Thursday, July 9, 2020
Home Berita Militer Berita Militer Indonesia Pesawat Tanker KC-130B TNI AU Selesai Jalani Retrofit, Siap Bertugas Kembali

Pesawat Tanker KC-130B TNI AU Selesai Jalani Retrofit, Siap Bertugas Kembali

Pesawat Tanker KC-130B TNI AU Selesai Jalani Retrofit, Siap Bertugas Kembali – HobbyMiliter.com – Pesawat Tanker KC-130B dengan nomor ekor atau Tail Number A-1309 yang dioperasikan oleh Skuadron Udara 32 TNI Angkatan Udara, dikabarkan telah tiba di Indonesia untuk kembali menjalankan tugasnya sebagai pesawat bantuan pengisian bahan bakar di udara bagi unsur pesawat tempur TNI Angkatan Udara. Sebelumnya, pesawat tanker ini dikabarkan sedang menjalani proses Retrofit untuk memperkuat struktur badan pesawat, serta upaya peningkatan kemampuan terhadap pesawat tanker tersebut.

Proses Retrofit terhadap pesawat tanker milik Skuadron Udara 32 TNI AU ini dilaksanakan di AIROD (Aircraft Inpection Repair and Overhaul Depot) yang berada di Selangor, Malaysia. Dikirim sejak bulan Agustus tahun 2016 silam, pesawat ini menjalani proses retrofit selama kurang lebih tiga tahun sebelum akhirnya dikirim kembali ke Indonesia pada hari Sabtu, 29 Juni 2019 lalu. Diterbangkan secara ferry flight dari Malaysia ke Malang, Jawa Timur yang merupakan markas dari Skuadron Udara 32 TNI Angkatan Udara.

BACA JUGA :  Kapal Perang Filipina BRP Tarlac Bertabrakan Dengan Kapal Tanker

Beberapa pekerjaan yang dilakukan oleh AIROD dalam proses Retrofit pesawat tanker KC-130B Tail Number A-1309 yakni penggantian outer wing, penguatan struktur badan pesawat, peningkatan / modifikasi ECS, APU (Auxiliary Power Unit,red), perangkat avionic, serta generator disconnect. Pesawat tanker milik TNI AU tersebut mendarat di Lanud Abdulrachman Saleh pada hari Sabtu, 29 Juni 2019 pada pukul 11.50 WIB. Kedatangan pesawat tanker tersebut disambut dengan upacara militer dan prosesi penyiraman air bunga yang dilakukan oleh Komandan Lanud Abdulrachman Saleh, Marsma TNI Hesly Paat di lapangan apel Skadron Udara 32.

BACA JUGA :  Voronezh, Stasiun Radar Peringatan Dini Termutakhir Rusia

Pesawat tanker milik TNI Angkatan Udara tersebut diterbangkan dari Pangkalan Udara Subang, Malaysia oleh pilot Letkol Penerbang Taufik NC. Lama waktu penerbangan yang ditempuh dari Malaysia hingga ke Malang, Jawa Timur yakni sekitar empat jam.

Pesawat tanker KC-130B Tail Number A-1309 merupakan satu-satunya pesawat tanker yang dimiliki oleh TNI Angkatan Udara. Mengabdi sejak tahun 1960-an, pesawat ini asalnya merupakan satu dari dua unit KC-130B Hercules yang dimiliki TNI AU. Satu unit yang lain, dengan Tail Number  A-1310 telah jatuh di Medan, Sumatera Utara pada beberapa tahun yang lalu. Uniknya, meski merupakan alutsista buatan Amerika Serikat, KC-130B yang dimiliki dan dioperasikan oleh Skuadron udara 32 Lanud Abdulrachman Saleh, Malang ini mampu melaksanakan proses pengisian bahan bakar di udara atau Air Refuelling terhadap unsur pesawat tempur Sukhoi Su-27 dan Sukhoi Su-30 milik TNI Angkatan Udara yang notabene merupakan alutsista buatan Russia.

4 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Kisah Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov

Kisah Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov - HobbyMiliter.com. Admiral Kuznetsov saat ini merupakan kapal induk satu satunya milik Rusia. Itupun sebetulnya dalam klasifikasi kapal Angkatan...

EA-18G Growler, Pesawat Tempur Australia Spesialis Peperangan Elektronik

EA-18G Growler, Pesawat Tempur Australia Spesialis Peperangan Elektronik - HobbyMiliter.com. Sudah sejak lama, peperangan elektronik dilakukan oleh manusia. Mulai dari penerjunan pelat pelat logam...

Mengenal AWACS, Radar Terbang Koreografer Pertempuran Udara

Mengenal AWACS, Radar Terbang Koreografer Pertempuran Udara - HobbyMiliter.com. Perang udara semakin kompleks dengan melibatkan kekuatan teknologi maju dan penguasaan informasi. Konsep early warning...

Eurosam SAMP/T MAMBA, Rudal Anti Pesawat Eropa

Eurosam SAMP/T MAMBA, Rudal Anti Pesawat Eropa - HobbyMiliter.com. Dinamisnya pertempuran udara membuat payung udara yang mumpuni tidak bisa hanya mengandalkan eksistensi pesawat tempur...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua