Thursday, July 9, 2020
Home Arab Saudi Tolak Tawaran Pembelian Kapal Perang AS

Arab Saudi Tolak Tawaran Pembelian Kapal Perang AS

Hobbymiliter.com – Minggu lalu, Arab Saudi menolak sebuah tawaran dari pihak Angkatan Laut AS untuk membangun empat unit kapal fregat. Langkah ini merupakan bagian dari strategi AS dalam negosiasi harga dan jadwal produksi peralatan militer untuk Saudi.

Kapal fregat yang dikenal dengan nama Multi-Mission Surface Combatant (MMSC) tersebut adalah bagian terbesar dalam kontrak bernilai 16 miliar dollar yang dikerahkan oleh Arab Saudi untuk mengganti dan meremajakan peralatan alutsista mereka yang tersebar di daerah timur Teluk Persia.

BACA JUGA :  Abaikan Keberatan Beijing, Perwakilan Pemimpin AS Temui Presiden Taiwan di Texas

17-arab-saudi-tolak-penawaran-kapal-perang-as
Kapal perang  USS Independence dan USS Coronado. Sumber: Flickr

Rencana peremajaan ini mengikutsertakan empat unit kapal fregat, bersama dengan enam unit kapal korvet yang berukuran lebih kecil. Semua unit kapal ini akan dapat mengoperasikan helicopter buatan Lockheed Martin, yakni Sikorsky MH-60R. Total biaya yang dikeluarkan oleh Saudi untuk membeli helicopter adalah 1,9 miliar dollar. Selain itu, beberapa kapal dan pesawat dengan ukuran yang lebih kecil juga masuk dalam anggaran belanja alutsista mereka.

Proses negosiasi antara Washington dan Riyadh mengenai paket pembelian MMSC telah berlangsung sebelumnya. Dalam negosiasi ini, AS akan menyalurkan paket persenjataan, persediaan, pelatihan, dan layanan lainnya. Namun, menurut sumber dari Defense News, Saudi baru saja menolak penawaran yang diajukan oleh Pentagon minggu kemarin.

BACA JUGA :  BAE Systems Siapkan Kendaraan Tempur AMPV Pertama Untuk Tentara Amerika Serikat

Saudi disebut-sebut menolak keras harga yang ditawarkan AS untuk paket MMSC tersebut. Dikabarkan, harga per unitnya mencapai 3 hingga 4 miliar dollar. Riyadh merasa tidak puas dengan perkiraan keseluruhan waktu penyelesaian yang dibutuhkan untuk memberi detail pada rancangan kapal, mengintegrasikan sistem, membangun armada kapal, hingga waktu pengiriman dan instalasi infrastruktur yang akan dikerjakan di wilayah Arab Saudi.

Kapal pertama akan selesai dalam kurun tujuh tahun, yang mana menurut pihak Saudi terlalu lama, demikian menurut sumber tersebut.

Eileen Aurora
Eileen Aurora
Punya passion yang tinggi di penulisan artikel militer. Berusaha memberikan artikel artikel yang update di situs www.hobbymiliter.com Simak sajian berita militer hari ini dari kami setiap harinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Kisah Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov

Kisah Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov - HobbyMiliter.com. Admiral Kuznetsov saat ini merupakan kapal induk satu satunya milik Rusia. Itupun sebetulnya dalam klasifikasi kapal Angkatan...

EA-18G Growler, Pesawat Tempur Australia Spesialis Peperangan Elektronik

EA-18G Growler, Pesawat Tempur Australia Spesialis Peperangan Elektronik - HobbyMiliter.com. Sudah sejak lama, peperangan elektronik dilakukan oleh manusia. Mulai dari penerjunan pelat pelat logam...

Mengenal AWACS, Radar Terbang Koreografer Pertempuran Udara

Mengenal AWACS, Radar Terbang Koreografer Pertempuran Udara - HobbyMiliter.com. Perang udara semakin kompleks dengan melibatkan kekuatan teknologi maju dan penguasaan informasi. Konsep early warning...

Eurosam SAMP/T MAMBA, Rudal Anti Pesawat Eropa

Eurosam SAMP/T MAMBA, Rudal Anti Pesawat Eropa - HobbyMiliter.com. Dinamisnya pertempuran udara membuat payung udara yang mumpuni tidak bisa hanya mengandalkan eksistensi pesawat tempur...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua