Arab Saudi Tolak Tawaran Pembelian Kapal Perang AS

0
12029
17-arab-saudi-tolak-penawaran-kapal-perang-as

Hobbymiliter.com – Minggu lalu, Arab Saudi menolak sebuah tawaran dari pihak Angkatan Laut AS untuk membangun empat unit kapal fregat. Langkah ini merupakan bagian dari strategi AS dalam negosiasi harga dan jadwal produksi peralatan militer untuk Saudi.

Kapal fregat yang dikenal dengan nama Multi-Mission Surface Combatant (MMSC) tersebut adalah bagian terbesar dalam kontrak bernilai 16 miliar dollar yang dikerahkan oleh Arab Saudi untuk mengganti dan meremajakan peralatan alutsista mereka yang tersebar di daerah timur Teluk Persia.

17-arab-saudi-tolak-penawaran-kapal-perang-as
Kapal perang  USS Independence dan USS Coronado. Sumber: Flickr

Rencana peremajaan ini mengikutsertakan empat unit kapal fregat, bersama dengan enam unit kapal korvet yang berukuran lebih kecil. Semua unit kapal ini akan dapat mengoperasikan helicopter buatan Lockheed Martin, yakni Sikorsky MH-60R. Total biaya yang dikeluarkan oleh Saudi untuk membeli helicopter adalah 1,9 miliar dollar. Selain itu, beberapa kapal dan pesawat dengan ukuran yang lebih kecil juga masuk dalam anggaran belanja alutsista mereka.

Proses negosiasi antara Washington dan Riyadh mengenai paket pembelian MMSC telah berlangsung sebelumnya. Dalam negosiasi ini, AS akan menyalurkan paket persenjataan, persediaan, pelatihan, dan layanan lainnya. Namun, menurut sumber dari Defense News, Saudi baru saja menolak penawaran yang diajukan oleh Pentagon minggu kemarin.

Saudi disebut-sebut menolak keras harga yang ditawarkan AS untuk paket MMSC tersebut. Dikabarkan, harga per unitnya mencapai 3 hingga 4 miliar dollar. Riyadh merasa tidak puas dengan perkiraan keseluruhan waktu penyelesaian yang dibutuhkan untuk memberi detail pada rancangan kapal, mengintegrasikan sistem, membangun armada kapal, hingga waktu pengiriman dan instalasi infrastruktur yang akan dikerjakan di wilayah Arab Saudi.

Kapal pertama akan selesai dalam kurun tujuh tahun, yang mana menurut pihak Saudi terlalu lama, demikian menurut sumber tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here