Foto Satelit: Kapal Induk China Ke 3 Dibangun, Jauh Lebih Besar Dari Liaoning

5
9166
J-15. Pesawat tempur China yang berbasis di kapal induknya
J-15. Pesawat tempur China yang berbasis di kapal induknya

Foto Satelit: Kapal Induk China Ke 3 Dibangun, Jauh Lebih Besar Dari Liaoning – HobbyMiliter.com. Menurut foto satelit terbaru, saat ini galangan kapal China sudah memulai melakukan kegiatan konstruksi pembangunan kapal induk China yang ke tiga. Kapal induk ketiga ini akan berbeda dengan dua kapal induk China yang pertama. Kapal induk China yang pertama, Liaoning (Type 001) adalah kapal induk yang dibangun China dari kapal induk Soviet yang tidak selesai pembangunannya. Kapal induk yang sebelas dua belas dengan kapal induk Rusia Admiral Kuznetsov ini merupakan kapal induk kecil yang menggunakan metode sky-jump dalam meluncurkan pesawatnya, bukan ketapel seperti kapal induk besar Amerika maupun Perancis. Kapal induk Liaoning China ini mulai aktif pada tahun 2012.

Kapal induk China yang kedua adalah Type 001A. Kapal yang akan dinamakan Shandong ini merupakan hasil reverse engineering langsung dari kapal induk Type 001. Kapal induk ini dibangun di dalam negeri oleh galangan kapal Dalian. Baik Liaoning maupun Shandong sama sama merupakan kapal induk kecil yang hanya membawa 20 hingga 30 pesawat dan helikopter dari berbagai jenis. Khusus untuk pesawat, diluncurkan dengan metode sky jump, yang membuat pesawat tidak bisa diterbangkan dengan muatan maksimalnya. Kapal induk ke dua ini sudah selesai pebuatannya tahun 2018 yang lalu dan sedang menjalani berbagai sea trial di Angkatan Laut China.

BACA JUGA :  Tiongkok Luncurkan Kapal Induk Kedua

"Foto

Akhir bulan April yang lalu, lembaga Center for Strategic and International Studies mengeluarkan foto foto citra satelit dari sebuah galangan kapal di China yang ditengarai sedang membangun kapal induk China yang ketiga. Foto foto satelit dari galangan kapal Jiangnan yang terletak di luar Shanghai ini menampakkan aktifitas pembangunan modul modul kapal induk yang lebih besar dari Liaoning dan Shandong.

Pemerintah China sendiri menolak berkomentar mengenai masalah pembangunan kapal induk ke tiga ini walaupun media pemerintah China beberapa kali mengeluarkan petunjuk petunjuk tertentu sebelumnya. Bagaimana program pembangunan kekuatan kapal induk China masih sangat rahasia dan tidak terbuka.

"Foto

Foto satelit yang diperoleh oleh CSIS menggambarkan bahwa kapal induk yang diberi kode Type 002 ini akan memiliki ukuran yang jauh lebih besar dari pada kedua kapal induk China yang sekarang. Para analis di CSIS mengatakan, dari ukuran yang terlihat, kapal induk ke tiga China ini akan memiliki ukuran diatas kapal induk Perancis Charles de Gaulle namun masih lebih kecil dari pada kapal induk kelas Ford milik Amerika Serikat. Diperkirakan kapal induk China terbaru ini sudah merupakan kapal induk type flat-top yang memiliki ketapel elektromagnetik untuk meluncurkan pesawat tempurnya.

BACA JUGA :  Nasib Kapal Induk HTMS Chakri Naruebet milik Thailand

Hal ini merupakan kemajuan yang luar biasa, karena hingga kini teknologi ketapel di kapal induk hanya dipegang oleh Amerika Serikat dan Perancis saja. Bahkan Uni Soviet dan Rusia sebagai penerusnya belum pernah bisa membangun kapal induk type flat-top yang dilengkapi dengan ketapel. Keuntungan sistem ini adalah, pesawat tempur dapat diterbangkan dengan beban maksimal, artinya mempunyai muatan senjata penuh dan bahan bakar maksimal. Selain itu, dengan ukuran kapal induk yang lebih besar, dipastikan jumlah pesawat dan helikopter yang bisa dibawa dalam suatu misi pun akan jauh lebih banyak lagi dari pada sekarang.

"Foto

Diperkirakan China akan memiliki 6 kapal induk operasional pada tahun 2030 nanti. 2 dari Type 001 dan 001A serta empat lainnya dari type 002. Saat ini, pembangunan kapal kapal pendukungnya pun dilakukan dengan luar biasa. Beberapa tahun terakhir, China meluncurkan belasan destroyer dan puluhan fregat bertonase besar. Jumlah kapal baru dan modern yang diluncurkan China untuk memodernisasi Angkatan Lautnya ini berkali kali lipat lebih banyak dari pada yang diluncurkan oleh Rusia pada periode yang sama.

BACA JUGA :  Kisah Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov
Perbandingan antara kapal induk Type 002 denga Type 001
Perbandingan antara kapal induk Type 002 denga Type 001A

Bahkan, dengan teknologi menyerupai AEGIS nya destroyer Amerika, kapal kapal China ini diperkirakan lebih canggih, memiliki firepower lebih besar dan jarak jangkau yang lebih jauh dari pada kapal kapal baru Rusia yang akhir akhir ini hanya berkutat membangun kapal bertipe korvet. Pembangunan puluhan kapal perang ini dimaksudkan China untuk menyiapkan armada Carrier Battle Group bagi kapal induk kapal induknya nanti.

China, dengan dana yang luar biasa, mengebut pembangunan armada maritimnya. Saat ini memang, China masih masih belum memerintahkan kedua kapal induknya melalangbuana seperti yang dilakukan oleh negara negara pemilik kapal induk lain. Hal tersebut lebih di karenakan China masih dalam tahap belajar dan menguji coba doktrin pengoperasian kapal induk serta mencari dan menerapkan teknologi teknologi baru dalam kedua kapal induknya tersebut. Namun dengan kebutuhan China mengamankan Sea Line of Communication nya dalam kerangka One Belt One Road Initiative, makadari kacamata China wajar saja China mulai membangun hingga 6 Carrier Battle Group dalam waktu singkat.

Namun, bagaimana tanggapan dan reaksi dari negara sekitar China?

 

5 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here