Tuesday, June 28, 2022
HomeAlutsistaPesawat TempurAT-6 Wolverine, Modifikasi Pesawat Latih Menjadi Pesawat COIN Anti Gerilya

AT-6 Wolverine, Modifikasi Pesawat Latih Menjadi Pesawat COIN Anti Gerilya

AT-6 Wolverine, Modifikasi Pesawat Latih Menjadi Pesawat COIN Anti Gerilya – HobbyMiliter.com – AT-6 Wolverine lahir sebagai varian baru dari pesawat latih T-6 Texan. Beechcraft Defense AT-6 Wolverine jadi piiihan baru pesawat penyerang ringan dan pengintai.

Wolverine atau Culo gulo, di dunia hewan adalah sejenis binatang pemakan daging yang rakus dari keluarga Mustelidae. Hewan berkepala moncong, berbulu tebal, dan berkaki pendek yang banyak hidup di kawasan dingin Kanada, Amerika Utara, hingga Siberia, Rusia ini sering juga disebut beruang kecil. Binatang ini sebenarnya punya kekerabatan dekat dengan musang dan linsang. Wolverine merupakan hewan buas, mampu menjelajah jauh, dan tak akan segan-segan memangsa predator lain seperti serigala bahkan beruang bila sumber makanan mereka sudah langka.

“Wolverine kami pilih dari 100 nama yang diusulkan karyawan kami untuk AT-6,” ujar Russ Bartlett, Presiden Beechcraft Detense Company, dalam Paris Air Show, Juni 2015. “Kami ingin menggambarkan karakter AT-6 seperti binatang tersebut. Pesawat ini andal digunakan untuk misi pertahanan sekaligus penyerangan,” tambahnya. November 2015 Wolverine diperkenalkan perdana di Dubai Airshow.

BACA JUGA :  Perusahaan AM General Tampilkan Sistem Meriam Ringan Kaliber 105 Milimeter Hawkeye di AUSA 2016
AT-6 Wolverine, Modifikasi Pesawat Latih Menjadi Pesawat COIN Anti Gerilya
AT-6 Wolverine, Modifikasi Pesawat Latih Menjadi Pesawat COIN Anti Gerilya

Di Pameran Kedirgantaraan Dubai 2015 tersebut, Bartlett menjabarkan lebih lanjut bahwa AT-6 telah berhasil menunjukkan performa terbaiknya dalam latihan Joint Terminal Attack Controllers NATO di Republik Ceko. Wolverine melaksanakan tujuh misi dan mendemonstrasikan 35 kali penembakan langsung dengan hasil akurat.

“Ini adalah misi penting pertama yang dilakukan Wolverine di tempat jauh dalam latihan siang dan malam sekaligus membuktikan kemampuan, ketangguhan, ketahanan, dan interoperabilitas AT-6 saat digunakan dalam skenario pertempuran besar sebagai Forward Air Controller (FAC),” urainya. Latihan dilaksanakan bersama 19 negara dengan 1.200 personel terlibat.

Burtlett melanjutkan, Wolverine dirancang sebagai pesawat kombatan multiperan. Selain sebagai pesawat penyerang dan pengintai, AT-6 dapat pula digunakan untuk latih, pengamanan pelabuhan, operasi anti narkotika, dan misi sipil seperti pengamatan bencana alam dan kebakaran hutan. Pesawat dilengkapi beragam perangkat modern mulai dari sensor, sistem avionek ber-arsitektur terbuka, hingga mesin terbaru Pratt and Whitney PT-6A-68D.

BACA JUGA :  Kisah Perang Pasukan Rusia: Insiden di Bandara Pristina, 1999

AT-6 dilengkapi komputer sistem misi seperti yang digunakan pada Lockheed Martin A-1OC Thunderbolt II, Hawker Beechcraft MC-12 Liberty, CMC Esterline Glass Cockpit 4000, plus L-3 WESCAM MX-15Di. Perangkat avionik di kokpit menampilkan data primer penerbangan, data mesin dan navigasi, flight management system, GPS, HUD (terintegrasi night vision goggle), MFD, dan panel kontrol. Sementara tongkat kemudi HOTAS (hands on throttle and stick) terdapat di kursi depan maupun belakang untuk pilot dan instruktur.

UFCP (up-front control panel) di kokpit depan dan belakang menampilkan kontrol navigasi dan mode udara ke udara serta udara ke darat. Perangkat ini juga mendukung komunikasi radio serta program dan pemilihan senjata. Kemudian PFD {primary flight display) menampilkan data-data penerbangan seperti posisi pesawat, kecepatan, ketinggian, dan arah penerbangan.

BACA JUGA :  Pesawat Hawk TNI AU Upgrade Fitur Baru, Apa Itu?

TSD (tactical situation display) meningkatkan kewaspadaan situasi dengan menampilkan perencanaan bertingkat yang dibutuhkan dalam pelaksanaan misi. MAP (moving map display) digital berwarna menampilkan keadaan pesawat terhadap situasi sekitar, serta EICAS (engine instrument and crew alerting system) menampilkan informasi sistem kendali pesawat serta keadaan mesin, propeler, hidrolik, bahan bakar, trim, flap, dan sebagainya.

Untuk komunikasi, AT-6 dilengkapi UHF/ VHF/ UHF-SATCOM, juga EPLARS (enhanced position location and reporting system), JTIDS (joint tactical information distribution system), dan SADL (situation awareness data link). Hal ini memungkinkan pilot berkomunikasi langsung baik dengan pangkalan, maupun dengan unit pasukan darat yang didukungnya, tanpa perlu harus direlay lagi.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

s-500 prometey rusia

Mengintip Kecanggihan Rudal S-500 Prometey Rusia Terbaru

2
Hobbymiliter.com - Berita dari Rusia terbaru, Sistem anti pesawat (darat-Ke-Udara/Surface-to-air missile/SAM) terbaru milik Rusia, S-500 Prometey (Prometheus) akan segera memulai ujicobanya dalam waktu dekat. Rudal...

Recent Comments