Friday, January 21, 2022
HomeTurki Akan Bangun Satelit Secara Mandiri

Turki Akan Bangun Satelit Secara Mandiri

Hobbymiliter.com – Setelah menghabiskan lebih dari $1 miliar untuk membangun program satelit, Turki akhirnya memutuskan untuk mengembangkan sumber daya mereka secara mandiri.

Ankara sudah mempersiapkan diri dengan membeli ilmu dari luar negeri dalam membangun satelit pertama buatan mereka sendiri. Menurut pengakuan salah satu pejabat pengadaan barang senior Turki, satelit ini ditargetkan akan rampung pada 2019 mendatang.

“Kemungkinan ada penundaan, namun ide untuk membangun satelit Turki secara mandiri tidak akan mundur,” ujar sang pejabat.

(AW) Turkey's Gokturk-2, built and launched with assistance from China and South Korea, is capable of 2.5-meter-resolution imaging in panchromatic mode. Turkish strategy bolsters military capability, domestic industry Ten years ago Turkey pledged to invest more in space technology as a means to improve the nation's intelligence-gathering, military communications and early-warning capabilities. A decade on, Turkey is investing heavily in a burgeoning space program that boasts several telecommunications spacecraft and two Earth-observation satellites, with plans to build more.
Satelit Gokturk-2 milik Turki. Ankara menargetkan akan meluncurkan 10 satelit di tahun 2023 mendatang.

Ia mengatakan bahwa pemerintah Turki melihat tiga kriteria penting dalam membangun satelit. Kriteria yang dimaksud adalah “perangkat lunak, rancangan, dan kerangka.”

BACA JUGA :  MARINIR AMERIKA SENANG BISA BERLATIH DENGAN MARINIR INDONESIA

“Pemain asing juga akan bekerja sama dengan kontraktor dalam negeri Turki untuk mengembangkan elemen utama dan elemen-elemen kecil lainnya,” ujarnya.

Beberapa kontraktor dalam negeri Turki yang akan menjadi pemain kunci dalam mengembangkan satelit ini adalah Aselsan, spesialis perangkat militer elektronik, Tubitak Uzay, pabrikan industri pertahanan terbesar di Turki, lembaga riset iptek Tubitak yang merupakan BUMN Turki, Tusas Turkish Aerospace Industries (TAI), dan CTech, sebuah lembaga pengembang perangkat lunak.

Satelit mandiri Turki ini akan keluar sebagai tipe 6A. Ensar Gul, manajer umum Turksat, operator satelit Turki, mengatakan bahwa perusahaannya sedang mencari cara untuk membangun dan meluncurkan satelit 7A dan 7B setelah 6A. “Kami ingin mengoperasikan 10 armada satelit di tahun 2023 mendatang,” ujar Gul.

BACA JUGA :  Duta Besar PBB AS dan Inggris Ingin Keluarkan Rusia Dari Dewan Keamanan PBB

Oktober 2015 silam, Turki baru saja meluncurkan satelit 4B. Gul mengatakan Ankara telah menghabiskan biaya sekitar 550 juta dollar atau sekitar 7,6 triliun rupiah untuk membangun dan meluncurkan satelit 4A dan 4B. Keduanya dibangun oleh kontraktor asing.

Turki sedang berencana untuk membangun satelit 5A dan 5B yang diperkirakan akan menelan biaya 500 juta dollar atau sekitar 6,9 triliun rupiah. Satelit ini nantinya akan memiliki “cita rasa lokal” di dalamnya.

Sedangkan satelit 6B yang akan dikembangkan secara mandiri tersebut akan menelan biaya 185 juta dollar atau sekitar 2,5 triliun rupiah.

Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

54-as-serukan-turki-berhenti-serang-kurdistan

AS Serukan Agar Turki Berhenti Serang Pasukan Kurdistan

0
Hobbymiliter.com - Menteri Pertahanan AS Ashton Carter menyerukan kepada pemerintah Turki untuk berhenti melakukan serangan terhadap faksi militer kaum Kurdistan yang disokong langsung oleh...

Recent Comments