Friday, September 17, 2021
HomeBlog MiliterBerita MiliterIran Diperkuat Fregat dan Kapal Penyapu Ranjau Baru

Iran Diperkuat Fregat dan Kapal Penyapu Ranjau Baru

hobbymiliter.com –  Angkatan Laut Iran kini memiliki senjata baru setelah mendapatkan dua kapal perang perusak dan penyapu ranjau.

Upacara penyerahan dua kapal perang baru itu disiarkan oleh televisi pemerintah Iran pada Senin (14/6).

“Kementerian Pertahanan telah memasok dua kapal ke Republik Islam Iran, kapal perusak Dena dan kapal penyapu ranjau,” kata Presiden Iran Hassan Rouhani, seperti dikutip dari AFP.

Kedatangan dua kapal itu berlangsung tak lama setelah Iran mengumumkan “untuk pertama kalinya” mereka mengirim satu skuadron kecil kapal ke Samudra Atlantik guna memperkuat kemampuan maritim.

Kepala staf militer Iran mengatakan Dena adalah kapal perusak asli buatan dalam dalam negeri yang dilengkapi dengan zona pendaratan helikopter dan berbagai sistem pertahanan serta persenjataan.

Dena dirancang untuk melakukan perjalanan jarak jauh dan mampu menghancurkan semua target di udara maupun bawah air. Dena adalah fregat kelas Moudge keempat yang dibangun Iran di dalam negeri. Tiga kapal lainnya ditugaskan antara 2010 dan 2018. Kapal kelas Moudge dapat mengisi berbagai peran karena dilengkapi dengan persenjataan yang mampu mengenai sasaran di udara, di darat, dan di laut. Selain itu, Dena memiliki landasan pendaratan helikopter di deknya.

BACA JUGA :  Menhan Pakistan: Jika Perlu, Pakai Senjata Nuklir Untuk Melawan India!

Fregat Dena menurut catatan NavalNews.com, berbobot sekitar 1500 ton yang merupakan Proyek Mowj keempat Iran yang dibangun. Proyek ini sempat tertunda sejak tahun 2000-an, terutama karena perlunya penggantian beberapa komponen akibat sanksi.

Kapal-kapal proyek ini dibangun dengan beberapa perbedaan mencolok satu sama lain, sementara persenjataan utama secara umum tetap sama. Seperti pendahulunya, Dena membawa empat peluncur SAM Noor atau Ghader, dua peluncur rudal antipesawat Mehrab, dua peluncur torpedo tiga tabung 324 mm, dan meriam artileri Fajr 27 76 mm. Selain itu, kapal dilengkapi dengan artileri ringan 23mm dan unit artileri Fath 40mm.

BACA JUGA :  Komodo Pendobrak!

Kapal-kapal ini juga dipersiapkan untuk perjalanan jauh di lautan, sehingga memungkinkan Iran untuk menggunakannya dalam misi patroli internasional. Salah satu kapal kelas Moudge Iran, Sahand, saat ini sedang berlayar melintasi Samudra Atlantik. Misinya masih belum diketahui, kemungkinan ke Venezuela.

Kapal penyapu ranjau Shanin juga merupakan hasil kerja ekstensif oleh industri pertahanan Iran. Kapal dilengkapi dengan peralatan modern yang memungkinkan untuk mendeteksi dan menetralisir ranjau laut pada jarak yang jauh.

ShahinMw

Shahin adalah kepala kelas kapal penyapu ranjau lambung komposit baru yang dibangun Iran. Kapal ini akan membawa kemampuan baru untuk Angkatan Laut Iran dengan mengadopsi SES untuk peperangan ranjau. Kelas Oksoy Angkatan Laut Kerajaan Norwegia dan kelas Alta menggunakan teknologi ini. Namun mereka lebih besar dan menggunakan lambung plastik, tidak seperti Shahin yang terbuat dari baja.

BACA JUGA :  Koalisi Arab Saudi Ramai-ramai Kutuk Serangan Rudal Houthi Ke Kota Suci Mekkah

Teheran membuat lompatan signifikan dalam mengembangkan industri pertahanan dalam negerinya. Dorongan teknologi sebagian ditopang oleh larangan PBB pada perdagangan senjata dengan Iran, yang digunakan untuk membeli sebagian besar persenjataannya di luar negeri.

Sementara larangan itu berakhir pada tahun 2020, Teheran telah mengindikasikan bahwa pihaknya berencana untuk terus mengembangkan peralatan dan senjata militer domestik, seperti kapal perang, sistem pertahanan udara, Rudal, dan bahkan jet tempur.

Iran terus mencoba berkembang ditengah jeratan embargo ekonomi dan militer yang diberlakukan terhadap negaranya. berdasarkan beberapa sumber menyebutkan iran mendapatkan akses perkembangan teknologi atas bantuan Rusia dan China.

Dalam beberapa rilis ke media Iran, Iran menunjukkan beberapa hasil riset yang berhasil mereka lakukan. baik untuk Rudal, Roket dan UAV/UCAV.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua