Friday, July 3, 2020
Home Alutsista Senapan CornerShot: Senjata Andalan dari Balik Tembok

CornerShot: Senjata Andalan dari Balik Tembok

CornerShot: Senjata Andalan dari Balik Tembok – HobbyMiliter.com – Senjata ini memang bukan caliber besar, tepatnya hanya sekitar 9 mm yang biasanya berupa pistol maupun SMG (Submachine Gun). Tapi jangan salah, senjata ampuh milik Kopaska (Komando Pasukan Katak) ini yang berlabel CornerShot intinya hanyalah berupa pistol, selain itu CornerShot bisa digunakan untuk berbagai macam tipe pistol berkaliber 9 mm.

Pada berbagai macam urban warfare, yang biasanya sering kali terlibat CQB (Close Quarter Battle), maka CornerShot bagaikan senjata pamungkas yang cukup ampuh, yaitu bisa menembak target yang bersembunyi di balik dinding, memantau keadaan seperti periskop pada kapal selam, serta yang lebih penting meminimalkan resiko tewasnya prajurit dalam pertarungan jarak dekat.

corner 1

Kemunculan CornerShot diawali oleh Negara Israel yang telah berpengalaman mengalami urban warfare di Timur Tengah. Tidak membutuhkan kaliber besar, intinya harus ringkas, dan hanya berplatform pada pistol caliber 9 mm, setidaknya memiliki jarak tembak mencapai 100 hingga 120 meter masih mampu untuk mengenai sasaran di wilayah bergedung.

BACA JUGA :  Artileri Pertahanan Udara PGZ-95, Senjata Anti Pesawat China

Pada larasnya yang mampu dibelokkan ke kiri atau ke kanan merupakan ciri khas dari CornerShot. Penggunanya yang sudah terlatih mampu membelokkan larasnya dengan cukup cepat, mampu ditekuk hingga sudut 62 derajat. Ujung larasnya dilengkapi dengan kamera mini, laser penanda, infrared serta senter (tactical light), dengan begitu pengguna bisa dengan mudah mengintai sasarannya melalui layar LCD berukuran 2.5 inchi. Penembak juga bisa membidik melalui layar monitor serta mengeksekusi tembakkan menggunakan trigger.

corner 2

Tak hanya itu, tampilan visual pada layar LCDnya mampu diteruskan (ditransmisikan) pada perangkat lainnya, sehingga situasinya dapat juga dipantau oleh tim lainnya, atau pusat komando. Pada umumnya, CornerShot bisa dipasangi beberapa jenis pistol, seperti SiG Sauer P226/P228, Glock 17/19, Beretta 92F, Bull Grand Cherokee, serta FN Fiveseven.

Agar stabilitas terjaga ketika menembak, di bagian depan larasnya juga dilengkapi dengan integrated bipod. CornerShot yang muncul pertama kali di tahun 2003 ini juga memiliki rel tersendiri untuk dipasang aksesoris membidik (picatinny rail).

BACA JUGA :  Foto Foto Darurat Militer Aceh 2003-2004, Operasi Militer Lawan GAM

CornerShot sudah sering digunakan oleh beberapa satuan elite TNI, semenjak tahun 2009 senjata ini telah memasuki kalangan militer Indonesia, Kopaska TNI AL merupakan salah satu dari satuan elite TNI yang menggunakan senjata CornerShot. Amos Golan, perancang senjata ini, menyiapkan CornerShot dalam modular, misalnya seperti jenis kamera bisa dsesuaikan dengan kebutuhan, pada umumnya yang digunakan adalah kamera beresolusi tinggi dan mampu dioperasikan pada siang maupun malam hari.

corner 3

Karena sebagian besar bersifat elektronik, sudah pasti CornerShot menggunakan sumber daya dari baterai 8 x CR123 lithium untuk mensuplai listrik di kamera serta monitornya. Jika dioperasikan secara terus-menerus, monitornya mampu bertahan selama 220 menit. Selain itu juga terdapat baterai 2 x CR123 lithium untuk sumber daya tactical light, jika dalam kondisi on terus-menerus maka senter ini mampu menyala selama 160 menit.

BACA JUGA :  Kontrak Pembelian Jet Tempur Sukhoi SU35 Flanker E Resmi Ditandatangani

CornerShot memang sangat cocok disndang oleh pasukan elite, karena desainnya yang ringkas serta ergonomis, popornya juga didesain folding stock (lipat). Di beberapa pertempuran, biasanya senjata ini lebih banyak digunakan sebagai “periskop” untuk memantau, saat ini CornerShot dikeluarkan oleh perusahaan Corner Shot Holdings dari Amerika Serikat.

corner 4

Walaupun Cina, Pakistan, Korea Selatan, India serta Iran memproduksi senjata serupa, tapi masyarakat sudah terlanjur mengenalnya dengan nama CornerShot.

Spesifikasi CornerShot:
Weight (excluding pistol): 3.860 Kg
Overall length stock extended: 820 mm
Overall length stock folded: 640 mm
Traversing Angle: 62° in either direction
Display: 2.5 inchi
Display Resolution: 480 x 234 pixels
Display Power: 8 x CR123 lithium batteries
Continuous operation: 220 minute
Tactical Light Power: 2 x CR123 lithium batteries
Continuous operation: 160 minute
Effective Range: 120 meter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Sejarah Insiden Bawean: Aksi Koboi F/A-18 US Navy di Atas Laut Jawa

Sejarah Insiden Bawean: Aksi Koboi F/A-18 US Navy di Atas Laut Jawa - HobbyMiliter.com. Aksi koboi udara Amerika Serikat pernah terjadi tanggal 3 Juli 2003...

Modifikasi Heli Serang Bell AH-1J, Langkah Iran Merevitalisasi Kekuatan Militer

Modifikasi Heli Serang Bell AH-1J, Langkah Iran Merevitalisasi Kekuatan Militer - HobbyMiliter.com. Seiring meningkatnya ketegangan, menyusul mundurnya Amerika Serikat dari kesepakatan damai yang ditandatangani era...

Mengenal Kawasaki P1 Pesawat Patroli Maritim Baru dari Jepang

Mengenal Kawasaki P1 Pesawat Patroli Maritim Baru dari Jepang - HobbyMiliter.com. Jepang sadar betul posisi dan kondisi geografisnya sebagai negeri kepulauan. Terlebih dalam hubungan dengan...

Foto Foto Kuburan Pesawat Tempur Rusia di Lebyazhye

Menengok Kuburan Pesawat Tempur Rusia di Lebyazhye - HobbyMiliter.com -  Lebyazhye Air Force Base dulunya adalah pangkalan udara militer milik Angkatan Udara Rusia. Pangkalan...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua