Thursday, September 24, 2020
Home Blog Militer Referensi Makna Pancasila Sebagai Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia

Makna Pancasila Sebagai Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia

Makna Pancasila Sebagai Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia – HobbyMiliter.com – Kita pasti sudah tahu betul bahwa Pancasila adalah dasar negara Republik Indonesia. Sebagai warga masyarakat tentu saja kita harus bisa memaknai apa yang terkandung di dalam lima sila tersebut. Kira-kira, apa saja makna pancasila itu?

Pengertian Pancasila Menurut Para Ahli

Sebelum membahas apa itu makna pancasila, berikut ini ada beberapa penjelasan mengenai arti Pancasila menurut para ahli, diantaranya:

  1. Soekarno

Menurut Ir. Soekarno, pancasila memiliki arti isi dan juga jiwa raga bangsa Indonesia, yang telah turun temurun serta berabad-abad lamanya terdiam dalam cengkeraman budaya Barat. Oleh karena itu, pancasila itu harus benar-benar dipahami bukan hanya soal falsafah kehidupan bangsa dan negara tapi punya makna yang sangat luas di dalamnya.

  1. Notonegoro

Notonegoro mengemukakan bahwa pengertian pancasila ialah dasar, falsafah sekaligus ideologi negara. Perannya sangat penting, dimana pancasila diharapkan menjadi sumber pandangan hidup masyarakat. Itu artinya pancasila bisa menjadi alat pemersatu bangsa dalam menghadapi rintangan.

  1. Muhammad Yamin

Menurut Muhammad Yamin, arti pancasila merupakan lima dasar yang sangat berarti bagi bangsa Indonesia. Sehingga harus menjadi pedoman dalam merumuskan peraturan, terlebih yang menyangkut kehidupan berbangsa dan bernegara.

Nilai-Nilai Dalam Pancasila

Ada tiga nilai yang terkandung dalam pancasila. Ketiga nilai tersebut adalah:

  • Nilai fundamental

Menyatakan bahwa masing-masing sila yang ada di pancasila mempunyai sifat mutlak yang harus dijalankan. Tidak boleh ada sedikit saja perubahan dalam setiap susunan kata tersebut.

  • Nilai instrumental

Merupakan suatu bentuk pelaksanaan dari nilai fundamental. Berupa norma yang berlaku dalam kehidupan masyarakat. Seperti contohnya norma hukum, norma agama, norma sosial dan lainnya.

  • Nilai praktis

Arti dari nilai praktis ialah suatu nilai yang menjadikan kita agar mewarnai apa saja yang bisa kita perbuat dalam kehidupan setiap harinya.

BACA JUGA :  KP Orca 2, Kapal Patroli Pengawas Perikanan KKP

Makna Dan Nilai-Nilai Di Dalam Pancasila

Dari ketiga nilai tersebut rupanya terkandung dalam pancasila. Agar semakin spesifik, berikut makna dari nilai-nilai yang terkandung pada pancasila, yaitu:

Makna Dan Nilai Dalam Sila Kesatu Ketuhanan Yang Maha Esa

Seperti yang kita ketahui bahwa bunyi dari sila pertama pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa. Makna pancasila pada bagian kesatu ini adalah kebebasan bagi setiap warga masyarakat untuk memilih dan menganut agama masing-masing. Tidak ada paksaan maupun intimidasi untuk memeluk kepercayaan tertentu. Dalam sila pertama ini terkandung beberapa nilai seperti:

  1. Keyakinan Atas Adanya Tuhan Yang Maha Esa

Poin ini sangat penting karena setiap agama pasti mengenai kepercayaan kepada Tuhan. Dari sila ini pula dapat menghindarkan kita dari paham ateisme.

  1. Taqwa Kepada Tuhan

Dalam setiap kepercayaan beragama pasti sadar akan sebuah ketaqwaan. Dimana kita sebagai umat manusia harus menjalankan perintah dan menjauhi larangan Tuhan.

  1. Toleransi

Di Indonesia ada 6 agama yang diakui secara sah yaitu Islam, Hindu, Budha, Kong Hu Cu, Kristen dan Katolik. Sekalipun kita beda agama, dalam pancasila mengajarkan untuk saling menghargai.

Makna Dan Nilai Dalam Sila Kedua Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab

Sila kedua dalam pancasila bunyinya adalah kemanusiaan yang adil dan beradab. Sesama umat manusia kita harus memiliki sikap kemanusiaan juga punya adab yang baik. Penjelasan lebih lengkap mengenai makna pancasila bagian kedua ini adalah:

  • Persamaan Derajat Antar Warga Negara

Sejatinya sebagai warga masyarakat kita pasti punya perbedaan suku, agama, ras dan lainnya. Tapi itu semua tidak merubah derajat dan martabat kita yang sama jadi tak ada perbedaan diantara kita

  • Simbol Kemanusiaan

Bahwa sebagai warga negara kita harus mengutamakan adab di berbagai kesempatan. Kita tidak boleh bersikap semena-mena terhadap sesama.

  • Berani Dalam Membela Kebenaran
BACA JUGA :  Prinsip Demokrasi Pancasila di Negara Indonesia

Implementasi dari sila kedua ialah memiliki keberanian dalam membela kebenaran dan menegakkan keadilan.

  • Rasa Cinta Dan Bangga Terhadap Bangsa Indonesia

Pada sila kedua ini menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Secara tidak langsung, bangsa Indonesia memiliki tempat yang tinggi. Sehingga memberikan kebanggaan tersendiri.

Makna Dan Nilai Dalam Sila Ketiga Persatuan Indonesia

Pada sila ketiga pancasila berbunyi persatuan Indonesia. Singkat padat tapi penuh makna. Mengedepankan sikap persatuan agar tidak terpecah belah. Berikut adalah makna yang terkandung dalam sila ketiga pancasila, seperti:

  1. Rasa Persatuan Dan Kesatuan

Seperti yang kita ketahui kalau Indonesia ini terdiri berbagai pulau, bahasa, karakter dan lainnya. Sekalipun memiliki keanekaragaman, kita harus memiliki rasa persatuan. Jika kita tak mau bersatu, maka bisa mengakibatkan adanya perpecahan baik itu dalam lingkup wilayah kecil maupun besar.

  1. Bersedia Berkorban Demi Bangsa

Dalam persatuan dan kesatuan bangsa ini memberikan implementasi sikap sedia berkorban demi bangsa.

  1. Cinta Tanah Air

Pada sila ketiga ini mengajarkan kita semua untuk cinta tanah air Indonesia. Tempat kelahiran yang harus dijaga agar tidak dijajah oleh bangsa lain.

  1. Implementasi Terhadap Bhinneka Tunggal Ika

Dalam kalimat Bhinneka Tunggal Ika tersimpan makna bahwa berbeda-beda pasti satu jua. Dari situ kita bisa ambil kesimpulan bahwa semangat persatuan digambarkan dalam sila pancasila. Sekalipun kita beda ini itu, tapi kita tetap Indonesia yang memiliki persatuan. Dari situlah, secara sadar maupun tidak, kita telah menanamkan sikap Bhinneka Tunggal Ika di dalam jiwa.

Makna Dan Nilai Dalam Sila Keempat Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan

Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan adalah bunyi dari sila keempat. Makna pancasila yang terkandung berkaitan dengan nilai-nilai luhur, kerakyatan, musyawarah dan lainnya seperti:

  • Kedaulatan Di Tangan Rakyat
BACA JUGA :  Berbagai Pengertian HAM Hingga Contoh Pelanggarannya

Pada sila keempat ini memberitahukan bahwa kedaulatan berada di tangan rakyat. Dimana kekuasaan tertinggi ada di genggaman rakyat dan semua kepentingan yang harus diutamakan adalah keperluan rakyat.

  • Perwakilan Suara Rakyat

Kita menganut demokrasi yang memberikan kesempatan bagi setiap warga masyarakat dalam berpendapat. Di sini kita bebas menyampaikan aspirasi, tapi juga harus tanggung jawab.

  • Musyawarah Mufakat

Terdapat nilai musyawarah yang harus dilakukan dalam menyelesaikan ataupun merumuskan putusan, agar ditemui mufakat. Jadi suara banyak akan dipertemukan satu suara yang disetujui tanpa ada kecurangan.

Makna Dan Nilai Dalam Sila Kelima Keadilan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia merupakan bunyi pancasila yang terakhir. Dapat kita ketahui bahwa penjelasan utamanya adalah perihal keadilan bagi semua warga tanpa kecuali. Nilai yang terkandung dalam sila terakhir pancasila adalah:

  1. Berbuat Baik Pada Sesama

Sila kelima mengajarkan kita untuk berbudi baik kepada individu maupun kelompok lain.

  1. Menjaga Hak Dan Kewajiban

Menekan pada pentingnya menjaga hak dan kewajiban agar seimbang. Dengan begitu keadilan dapat terwujud.

  1. Menciptakan Kemajuan

Bahwasanya pembangunan harus menyeluruh dan merata. Supaya kemajuan juga berjalan adil dan tidak ada yang tertinggal.

Dapat disimpulkan bahwa makna pancasila sangat mendalam dan luas. Sebagai warga masyarakat, kita harus bisa menjalankan kelima sila tersebut. Sadar mau tidak, sebenarnya kita telah menemui contoh-contoh dari masing-masing elemen itu dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari memilih agama, itu dari sila pertama. Bersikap dengan rasa kemanusiaan dari sila yang kedua. Begitu juga lainnya, yang sebenarnya bisa kita temui dalam kehidupan sebagai warga negara.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Ngeteng, Cara Angkatan Udara Singapura Memperbanyak F-16 RSAF

Beli Ngeteng, Cara Singapura Memperbanyak F-16 RSAF - HobbyMiliter.com. Dalam diskusi diskusi di forum forum militer online maupun di grup grup militer di Facebook,...

Begini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia

Begini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia - HobbyMiliter.com - Meski telah jutaan tahun membalut Bumi, belum seluruh bagian atmosfer bisa...

Foto – Foto Dokumentasi Pendudukan Tentara Soviet di Perang Afghanistan Era 80-an

Foto - Foto Dokumentasi Pendudukan Tentara Soviet di Perang Afghanistan Era 80-an - HobbyMiliter.com. Perang Soviet di Afghanistan berlangsung selama lebih dari sembilan tahun....

Foto Foto Langka KRI Irian, Kapal Perang Indonesia Asal Soviet

Foto Foto Langka KRI Irian, Kapal Perang Indonesia Asal Soviet - HobbyMiliter.com. Pada saat persiapan operasi Trikora dalam rangka perebutan Irian Barat (sekarang Provinsi...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua