Tuesday, November 24, 2020
Home Operation St Circus: Operasi Intelijen CIA melawan China di Tibet

Operation St Circus: Operasi Intelijen CIA melawan China di Tibet

HobbyMiliter.com – Operation St Circus: Operasi Intelijen CIA melawan China di Tibet. Selama hampir dua dekade Badan Intelijen Amerika ClA (Central Inteligence Agency) menggalang, melatih dan memodali kelompok perlawanan Tibet yang menjuang melawan pasukan pendudukan RRC. Kebijakan luar negeri AS yang kerap berubah membuat posisi kelompok perlawanan Tibet bak anak ayam kehilangan induk. Riwayat kelompok perlawanan Tibet tamat akibat perpecahan internal.

Masih ingat film layar lebar lansiran Hollywood yang berjudul Seven Years in Tibet? Dalam histodrama yang dibintangi oleh aktor beken Brad Pitt dan David Thewlis itu digambarkan serba-serbi kehidupan bangsa Tibet pada pengujung dekade 1940-an yang masih hidup dalam atmosfir religius yang begitu kental.

BACA JUGA :  Kejutan Beijing: Ekspor Senjata Tiongkok Naik Dua Kali Lipat

Segala ketenteraman dan ketenangan hidup yang selama ratusan tahun dinikmati warga penghuni puncak Pegunungan Himalaya ini mulai terusik tatkala pada tahun 1950 rejim komunis Republik Rakyat China (RRC) mulai melebarkan hegemoninya ke kawasan yang kerap dijuluki sebagai puncak dunia tersebut. Kehadiran mereka amat mengusik ketenangan warga Tibet.

Namun lewat aksi kekerasan yang digelar secara barbar dan masif pada musim gugur tahun 1951, Tentara Pembebasan Rakyat RRC berhasil menguasai ibukota Lhasa, sekaligus mendepak Dalai Lama, pemimpin negara dan tokoh religi utama masyarakat Tibet, dari tampuk kekuasaannya.

BACA JUGA :  Contoh Kasus Pengingkaran Kewajiban Warga Negara Beserta Penyebab Dan Solusi

Dalih pihak Beijing, Dalai Lama menolak kesepakatan kerjasama bertajuk “Rencana Pembebasan Damai Tibet” yang ditawarkan Beijing. Secara teoritis mayoritas isi klausul kesepakatan kerjasama RRC-Tibet itu tampaknya memang lebih menguntungkan Tibet. Namun pada prakteknya RRC telah menjabarkan isi traktat kerjasama itu lewat penindasan dan pembantaian sejumlah pendeta (Lama) dan kepala suku yang dianggap membangkang kemauan RRC.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis- Hobbymiliter.com. SMX-31 adalah suatu konsep kapal selam masa depan dari negeri Baguette. Konsep ini adalah unik karena memperkenalkan...

STRIL, Sistem koordinasi & datalink AU Swedia

Sejarah STRIL, Sistem Koordinasi & datalink AU Swedia- Hobbymiliter.com.  Bahwa Swedia terkenal sebagai salah satu negara di semenanjung Skandinavia yang bersifat independen atau dalam...

Bagaimana drone menaklukkan pertahanan udara ?

Bagaimana drone menaklukkan pertahanan udara ?- Hobbymiliter.com. Bidang Pertahanan udara dewasa ini memiliki sebuah pertanyaan,  utamanya setelah perang Suriah, Libya, serangan drone AS di...

Barbel Class, kapal selam diesel terakhir AS

Barbel Class, kapal selam diesel terakhir AS- hobbymiliter.com. Bahwa dewasa ini kita mengenal Angkatan laut AS utamanya dari armada kapal selam nuklirnya. Nama-nama seperti...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua