Friday, September 17, 2021
HomeKorut Izinkan CNN Mewawancarai Tahanan Warga Negara AS Mereka

Korut Izinkan CNN Mewawancarai Tahanan Warga Negara AS Mereka

Hobbymiliter.com – Kurang dari seminggu setelah mengumumkan kesuksesan ujicoba bom hidrogennya, kini Korea Utara mengklaim telah menangkap seorang warga Amerika Serikat keturunan Korea yang dituduh sebagai mata-mata pihak Korea Selatan.

Senin (11/1) kemarin, pemerintah Korut akhirnya bersedia untuk mengizinkan Kim Dong-chul diwawancarai oleh CNN. Menurut Pyongyang, pria berusia 62 tersebut adalah seorang warga AS yang telah ditahan sejak Oktober kemarin dengan tuduhan mata-mata.

19-korut-izinkan-cnn-mewawancarai-tahanan-warga-negara-as
Tentara Korsel berjaga di desa Gijungdong, utara perbatasan kedua negara. Tampak bendera Korut yang terbentang di ketinggian 160 meter. Sumber: Associated Press

CNN melaporkan bahwa pihak Korut juga membeberkan salinan paspor AS yang dipegang oleh Kim.

BACA JUGA :  Marinir AS Ingin Pasang Senjata Laser Pada Jet Tempur F-35B

“Saya disuruh untuk mengambil foto rahasia militer dan adegan-adegan skandal,” ujar Kim dalam wawancara tersebut. “Mereka meminta saya untuk membantu menghancurkan sistem Korea Utara dan menyebarluaskan propaganda melawan pemerintah (Korut).”

“Saya mohon kepada pemerintah AS atau Korea Selatan, tolong selamatkan saya,” katanya. Kim mengatakan kepada CNN bahwa awalnya ia memulai bisnis perdagangan internasional di sekitar zona ekonomi khusus di perbatasan Korut dan Tiongkok. Di tahun 2013 kemarin, Kim kemudian mulai menjalankan aksinya untuk memata-matai Korut, berdasarkan suruhan “pihak konservatif” Korea Selatan. Kim lalu menyuap warga lokal untuk mengumpulkan “materi penting.”

BACA JUGA :  KRI Fatahillah 361 Selesaikan Mid Life Upgrade

Dalam dua tahun petualangannya sebagai mata-mata Kim mengaku hanya diberi upah sebesar 5.300 dollar sebelum akhirnya ditangkap oleh pemerintah Korut, yang ternyata sudah memperhatikan kegiatannya sejak tahun 2009. Seorang mantan tentara Korut berusia 35 tahun yang pernah menjadi kaki tangan Kim juga ikut ditangkap.

Kim mengaku bahwa dirinya tidak pernah bekerja untuk pemerintah AS. Ia juga meyakinkan CNN bahwa dirinya diperlakukan secara manusiawi, dan kemudian memberi tanggapannya mengenai ujicoba nuklir Korut yang berlangsung minggu kemarin.

BACA JUGA :  Yordania dan Rusia Bentuk Ruang Pusat Komando Perang Bersama

“Melihat bahwa ujicoba bom hidrogen tersebut berhasil, maka sekarang adalah saatnya untuk mengabaikan kebijakan bernuansa permusuhan dan mulai bekerjasama untuk membantu Korea Utara,” ujar Kim kepada CNN. “AS perlu mencari cara untuk berdamai dengan Korut. Saya rasa cara utama yang dapat ditempuh adalah dengan mengadakan perjanjian damai.”

Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua