Thursday, October 15, 2020
Home Rudal Anti Pesawat Buk-M3, SAM Terbaru Rusia Segera Digunakan

Rudal Anti Pesawat Buk-M3, SAM Terbaru Rusia Segera Digunakan

Hobbymiliter.com – Tahun ini, Angkatan Bersenjata Rusia akan segera menerima sebuah tambahan alutsista baru nan mematikan. Sistem rudal darat-ke-udara baru yang diberi nama Buk-M3 ini, dijuluki oleh nato sebagai SA-17 Grizzly. Aslinya, rudal ini adalah pengembangan dari Rudal Buk yang ditengarai menembak jatuh pesawat Malaysian Airlines.

Jenis rudal terbaru ini menggunakan peluncur yang lebih ringkas ketimbang yang digunakan oleh pendahulunya. Hal ini membuat Buk-M3 dapat mengangkut enam rudal sekaligus. Misil terdahulu hanya dapat mengangkut empat rudal saja. Dari segi karakteristik teknis, misil terbaru ini juga mengalahkan model misil sebelumnya. Rudal Anti Pesawat Buk-M3 dapat menghancurkan target apa saja yang ada di udara, dan bahkan, jika terpaksa dapat digunakan untuk menghajar musuh di laut maupun di darat. Perangkat misil ini juga sangat kebal terhadap gangguan jamming via elektronik.

BACA JUGA :  India Dan Indonesia Gelar Latma Samudra Sakti

9-misil-anti-jet-buk-m3-sam-rusia
Parade Buk-M3 konvensional yang masih mengangkut 4 misil.

Buk-M3 mengangkut rudal dalam kotak kotak peluncur, dimana hal ini berbeda dengan rudal Buk versi terdahulu yang menggunakan sistem peluncur rudal eksterna -rudal dibiarkan telanjang di lancher. Fitur terbaru ini akan memungkinkan Buk-M3 untuk mengurangi durasi antar tembakan ketika diluncurkan secara salvo, sebagaimana peluncurnya tidak harus berubah posisi dan mengangkat misil kearah target. Kini, roket dapat ditembakkan secara vertikal dan akan menyesuaikan target di udara.

Radar terbaru yang diusung oleh Buk-M3 juga memungkinkannya untuk mendeteksi flying object pada ketinggian yang sangat rendah, mulai dari 5 meter. Jarak serangan efektifnya pun bertambah panjang menjadi 70 kilometer jauhnya. Peluncurnya dipersenjatai dengan perangkat deteksi sasaran dengan pencitraan tele-thermal, sehingga dapat melacak target dalam kondisi cuaca dan cahaya apapun.

BACA JUGA :  Rusia Terima Sistem Peluncur Roket Tornado-S Termutakhir

Menurut saluran TV Rusia Zvezda, Buk-M3 dapat secara sekaligus melacak dan menyerang hingga 36 target, dengan peluang satu buah rudal dalam mengenai target sebesar 0,9 persen. Sistem persenjataannya juga dapat mencegat dan menghancurkan target di udara dengan kecepatan 3 kilometer per detik. Hal ini dua kali lipat lebih cepat ketimbang misil serupa yang dikembangkan oleh AS, yakni Patriot.

Paket Rudal Anti Pesawat Buk-M3 pertama diperkirakan akan dapat digunakan oleh militer Rusia pada tahun ini, sebagai bagian dari program persenjataan umum yang sedang berjalan. Kemampuan anti pesawat Rusia yang sudah solid pun diperkirakan akan semakin kokoh.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Ngeteng, Cara Angkatan Udara Singapura Memperbanyak F-16 RSAF

Beli Ngeteng, Cara Singapura Memperbanyak F-16 RSAF - HobbyMiliter.com. Dalam diskusi diskusi di forum forum militer online maupun di grup grup militer di Facebook,...

Begini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia

Begini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia - HobbyMiliter.com - Meski telah jutaan tahun membalut Bumi, belum seluruh bagian atmosfer bisa...

Foto – Foto Dokumentasi Pendudukan Tentara Soviet di Perang Afghanistan Era 80-an

Foto - Foto Dokumentasi Pendudukan Tentara Soviet di Perang Afghanistan Era 80-an - HobbyMiliter.com. Perang Soviet di Afghanistan berlangsung selama lebih dari sembilan tahun....

Foto Foto Langka KRI Irian, Kapal Perang Indonesia Asal Soviet

Foto Foto Langka KRI Irian, Kapal Perang Indonesia Asal Soviet - HobbyMiliter.com. Pada saat persiapan operasi Trikora dalam rangka perebutan Irian Barat (sekarang Provinsi...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua