Saturday, March 2, 2024
HomeMiliterAlutsistaJunkers Ju-87 Stuka, Pembom Tukik Legendaris Jerman di Perang Dunia 2

Junkers Ju-87 Stuka, Pembom Tukik Legendaris Jerman di Perang Dunia 2

Junkers Ju-87 Stuka, Pembom Tukik Legendaris Jerman di Perang Dunia 2
Junkers Ju-87 Stuka, Pembom Tukik Legendaris Jerman di Perang Dunia 2

Selepas versi A penambahan kemampuan senapan ditingkatkan. Yakni dengan pemasangan dua senapan mesin Rheinmetall MG 17 7,92mm, kanon 20mm MG 151/20 (Ju-87D-5, D-8), dan kapasitas bom yang lebih dari satu ton. Begitupun dengan penggantian mesinnya agar menambah kecepatan terbang.

Namun, bukan berarti kesaktian Stuka tak bisa dilumpuhkan dalam sejarah pertempurannya. Hal ini sebenarnya sudah mulai terasa dalam peperangan besar dengan negara tetangga Inggris. Dalam Battle of Brittain sebanyak 280 Ju-87 ditcrbangkan untuk menyerang Inggris. Dalam perang ini meski Stuka meraih kemenangan dengan menjatuhkan pesawat tempur RAF, namun pada babak-babak berikutnya Stuka ber-guguran.

stuka

Tidak lain hal ini akibat pengepungan yang dilakukan dua pemburu cepat nan tangguh Supermarin Spitfire dan Hawker Hurricane. Versi B, yang turun dalam peperangan menyeberang Selat Inggris ini sering diolok-olok sebagai sitting duck (sasaran empuk) di udara bagi pesawat tempur Inggris. Bayangkan, dalam enam hari peperangan, 60 Ju 87 dijatuhkan pihak lawan. Rata rata 10 pesawat gugur per hari nya.

BACA JUGA :  Pasukan Tiongkok Masuki dan Klaim 45 Kilometer Wilayah Perbatasan India

Oleh sebab itu, guna menyiasati bergugurannya Stuka dalam pertempuran berikutnya yang masuk dalam medan lebih ganas, Ju-87 sering dikawal oleh fighter. Disamping pada perkembangan berikutnya dioperasikan pula sebagai pembom malam (night bomber)

Dalam Battle of Kursk (1943-1944) Ju-87 pun mulai menemukan tandingan yang lebih hebat. Tidak lain dia adalah pesawat serang darat Il-2 Shturmovik. Gerak langkah Ju-87 yang dikawal Bf-109G dan Fock-Wulf Fw190A dimatikan oleh pesawat tempur taktis Lavochkin La-5FN dan Yakovlev Yak-9 yang bersenjatakan senapan mesin kaliber 12,7 mm 200 peluru dan kanon shVAK 20 mm 120 peluru.

BACA JUGA :  MARINIR INDONESIA – AMERIKA KEJAR MUSUH DI HUTAN SELOGIRI
Ukuran peluru 37mm Stuka
Ukuran peluru 37mm Stuka

Dalam pertempuran hebat ini, dua pihak memang saling memukul. Namun Jerman kehilangan pesawat lebih banyak yakni 900 buah dibanding Soviet yang kehilangan 600 pesawat. Dua Ace Jerman Heinz Schmidt (173 kemenangan) dan Max Stotz (189 kemenangan) juga tamat riwayatnya dalam perang besar ini.

Selepas tahun ini, peran pembom tukik Ju 87 yang terasa menua akhirnya bergeser menjadi pesawat pendukung serangan darat (close support) atau Schlachtflugzeug, yakni dimulai pada versi D-5. Alasannya jelas, mengingat Ju 87 tidak bisa terus menerus dikawal fighter. Fighter dibutuhkan di tempat lain.

BACA JUGA :  Latih Awak PzH2000 Dari Ukraina, Jerman Siap Kirimkan Sistem Artileri Bantu Ukraina

stuka

Bahkan, lebih dari itu, akhirnya Stuka juga digunakan untuk “pekerjaan remeh” menarik glider. Ada kemenangan, ada kekalahan. Namun dalam PD II Ju-87 Stuka tentu adalah fenomena tersendiri.

Apalagi pembom ini dikenang sebagai pembom legendaris. Berkaitan langsung atau tidak, versi pembabat tank pembom ini disebut-sebut mengilhami pembuatan pesawat serang darat penghancur tank A-10 Thunderbolt (Warthog) milik AS, yang kejayaannya sempat kita saksikan dalam Perang Teluk 1991.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

72-as-kecam-kunjungan-presiden-taiwan-ke-laut-cina-selatan

AS Kecam Kunjungan Presiden Taiwan Ke Area Sengketa Laut Cina Selatan

0
Hobbymiliter.com - Amerika Serikat mengecam dengan tajam tindakan Presiden Taiwan, Ma Ying-jeou yang berencana akan berkunjung ke pulau di Laut Cina Selatan, Itu Aba, yang...

Recent Comments