Friday, January 15, 2021
Home Drone AS Tewaskan 33 Militan ISIS Di Afghanistan Dalam 2 Hari

Drone AS Tewaskan 33 Militan ISIS Di Afghanistan Dalam 2 Hari

Hobbymiliter.com – Setidaknya 3 orang militan ISIS berhasil dibunuh oleh serangan drone AS di dekat provinsi timur Afghanistan, Nangarhar.

Serangan yang dilakukan dengan menggunakan unmanned aerial vehicle (UAV) ini menyasar distrik Achin yang terletak di seputar provinsi tersebut, tepatnya pada Selasa (2/2) pagi waktu setempat. Demikian disampaikan oleh Kolonel Hazrat Hussain Mashriqiwal, jurubicara departemen kepolisian provinsi Nangarhar.

Kolonek Mashriqiwal menambahkan bahwa korban serangan tersebut adalah anggota dari Daesh atau ISIS yang baru saja muncul di daerah mereka dan mulai menunjukkan eksistensinya dalam beberapa bulan terakhir.

BACA JUGA :  Hadapi Ancaman Korut, Jepang Pertimbangkan Beli Sistem Pencegat Rudal Dari AS

ISIS yang beroperasi terutama di daerah Irak dan Suriah sering merekrut militan dari Afghanistan selama beberapa bulan terakhir. Langkah ini dianggap sebagai “cari aman” jika sewaktu-waktu pasukan koalisi pemerintah Assad dan koalisi AS melumpuhkan gerak-gerik mereka di Suriah dan Irak. ISIS pun dinilai ingin menjaga keharmonisan hubungan mereka antara militan Taliban.

94-drone-as-tewaskan-33-militan-isis-di-afghanista
MQ-9 Reaper milik AS menembakkan rudal Hellfire. Sumber: Reuters

Sehari sebelumnya, tepatnya pada Senin (1/1) pagi, pasukan AS yang menggunakan empat unit drone militer berhasil menewaskan 30 orang militant ISIS di Nangarhar, demikian menurut pejabat setempat.

BACA JUGA :  Koran Pro-Erdogan Tuduh Jenderal AS Dalang Dibalik Kudeta Turki

Pejabat militer AS yang tidak ingin disebutkan namanya juga melaporkan bahwa sebuah stasiun radio yang dioperasikan oleh ISIS ikut dimusnahkan dalam serangan udara tersebut.

Militer AS memang dikenal sering menggunakan drone untuk membunuh target mereka di seputar wilayah Afghanistan dan kesukuan Pakistan yang berada di perbatasan. Meski begitu, PBB berulang kali memperingatkan AS bahwa serangan yang mereka lakukan untuk “menewaskan korban secara tertarget” adalah ilegal di mata hukum internasional.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Rudal Tomahawk Generasi Kelima, Apa Istimewanya?

HobbyMiliter.com - Pada tanggal 30 November 2020, Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy,red) dikabarkan telah berhasil melaksanakan ujicoba peluncuran rudal jelajah Tomahawk varian terbaru...

Purwarupa MPF Medium Tank AS Masuki Tahap Ujicoba Pasukan

HobbyMiliter.com – Purwarupa kendaraan tempur medium tank MPF atau Mobile Protected Firepower dari dua pabrikan kendaraan tempur yang sedang bersaing untuk memenangkan kontrak pengadaan...

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis- Hobbymiliter.com. SMX-31 adalah suatu konsep kapal selam masa depan dari negeri Baguette. Konsep ini adalah unik karena memperkenalkan...

STRIL, Sistem koordinasi & datalink AU Swedia

Sejarah STRIL, Sistem Koordinasi & datalink AU Swedia- Hobbymiliter.com.  Bahwa Swedia terkenal sebagai salah satu negara di semenanjung Skandinavia yang bersifat independen atau dalam...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua