Friday, July 3, 2020
Home Turki Akan Bangun Satelit Secara Mandiri

Turki Akan Bangun Satelit Secara Mandiri

Hobbymiliter.com – Setelah menghabiskan lebih dari $1 miliar untuk membangun program satelit, Turki akhirnya memutuskan untuk mengembangkan sumber daya mereka secara mandiri.

Ankara sudah mempersiapkan diri dengan membeli ilmu dari luar negeri dalam membangun satelit pertama buatan mereka sendiri. Menurut pengakuan salah satu pejabat pengadaan barang senior Turki, satelit ini ditargetkan akan rampung pada 2019 mendatang.

“Kemungkinan ada penundaan, namun ide untuk membangun satelit Turki secara mandiri tidak akan mundur,” ujar sang pejabat.

(AW) Turkey's Gokturk-2, built and launched with assistance from China and South Korea, is capable of 2.5-meter-resolution imaging in panchromatic mode. Turkish strategy bolsters military capability, domestic industry Ten years ago Turkey pledged to invest more in space technology as a means to improve the nation's intelligence-gathering, military communications and early-warning capabilities. A decade on, Turkey is investing heavily in a burgeoning space program that boasts several telecommunications spacecraft and two Earth-observation satellites, with plans to build more.
Satelit Gokturk-2 milik Turki. Ankara menargetkan akan meluncurkan 10 satelit di tahun 2023 mendatang.

Ia mengatakan bahwa pemerintah Turki melihat tiga kriteria penting dalam membangun satelit. Kriteria yang dimaksud adalah “perangkat lunak, rancangan, dan kerangka.”

BACA JUGA :  Disanksi PBB, Kim Jong-Un Perintahkan Siaga Satu Alutsista

“Pemain asing juga akan bekerja sama dengan kontraktor dalam negeri Turki untuk mengembangkan elemen utama dan elemen-elemen kecil lainnya,” ujarnya.

Beberapa kontraktor dalam negeri Turki yang akan menjadi pemain kunci dalam mengembangkan satelit ini adalah Aselsan, spesialis perangkat militer elektronik, Tubitak Uzay, pabrikan industri pertahanan terbesar di Turki, lembaga riset iptek Tubitak yang merupakan BUMN Turki, Tusas Turkish Aerospace Industries (TAI), dan CTech, sebuah lembaga pengembang perangkat lunak.

Satelit mandiri Turki ini akan keluar sebagai tipe 6A. Ensar Gul, manajer umum Turksat, operator satelit Turki, mengatakan bahwa perusahaannya sedang mencari cara untuk membangun dan meluncurkan satelit 7A dan 7B setelah 6A. “Kami ingin mengoperasikan 10 armada satelit di tahun 2023 mendatang,” ujar Gul.

BACA JUGA :  Pesawat Tanker KC-130B TNI AU Selesai Jalani Retrofit, Siap Bertugas Kembali

Oktober 2015 silam, Turki baru saja meluncurkan satelit 4B. Gul mengatakan Ankara telah menghabiskan biaya sekitar 550 juta dollar atau sekitar 7,6 triliun rupiah untuk membangun dan meluncurkan satelit 4A dan 4B. Keduanya dibangun oleh kontraktor asing.

Turki sedang berencana untuk membangun satelit 5A dan 5B yang diperkirakan akan menelan biaya 500 juta dollar atau sekitar 6,9 triliun rupiah. Satelit ini nantinya akan memiliki “cita rasa lokal” di dalamnya.

Sedangkan satelit 6B yang akan dikembangkan secara mandiri tersebut akan menelan biaya 185 juta dollar atau sekitar 2,5 triliun rupiah.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Sejarah Insiden Bawean: Aksi Koboi F/A-18 US Navy di Atas Laut Jawa

Sejarah Insiden Bawean: Aksi Koboi F/A-18 US Navy di Atas Laut Jawa - HobbyMiliter.com. Aksi koboi udara Amerika Serikat pernah terjadi tanggal 3 Juli 2003...

Modifikasi Heli Serang Bell AH-1J, Langkah Iran Merevitalisasi Kekuatan Militer

Modifikasi Heli Serang Bell AH-1J, Langkah Iran Merevitalisasi Kekuatan Militer - HobbyMiliter.com. Seiring meningkatnya ketegangan, menyusul mundurnya Amerika Serikat dari kesepakatan damai yang ditandatangani era...

Mengenal Kawasaki P1 Pesawat Patroli Maritim Baru dari Jepang

Mengenal Kawasaki P1 Pesawat Patroli Maritim Baru dari Jepang - HobbyMiliter.com. Jepang sadar betul posisi dan kondisi geografisnya sebagai negeri kepulauan. Terlebih dalam hubungan dengan...

Foto Foto Kuburan Pesawat Tempur Rusia di Lebyazhye

Menengok Kuburan Pesawat Tempur Rusia di Lebyazhye - HobbyMiliter.com -  Lebyazhye Air Force Base dulunya adalah pangkalan udara militer milik Angkatan Udara Rusia. Pangkalan...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua