke Rusia dan Amerika Serikat, harus mengurangi jumlah senjata nuklirnya lebih jauh lagi dalam proses yang bisa diverifikasi dan tidak bisa dikembalikan lagi. Hal tersebut akan membuat negara negara nuklir lain, yang jauh lebih kecil kemampuannya seperti China, akan ikut serta. Demikian jelas Geng Shuang.

Perjanjian pengurangan senjata nuklir terbaru antara Rusia dan Amerika, START II yang ditandatangani tahun 2011, yang secara efektif mengurangi persenjataan nuklir strategis yang dimiliki oleh Rusia dan Amerika, tidak bisa mengatur pengurangan senjata nuklir milik negara lain. Perjanjian tersebut akan kadaluarsa pada bulan Februari 2021 nanti, dan bisa diperpanjang 5 tahun lagi jika Rusia dan Amerika Serikat sama sama menyetujuinya.

BACA JUGA :  Pengamat Peringatkan Iran Akan Sering Memprovokasi Angkatan Laut AS

China: Kami Tidak Akan Ikut Negosiasi Perjanjian Pengurangan Senjata Nuklir

Dan diharapkan, dalam perjanjian baru setelah 2021 nanti, China bisa ikut serta. Suatu hal yang China masih menolak demi kepentingan keamanan nasional negaranya.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Sejarah Insiden Bawean: Aksi Koboi F/A-18 US Navy di Atas Laut Jawa

Sejarah Insiden Bawean: Aksi Koboi F/A-18 US Navy di Atas Laut Jawa - HobbyMiliter.com. Aksi koboi udara Amerika Serikat pernah terjadi tanggal 3 Juli 2003...

Modifikasi Heli Serang Bell AH-1J, Langkah Iran Merevitalisasi Kekuatan Militer

Modifikasi Heli Serang Bell AH-1J, Langkah Iran Merevitalisasi Kekuatan Militer - HobbyMiliter.com. Seiring meningkatnya ketegangan, menyusul mundurnya Amerika Serikat dari kesepakatan damai yang ditandatangani era...

Mengenal Kawasaki P1 Pesawat Patroli Maritim Baru dari Jepang

Mengenal Kawasaki P1 Pesawat Patroli Maritim Baru dari Jepang - HobbyMiliter.com. Jepang sadar betul posisi dan kondisi geografisnya sebagai negeri kepulauan. Terlebih dalam hubungan dengan...

Foto Foto Kuburan Pesawat Tempur Rusia di Lebyazhye

Menengok Kuburan Pesawat Tempur Rusia di Lebyazhye - HobbyMiliter.com -  Lebyazhye Air Force Base dulunya adalah pangkalan udara militer milik Angkatan Udara Rusia. Pangkalan...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua