Monday, May 23, 2022
HomeBerita MiliterBerita Militer IndonesiaDefend ID, Holding Industri Pertahanan RI Resmi Disahkan

Defend ID, Holding Industri Pertahanan RI Resmi Disahkan

Hobbymiliter.com – Sebagai upaya memperkuat posisi tawar industri pertahanan dalam negeri Indonesia dalam rangka mencapai kemandirian pemenuhan kebutuhan alat peralatan pertahanan dan keamanan atau Alpalhankan negara Indonesia, pada hari ini, Rabu, 20 April 2022, telah diresmikan Holding Industri Pertahanan RI dengan nama Defence Industry Indonesia yang disingkat DEFEND ID. Holding industri pertahanan dalam negeri Indonesia ini terdiri dari 5 BUMN yakni PT LEN Industri, PT Dirgantara Indonesia, PT Pindad, PT PAL Indonesia, serta PT Dahana. Kegiatan peresmian atau launching Holding Industri Pertahanan dalam negeri Indonesia ini dilaksanakan di area Hanggar Fasilitas Kapal Selam milik PT PAL Indonesia, di Surabaya, beberapa saat sebelum berita ini kami tulis. Dalam peluncuran holding industri pertahanan dalam negeri Indonesia ini, hadir beberapa pejabat penting diantaranya Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, Menteri Pertahanan Indonesia, Prabowo Subianto, Menteri BUMN, Erick Thohir, Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Panglima TNI Jenderal Andhika Perkasa, para Kepala Staf Angkatan mulai dari TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, serta TNI Angkatan Udara, dan sederet pejabat penting lainnya.

BACA JUGA :  Monkey Kit, Peralatan Fast-Roping Modern
Defend ID, Holding Industri Pertahanan RI Resmi Disahkan
Defend ID, Holding Industri Pertahanan RI Resmi Disahkan. Daftar Program Kerjasama Yang Ditandatangani Pada Peresmian Holding Industri Pertahanan Dalam Negeri Indonesia, DEFEND ID.
Sumber : Tangkapan Layar Live Streaming Akun Youtube Sekretariat Kepresidenan RI.

Dalam kegiatan peresmian holding industri pertahanan dalam negeri Indonesia ini, juga dilakukan penandatanganan rangkaian kontrak kerjasama antara BUMN industri pertahanan dalam negeri Indonesia dengan global partners, juga peresmian program strategis nasional BUMN Industri Pertahanan. Beberapa program kerjasama yang diresmikan oleh Presiden dan Menteri Pertahanan RI antara lain kerjasama produksi bersama (Joint Production) produk kendaraan tempur jenis Armoured Amphibious Assault Vehicle atau AAV antara PT Pindad dengan perusahaan pertahanan asal Turki, FNSS Savunma Sistemleri. Selain itu, dilakukan juga penandatanganan kontrak kerjasama pengadaan sebanyak 13 unit radar Ground Control Interception (GCI) yang dilakukan antara PT Len Industri dengan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.

BACA JUGA :  China Luncurkan Unit Pertama Kapal Perang Type 075 LHD

Presiden Joko Widodo menyatakan dalam sambutannya bahwa Indonesia harus segera memiliki suatu bentuk kemandirian industri pertahanan, mendorong industri pertahanan dalam negeri agar sepenuhnya siap memasuki era persaingan baru dan sanggup memenuhi kebutuhan pertahanan pokok untuk menjaga kedaulatan negara Indonesia. Ia juga menyebut bahwa kemandirian industri pertahanan harus diwujudkan secara bersama – sama dan tidak terpisah/parsial. Oleh karena itu, Presiden RI sangat mengapresiasi dibentuknya Holding industri pertahanan dalam negeri DEFEND ID.

Kristian Prasetyo Lobohttps://www.facebook.com/Achtung.sniper
Just an ordinary person who loves diecast and military related-stuffs. Enjoy my writings as you enjoy your daily delicious food. Wanna put some suggestion? Don't hesitate to comment on my posts or you can sending me message on my facebook profile. ^^

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

Seri Kapal Legendaris TNI AL : KRI Ki Hajar Dewantara 364

KRI Ki Hajar Dewantara 364, Kapal Legendaris TNI AL

0
Seri Kapal Legendaris TNI AL : KRI Ki Hajar Dewantara 364 - HobbyMiliter.com - Nama Ki Hajar Dewantara tentu tidak asing bagi masyarakat Indonesia....

Recent Comments